Puisi Dari Sahabat 4

Posted: October 30, 2014 in Uncategorized
Tags: ,

prh

/1/ MENCARI PENSIL

By: Parahestri P

Berbaring sembari membolak balik hati
Tatkala inginku memiliki sebatang pensil
Membayang tulisan sepanjang pematang
Dan moleknya aksara buta bersuara
Bahasa yang binal dalam keindahan
Jua siratan dalam sekalung kata kata.

Pensil tak kunjung kudapat
Tak terengkuh tak juga melekat
Berdiri berjalan berlari mengejar
Tak terkejar walau hati memar memar.

Semarang. 30 Oktober 2014.

/2/ Jatuh Cinta

By: Parahestri P

Aku keliru menjatuhkan cinta

Pada langit pagi berkejora

Dengan surya melukis jingga

Dan embun embun bertabur

Diantara cantik bunga bunga

Yang kunikmati moleknya

Dengan kedua mata.

Kucoba menjatuhkan cinta

Pada derasnya hujan berangin

Menggali anggunya petir

Lihai seberangi banjir berlumpur

Dan berjaga akan gagahnya topan

Yang kucermati indahnya

Dengan mata kedua.

Semarang. 30 Oktober 2014.

Puisi Terkait :

– Menanti
– Puisi Dari Sahabat
– Sepucuk Surat Cinta

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s