Lukisan Seratus Juta Rupiah

Posted: January 31, 2014 in Uncategorized
Tags: , ,

Dua tahun yang lalu ketika anak perempuanku masih duduk dibangku SMP, aku kerap memperhatikan anak perempuan semata wayangku itu sering menggambar anime atau menggambar apapun yang dia sukai dengan hasil gambar yang cukup bagus menurutku.

Akupun berinisiatip membuatkan dua buah kanvas dari karung terigu yang dicat putih dan menyerahkanya pada putriku untuk digambar dengan sesuka hatinya, terserah dia mau gambar apa dan dengan menggunakan media apa.

Berhari hari bahkan berminggu minggu kedua kanvas kosong tersebut hanya tergeletak saja dikamarnya tanpa disentuh sedikitpun sehingga aku meragukan kemampuan alaminya untuk melukis. Beberapa kali aku pun menanyakan tentang lukisan yang aku pesan bahkan aku menawarkan hadiah jika lukisan yang dibuatnya itu bisa memuaskan hatiku, tetapi anak perempuanku malah cemberut merajuk seperti tidak senang dengan permintaan saya dan akhirnya aku pun diam saja dan tidak memaksanya untuk mengerjakan perintahku yang mungkin sangat tidak disukainya.l2
Suatu malam,,, musik dikamar anak perempuanku itu terus mengalunkan lagu lagu jepang kesukaan anak perempuanku itu dan ketika dicek oleh istriku ternyata putri cantikku yang sudah mulai berjerawat itu sedang membuat lukisan diatas kedua kanvas yang pernah aku berikan itu.

Pagi harinya, aku cukup terkejut melihat dia telah menyelesaikan kedua buah lukisanya terutama sebuah lukisan potret diriku yang dibuat dengan pinsil alis berwarna hitam.

l1
Sungguh aku tidak pernah sedikitpun menyangka bahwa ternyata putriku bisa membuat lukisan seperti itu meskipun hasilnya masih terlihat kasar karena sangat jarang sekali lukisan sketsa wajah yang dibuat denggan menggunakan pinsil bisa dibuat diatas kanvas yang relatip kasar dan tidak rata kecuali lukisan lukisan yang dibuat oleh para maestro sekelas Leonardo Da Vinci atau Michael Anggelo.

Sayangnya,,, ketika aku memberikan satu kaleng pernis kepada puteriku untuk melapisi lukisan tersebut agar lebih awet dan tidak luntur ataupun kotor terkena debu, puteriku malah melapisi lukisan tersebut dengan pernis menggunakan kuas sehingga lukisan tersebut terlihat menjadi berwarna kuning kecoklatan seperti sebuah lukisan tua. Hmm,,, oke juga sih !

Lukisan tersebut kini menempati tempat terhormat di ruang keluarga rumah sederhana kami dan tidak akan aku berikan pada siapapun kecuali jika ada yang mau membelinya dengan harga minimal  seratus juta rupiah. Ada yang mau beli,,,?

Wassalam.

Tulisan Terkait:

– Gusti Ora Sare.
– Tips Melawan Takut.
– Menanti.

“Semua Tulisan Oce Kojiro”

Comments
  1. tiazuka13 says:

    Cakep bener dah ntu gambar. Aku kagum sama anak Anda. Bikin terharu. Coba aku bisa ngasih hal seberharga itu ke ortuku. Hahaha…
    Very inspiring ^^

  2. dewikamal says:

    Mas kok cakepan lukisan Zahra ya…..kabur ah…

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s