Olah Raga Untuk Penyintas Leukemia

Posted: November 27, 2014 in Uncategorized
Tags: ,

Banyak pendapat yang mengatakan bahwa meskipun sedang sakit, manusia tetap butuh olah raga karena jika tidak,,, tubuh akan lebih banyak merasakan penderitaan karena tidak adanya aktivitas yang membuat jantung bekerja lebih sempurna demi mengantarkan darah ke seluruh tubuh, agar seluruh sel dalam tubuh kita tetap bisa mendapat pasokan oksigen dan tentunya nutrisi guna menunjang kehidupan.

Sayangnya masih banyak yang tidak mengetahui olah raga seperti apa yang cocok untuk mereka yang sedang sakit atau mereka yang mengidap penyakit penyakit  degeneratip seperti jantung bahkan penyakit sekelas kanker darah, sehingga banyak kita temukan kasus kasus kematian yang sebenarnya bisa kita cegah dan hindari jika kita faham dengan kondisi kesehatan yang kita miliki.

Secara umum, olah raga dalam pandangan kita adalah sebuah aktivitas berat yang banyak mengeluarkan keringat seperti berlari, melompat atau sekedar jogging atau jalan. Dan sudah melekat kuat dalam otak kita bahwa dengan berolah raga tubuh bisa menjadi lebih sehat. Pandangan inilah yang membuat banyak kita temui kejadian kejadian tragis yang menimpa seseorang yang sebenarnya sedang tidak fit atau sedang sakit tetapi memaksakan diri untuk tetap berolah raga dengan dalih agar tubuhnya akan segera kembali pulih.

Ada sebuah fakta yang tidak bisa di pungkiri bahwa olah raga sebenarnya dapat membawa efek negatip terhadap tubuh yang sedang sakit. Ketika berolah raga,,, jantung berdetak lebih cepat dari sebelumnya dan tubuh membakar kalori lebih banyak serta suhu tubuh meningkat dengan cepat. Hal inilah yang membuat kondisi tubuh menjadi lebih rentan mendapatkan masalah masalah yang berat belum lagi keringat yang keluar ketika berolah raga itu adalah cairan tubuh yang sangat di butuhkan oleh tubuh sendiri agar tidak dehidrasi. Dan tubuh yang sedang sakit itu sejatinya lebih banyak membutuhkan energi untuk berjuang melawan sakitnya dan mengembalikan kesehatanya seperti sedia kala, bukan malah sebaliknya energinya justru di gunakan untuk berolah raga hingga mengeluarkan banyak cairan tubuh.

Beberapa waktu lalu aku melihat sebuah kasus yang sebenarnya sangat sepele sekali dan bisa dijadikan contoh nyata bahwa ketika tubuh sedang tidak fit seharusnya kita beristirahat bukan malah sebaliknya melakukan olah raga dengan alasan apapun. Salah seorang sahabatku merasakan pegal dan kebas pada pundak dan kepalanya dia pun sedang terserang influensa. Namun berdalih untuk menyegarkan tubuhnya temanku itu malah melakukan olah raga dengan ikut bermain futsal bersama teman temanya dengan alasan sakit yang menyerangnya hanyalah infeksi ringan dan akan dengan sendirinya teratasi jika dibawa berolah raga. Namun beberapa jam kemudian diapun jatuh tak sadarkan diri dan meninggal dunia tak lama kemudian.

Takdir ?

Ya,,, menurutku itu sudah suratan takdir yang suka ataupun tidak harus di alami oleh salah seorang sahabatku itu, namun sebenarnya kita bisa merubah takdir itu jika kita mengetahui prinsip prinsip dasar tentang tubuh kita sendiri.

Tubuh manusia itu secara keseluruhan ibarat mesin yang sedang berjalan, jika ada sensor atau alarm yang berbunyi dengan lampu menyala merah,,, sudah seharusnya kita menyempatkan diri untuk mengecek kenapa alarm itu berbunyi meskipun sesibuk apapun kita. Tidak sampai disitu saja, kita pun harus menjalankan beberapa prosedur standar yang mungkin hanya sebuah prosedur ringan ringan saja namun harus kita jalankan dengan sebuah kedisiplinan yang tinggi agar masalah tersebut dapat di tangani dengan segera dan mesin tidak ‘terlanjur rusak atau bahkan terbakar habis.

Ketika di bawa ke sebuah klinik untuk mendapatkan pertolongan pertama sebenarnya sahabatku itu sudah ‘tidak ada dan melihat dari ciri cirinya dokter yang menanganinya menyatakan bahwa sahabatku itu kemungkinan besar terkena serangan stroke meskipun tidak diperiksa dan dipastikan lebih lanjut karena sudah tidak ada artinya lagi dan dia sudah meninggal dunia.

Kebas pada pundak dan kepala merupakan sebuah indikator bahwa ada ketidak lancaran sirkulasi darah di tambah ada influensa serta tubuh sahabatku yang juga seorang penyintas leukemia itu memiliki tubuh yang agak sedikit tambun dengan pola makan yang terkesan ‘cuek dan indikator yang terpenting sebenarnya adalah jumlah trombositnya yang selalu tinggi diatas rata rata yaitu sekitar 800-900 ribuan. Bisa dibayangkan,,, ketika darah sudah dipenuhi oleh trombosit yang notabene adalah bahan pembeku darah, kemudia kolesterol juga tidak di kontrol dengan baik, lalu ketika tekanan darah sudah mulai meningkat karena adanya hambatan kemudian dianggap akan segera teratasi dengan sendirinya ketika dibawa berolah raga, ya jelas salah,,, celaka malah yang didapat.

b2Jadi menurut saya olahraga yang paling cocok bagi penyintas leukemia terutama yang beragama islam adalah sebuah gabungan dari aktifitas jasmani dan rohani yang dapat kita ambil manfaatnya bukan saja ketika kita hidup didunia ini melainkan juga akan kita bawa sebagai tabungan kita di akherat kelak karena olahraga yang saya maksud disini adalah sholat lima waktu yang kita lakukan secara tepat pada awal waktu dan berjamaah di masjid atau di musholah, ditambah dengan beberapa sholat sunnah yang menyertai sholat lima waktu tersebut karena hakikatnya sholat berjamaah lima waktu itu tidak berdiri sendiri melainkan sebenarnya adalah rangkayan proses panjang sebuah ritual yang membutuhkan komitmen yang tinggi untuk bisa melakukanya.

Bayangkan,,, sebelum masuk waktu dzuhur misalnya, kita sudah harus mempersiapkan pakayan yang suci dan pantas untuk kita kenakan untuk menghadap Tuhan. Kemudian  bersuci (berwudhu) lalu mendirikan sholat sunnah dua atau empat rakaat sebelum kita melakukan sholat berjamaah dan begitu juga sholat sunnah lagi setelah selesai melakukan sholat berjamaah ditambah dengan meluangkan sedikit waktu lagi untuk melakukan dzikir dan berdoa. Jika dalam satu waktu saja kegiatan seperti itu sudah membutuhkan sebuah  komitmen yang tinggi apa jadinya jika kita melakukanya dalam lima waktu dalam sehari semalam dan untuk seumur hidup kita ?

Berat bahkan teramat berat bagi seorang lelaki yang picik dan hanya mementingkan kehidupan dunianya saja tetapi ringan bagi mereka yang iklas menerimanya karena sejatinya serangkayan ibadah tersebut adalah sebuah kewajiban yang di perintahkan oleh dzat yang maha adil lagi bijaksana dimana dibalik itu semua ada anugrah yang teramat besar yang tentunya akan kita dapatkan jika kita dapat menjalankannya dengan penuh keiklasan serta kerendahan hati.

Sekali dayung dua tiga pulau terlalui, itulah ungkapan olah raga apa yang cocok bagi para penyintas leukemia karena pada dasarnya tidak ada istilah rajin atau tidak, melainkan justru ini adalah sebuah kewajiban yang mau tidak mau dan suka tidak suka adalah sebuah keharusan yang wajib untuk dijalankan bagi setiap lelaki (dewasa) yang beragama islam minimal sholat wajib yang lima waktu tersebut karena kita semua sepakat bahwa tidak ada satupun perintah sholat baik dari Al-Qur’an maupun As shunnah yang menyebutkan bahwa kita boleh menjalankan sholat (lima waktu) dengan cara sendiri sendiri dirumah. Bahkan sepanjang hidupnya ketika sudah mendapatkan perintah sholat langsung dari Allah ketika ber isra mi’raj, Rosulullah SAW selalu melakukan dan mencontohkan untuk selalu sholat berjamaah lima waktu dimasjid kecuali pada beberapa hari sebelum ajalnya tiba itupun karena keterbatasanya karena beliau sakit.

Masih ingin sholat lima waktu dirumah dengan sendiri sendiri ? Sebaiknya jangan dilakukan kecuali jika dalam keadaan terpaksa karena selain manfaat kesehatan yang akan kita dapatkan didunia ini ada keistimewaan lainya berupa ganjaran yang mencapai 27 kali lipat dari pada ketika kita melakukanya secara sendiri sendiri.

Wassalam.

Artikel Terkait :

– Gusti Ora Sare.
– BUKU TAMU.
– MENEPI.

“Semua Tulisan Oce Kojiro”

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s