Pedro

Posted: March 30, 2014 in Uncategorized
Tags: ,

Selain si item, aku juga punya hewan piaraan yang lain yaitu si putih,,, sepasang angsa yang suaranya membuat semarak rumah kediaman kami dan satu lagi adalah seekor biawak,,, reptil melata sejenis kadal yang mirip seekor buaya.

item1
Sebenernya, piaraanku yang terahir ini datang sendiri kehalaman belakang rumahku ketika got di komplek bukit cirendeu meluap beberapa bulan lalu yang airnya juga menggenangi sedikit halaman samping dan belakang rumahku.item2

Yang pertama kali melihat binatang nyasar itu adalah anak lelakiku yg begitu ingin menangkapnya karena reptil itu terlihat lucu dan menggemaskan karena masih kecil. Aku memberikan pengertian kepada putraku bahwa binatang liar itu akan lebih senang hidup bebas di alamnya daripada dikurung meskipun kita beri makan setiap hari maka kita biarkan saja binatang itu tinggal dan menetap dihalaman belakang rumah kita dan jika dia betah tinggal bersama kita, itu akan lebih baik karena kita tidak harus mengurung dan membatasi kebebasanya. Anak lelakiku pun mengerti dan spontan ia memberikan nama,,, PEDRO. 

pedro2

pedro1

Semakin hari pedro semakin besar saja tubuhnya, bahkan belakangan ini ia sudah tidak takut lagi dengan si item kucing piaraan kami yang memang usil karena sering mengganggu dan mengejarnya hingga si pedro harus lebih sering bersembunyi di celah pagar tempat yang disukainya.

Namun saat ini,,, dengan meninggikan kepala serta membusungkan otot lehernya, si pedro menjadi terlihat lebih besar dari ukuran sebenarnya untuk menantang si item yang masih saja sering datang mengganggunya dan dengan sesekali mengibaskan ekornya si item langsung terbirit birit karena rupanya aku juga baru tahu bahwa ekor biawak adalah senjata andalan yang dapat digunakan sebagai cambuk atau pecut.

Kini, si pedro telah menjadi bagian dari keluarga kami dan kerap mendatangi tangga dapur rumah kami untuk meminta seekor ikan segar yang memang telah kami persiapkan di lemari pendingin. Dan setelah mendapatkan apa yang dimintanya iapun berendam disebuah kubangan kecil tempat penampungan air cucian piring dan setelah itu ia kembali ke celah tembok tempatnya biasa bersembunyi.

Wassalam.

Artikel Terkait :
Si Joy
MAXXI
Home Sweet Home

Comments
  1. guru satap says:

    (((WOooOW))) .. si Pesdro telah menemukan rumah yang tepat. (y)

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s