Sebuah Kesalahan

Posted: September 16, 2014 in Uncategorized
Tags: , , ,

aaa1Setelah 7 bulan masih manis manis saja menggunakan glivec dengan dosis 200 mg setiap harinya, ahirnya sampai juga pada hal yang aku takutkan selama ini yaitu melonjaknya kadar leukosit dalam darahku.

bb1Selain itu kadar HB dalam darahku pun mulai merayap turun dimana melencengnya kedua hitungan darah tersebut merupakan sebuah indikator utama sebuah kegagalan dalam penggunaan glivec, karena amat jarang sekali pengguna glivec yang kadar leukositnya lebih dari 15 ribu kecuali mereka yang ‘tidak cocok dengan obat yang harganya selangit itu.

Seperti janjiku pada tulisan terdahulu dengan judul Menjadi Dokter Sendiri, bahwa pengalamanku ini akan kujadikan sebuah pelajaran bagi semua penyintas CML diseluruh Indonesia bahwa dosis glivec memang sudah ditentukan oleh ilmuwan dan pabrik pembuatnya yaitu 400 mg atau pada beberapa kasus bisa dikoreksi sedikit yaitu menjadi 300mg untuk setiap harinya. Dan penggunaan dosis 200 mg seperti yang aku gunakan selama ini adalah jelas salah namun dengan kepala tetap tegak akupun akan mempertanggung jawabkan kesalahan tersebut dengan segenap kesadaran yang masih aku miliki, meskipun konsekwensinya adalah sebuah kematian .

Penggunaan glivec bisa diibaratkan seperti ketika kita mencengkram seekor  ular  pada lehernya, sehingga ular yang sangat ganas itu pun tunduk dan dapat kita kendalikan. Namun ketika cengkraman kita kendorkan atau bahkan kita lepaskan dengan cara mengurangi dosis atau malah meninggalkan obat sama sekali, maka si ular itu akan menyerang kita dengan lebih ganas lagi dari serangan semula. Dan konon,,, jika itu terjadi maka sudah tidak ada lagi kesempatan kedua buat kita untuk membela diri dari gigitan dan racun ular tersebut dan kematian adalah sebuah harga yang teramat mahal yang akan kita terima.

bb8Seorang sahabat sempat mengutarakan kekagumanya kepadaku bahkan mengatakan bahwa aku begitu tenang menghadapi situasi yang genting seperti ini. Padahal sebenarnya tidak juga persis seperti itu, karena aku hanyalah manusia biasa yang juga memiliki rasa takut akan kematian.

Untuk sekedar menghibur hati, akupun memesan beberapa butir buah durian pada sahabatku itu yang tinggal di kota Medan. Paling tidak,,, jika aku segera mati, aku sudah tidak penasaran lagi karena sudah banyak banyak memakan buah kesukaanku itu apalagi durian medan yang terkenal manis dan legit itu.

Wassalam.

PS. Terimakasih banyak buat sahabat Murni yang sudah bersedia mengirimkan Durian Medan.

Artikel Terkait :

– Obat Leukemia Menghilang
– Glivec vs Hydrea
– ABOUT ME.

“Semua Tulisan Oce Kojiro”

Advertisements
Comments
  1. vina says:

    Kenapa Mas Oce pakai dosis 200 mg per hari nya Mas?

  2. Arf Arm Ars says:

    semoga kesabaran dan ketabahan mas Ocid kian berlipat ganda disetiap saat dlm menikmati limpahan karunia Allah.

  3. dewikamal says:

    Perhatian mas oce dengan teman-teman di FL bahkan siapapun dari yang sekedar bertanya sampai yang memerlukan bantuan pasti mas Oce lakukan. Mas klu boleh aku kasih saran utamakan perhatian kondisi diri sendiri, baru orang lain.

  4. Murni says:

    Sy setuju skl dg pendapat mba Dewikamal utk perhatikan kondisi diri sendiri dulu br orang lain. Gimana pun semua org msh membutuhkan Bpk, saran dan segalanya.
    Jgn kan durian APAPUN akan dikirim utk Bpk (free segalanya) asalkan Bpk mementingkan kesehatan dan kesembuhan Bpk sendiri.

    Ingat Pak, semua org msh membutuhkan Anda.

  5. kurnia says:

    assalamualaykum mas oce dan semua….saya nia baru 3 pekan ini di vonis cml…leukosit 444 ribu, trombosit 891 ribu…hb 7,2….krn kondisi diatas saya transfusi darah dan cuma di kasih multivitamin. obat2 yg lain blm di kasih. apa yg harus saya lakukan?

    makasih jawabannya

  6. ocekojiro says:

    @arif arm.
    Trims atas atensi dan doanya,,, semoga keselamatan dan keberkahan juga selalu menaungi anda dan keluarga, amiin.

    @mb dewi & mb murni.
    Trimajasih atas dukungan dan bantuanya baik pd diri pribadi maupun pada forum, semoga apa yang kalian lakukan ini dicatat sebagai sebuah ibadah dan tentunya ada ganjaran kebaikan didalamnya, amiin.

    @Kurnia.
    jika dilihat dari bahasa yg umum,,, vonis cml disini berarti sdh melalui prosedur yg seharusnya yaitu bmp atau bcr-abl, namun kenapa dokter blm memberikan obt apapun itulah yg menhadi pertanyaan besar saya ?
    Oke,,, ingatkan saja dokter kamu utk meresepkan hydrea/cytodrox 2×2 sehari, atau jika ingin yg lebih baik bisa menggunakan glivec menggingat trombositnya sdh hampir sejutaan.
    oke,,, semangat ya !

    Salam.

  7. kurnia says:

    alhamdulillah kmrn di ksh cytrodox 3×1 dan aspilet 1×1 tp blm blh diminum nunggu hb normal dl..hb nya 8,3 hari ini insya Allah transfusi darah. iya mas insya Allah semangat krn ada Allah, keluarga dan blog mas oce yg berbagi ilmu ttg cml, jd tidak terlalu panik. sungguh saya sangat terbantu dgn ada nya blog ini…mudah2an ilmu dan pengalaman mas oce jadi perantara kesembuhan dan amal jariyah yg terus mengalir. oh ya salam kenal dari palembang ^_^

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s