Sisa Sisa Kekuatanku

Posted: February 1, 2014 in Uncategorized
Tags: , , ,

Masih ingat ceritaku ketika paru paru kiriku terendam cairan (darah) hingga 80% yang membuatku hampir saja kehilangan nyawaku yang cuma satu satunya ini ?
Ya,,, pada awal pebruari tahun 2008 aku hampir saja tewas dengan sangat tragis karena praktis selama beberapa hari aku tidak bisa bernafas dengan baik sehingga dibuatlah sebuah lubang diantara tulang igaku dibawah ketiak kiriku dan dipasangkan sebuah selang untuk mengeluarkan cairan darah yang menggenang dalam paru paru kiriku sehingga aku kembali bisa bernafas seperti sedia kala, dan cerita lengkapnya bisa di lihat DISINI.

Jika ketika itu penyebabnya adalah sebuah benturan keras dari setang sepeda motorku yang menghantam dada kiriku sendiri karena aku yang terjatuh akibat menghindari menabrak seekor kucing. Dan kini hal yang serupa kembali terjadi namun penyebabnya sangat simpel sekali bahkan sebuah hal sepele yang tidak pernah dipikirkan oleh siapapun juga termasuk olehku sendiri, yaitu karena BATUK yang berkepanjangan, sehingga bekas luka pada pembuluh darah didalam dada kiriku yang putus atau robek akibat benturan ketika stang motor menghantam dadaku itu kembali terbuka dan meneteskan darah.

Dan sudah bisa ditebak,,, satu satunya jalan untuk mengeluarkan darah yang terjebak dalam rongga dada kiriku itu adalah dengan membuat kembali sebuah lubang di bawah ketiak kiriku dan memasukkan kembali sebuah selang yang menembus paru paru kiriku guna mengeluarkan cairan darah yang menggenang dan membuatku sangat sesak dalam bernafas itu.

Namun aku agak pesimis prosedur pembuangan cairan dari paru paru kiriku itu bisa berjalan dengan baik mengingat kondisiku yang saat ini yang sangat tidak berada dalam kondisi yang vit, terutama kondisi mentalku yang sudah DOWN duluan karena beberapa kasus terahir yang cukup berat yang meskipun masih bisa aku lalui dengan baik namun cukup telak memukul MENTALKU yang membuat aku seperti telah kehilangan semangat hidup dan membiarkan api kecil dalam dadaku semakin redup bahkan telah padam sama sekali.oce 1

Aku seperti telah kalah terlebih dahulu, tetapi bukanya aku sengaja membiarkan tubuhku ini mati perlahan lahan tanpa perlawanan, namun karena dokter bedah dan dokter spesialis paru yang menanganiku di RSUD TANGSEL pun pesimis ini akan berjalan dengan baik mengingat kondisi fisikku sudah sangat drop sekali bahkan berat tubuhku saat ini masih kalah jauh dari berat sekarung beras, begitu juga fase leukemia yang aku idap sudah sampai pada penghujung fase dimana beberapa saat lagi aku (hampir) sudah tidak bisa menjalani beberapa prosedur standar pengobatan seperti tranfusi darah ataupun hanya sekedar memasukkan cairan infus kedalam tubuhku karena semakin lemah dan rapuhnya urat urat nadi di sekujur tubuhku ini, terbukti pada tranfusi darah beberapa bulan lalu yang baru mendapat satu labu darah saja sudah bengkak dan menyumbat sehingga bolak balik jarum infuse menusuk urat nadiku dikedua tanganku karena darah yang harus diinfuse kan kedalam tubuhku sebanyak 4 kantong.

Dini hari ini aku kembali bersimpuh memohon kepada dzat yang maha pengasih dan penyayang agar aku diberikan kekuatan untuk dapat menghadapi semua ini dengan tegar dan dengan seluruh kesadaran yang masih aku miliki agar aku tidak merengek rengek menangis seperti seorang pecundang, karena tepat dihadapanku telah berdiri sebuah pintu gerbang keadilan Tuhan yang tentunya tidak pernah mengingkari apa apa yang telah dijanjikan sebelumnya kepada setiap orang yang konsisten dalam menjalankan segala apa yang diperintahkan dan meninggalkan segala apa yang dilarangnya serta menjadikan SABAR dan SHOLAT sebagai satu satunya penolong dalam hidup.oce 2

Meskipun demikian,,, dalam beberapa hari ini akupun tidak tinggal diam menerima takdirku begitu saja seperti seorang pengecut yang diam pasrah menantikan ajalnya. Aku tetap berusaha melakukan semampuku apa yang aku bisa dan aku yakini bisa menolongku yaitu dengan terus meminum perasan biang kunyit setiap 4 jam sekali baik siang maupun malam serta meminum vitamin K dan tablet salut film untuk menutup luka pada pembuluh darahku yang bocor didalam dadaku itu. Adapun bagaimana cara mengeluarkan cairan dalam paru paru kiriku pada kemudian hari adalah urusan nanti karena prioritas saat ini adalah hanya menghentikan pendarahan saja dimana setelah pagi ini aku rasakan sudah tidak bertambah sesak nafasku.

Semoga kali ini pun aku masih bisa bertahan seperti yg selama ini telah aku lewati agar aku bisa menemani kedua putra putriku yang sangat luar biasa itu untuk terus tumbuh menjadi dewasa.

Amin.

Wassalam.

Tulisan Terkait :

– KUNYIT
– dr Ludin Gultom SpPd.
– dr Supriyadi.

“Semua Tulisan Oce Kojiro”

Advertisements
Comments
  1. Tetaplah bertahan sahabat, mengunjungimu kemarin adalah momen yg sangat luar biasa bagi diriku untuk dapat bertahan dan melalui hari-hari yang indah dengan leukimia.
    Engkau sosok yang sudah ku anggap abang sendiri.
    Teriring do’a, semoga engkau bisa melalui semuanya dengan baik dan dapat kembali memberi pencerahan dan setitik harapan bagi kami yg hampir putus asa.
    Ya Alloh, berikanlah kekuatan kepada sahabat kami Ocekojiro (H.Rosyid).
    Amiiin ya robbal aalamiin..

  2. riadlotun solichah says:

    Alloohumma robbannaasi Adzhibil ba’sa
    Isyfiihi (H.Rosyid) anta syafiy
    Laa syifaa an illaa syifaa uka
    Syifaa an laa yughoodiru saqoman.
    Aamiin..ya robbal ‘Aalamiin..

  3. asri says:

    maaf mas,apakah sdg kambuh sakitnya?
    smoga allah snantiasa memberi kekuatan,dan memberi kesehatan.

  4. dewikamal says:

    Ya Allah berikan kekuatan untuk sahabat hamba, karena melalui dia kami mempunyai semangat untuk tetap bertahan. Semangat mas!!!!

  5. Nisa Oetamee says:

    hebat bgd buat mas oce, smgt terus pokokx, krn hdp itu hrs diperjuangkan. syafakalloh

  6. Nisa Oetamee says:

    oh y mas oce, ap penderita leukimia itu perutx membesar y? sbesar ap? ap bs nampak sprti org hamil? biasax brp lama / brp thn sejak mnderita leukimia, smpai perut kelihatan besar? mksh

  7. fenny says:

    Mas oce,21 nov kmrn papa sy sudah menghembuskan nafas terahirnya dia sudah berhenti berjuang pda lekemia nya (cmml yg berahir pada aml) yg suda d jalaninya selama 1.5 taun ini (bolak balik hkg indo), ada bberapa obat yg ditinggalkan oleh beliau (mash baru) yg didapat dari sanatorium hospital hongkong,yg mungkin bermanfaat untuk sesama yg mengidap lekemia,sy ingin memberikannya pada org yg membutuhkan
    ini daftar2 obtnya = 1.hydrea 500 mg ,2.slow K 600mg (potassium chloride),3. Duphalac laktulosa sirop 200ml (u susah buang air beaar),4. Solu cortef 100mg(hydrocortisone) powder untuk mencegah adanya alergi saat ditranfusi harus dicampur dgn water(for injection) ada juga water nya,5. Heparine 5ml untuk mencegah pembekuan darah (krn kmrn papa sy proses nyuntik menyuntiknya mnggunakan selang yg dtanamkan di dada, 6.sodium chloride 7.lorans 1mg (obt tidur),8.ultracet (penahansakit) dan yg lain lebih ke peralatan untuk mennganti selang d dada nya sperti klep,tape dsb , yg memmbtuhkan bisa menghubungi sy message via facebook/email fenny.wien@gmail.com semoga bermanfaat, mas oce semangat terus !

  8. kusnadi says:

    Tetap semangat mas, kami akan mendoakan untuk kesembuhannya. Iya mas, anak saya sekarang sdh selesai kemoterapinya. Bulan maret akan dilakukan BMP, smoga hasinya sesuai yang diharapkan dan remisi utk ALL.

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s