Nusa Wuluh

Posted: December 21, 2013 in Uncategorized

Nusawuluh nama dusun itu, hening dan sepi adalah jiwanya,  rimbun pepohonan adalah nafasnya dan hamparan luas persawahan yang mengelilinginya sebagai lumbung penyedia makanan bagi para penduduknya.

Waktu seolah terhenti ketika kita memasuki dusun nan ramah tersebut, karena sampai hari ini dusun kecil itu hampir hampir tidak berubah sedikitpun seperti puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu ketika masa penjajahan Belanda masih berjalan di antero Nusantara, meskipun rumah rumah yang berdiri di dusun tersebut kini terlihat semakin rapat dan berbentuk sedikit lebih moderen dengan bentuk minimalis serta kamar mandi yang cenderung berada di dalam rumah dengan dapur dapur yang tidak lagi seluas dahulu dan tidak lagi menggunakan tungku dari tanah liat dan menggunakan kayu serta ranting kering sebagai bahan bakarnya.

blumbang

Banjir disetiap musim penghujan pun sudah tidak lagi menjadi pesta tahunan yang meriah karena rawa pelus yang berada di utara dusun tersebut yang menjadi pemasok ikan ikan berukuran besar terutama ketika banjir tahunan melanda dusun telah disulap menjadi areal persawahan permanen dengan cara dibuatkan sodetan semacam kanal sepanjang beberapa kilometer menuju kali gawe yang pada akhirnya bermuara kelaut pantai selatan.

Pagi hari adalah waktu terindah didusun tersebut karena kita bukan hanya dapat mendengar kicauan aneka burung burung liar yang hidup bebas disana, namun suara gemeluntung bambu wadah ‘badeg yang dibawa oleh para penyadap nira kelapa menambah semaraknya suasana pagi yang masih diselimuti kabut tipis bercampur asap dari dapur rumah rumah para pembuat gula kelapa yang beraroma manis dan sedikit sangit.

Selepas ashar hampir seluruh kegiatan warga dusun terhenti kecuali lengan lengan kekar para penyadap kelapa yang masih harus memanen cairan manis dari manggar manggar kelapa yang jika tidak diambil hingga besok pagi maka air nira nya akan menjadi rusak dan hanya akan menghasikan gula gemblung yang tidak laku dijual atau murah sekali harganya.

Bedug sebagai alat komunikasi  untuk  memanggil warga dusun serta penanda waktu sholat lima waktu yang sebahagian kulitnya sudah robek itu konon masih digunakan hingga hari ini meskipun teknologi komunikasi moderen telah merambah masuk kedalam dusun itu. Dan bedug yang konon sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu ketika satu satunya masjid di dusun itu dibangun, hingga kini masih menebarkan kesan angkernya. Karena jika ada pemuda dusun yang tidur di dalam masjid dengan kaki yg kotor dan tidak bersuci, maka tidak jarang yang tiba tiba sudah berada didalam beduk tersebut ketika bangun dipagi harinya atau malah terkaget kaget ketika pengurus masjid memukul bedug yang mengawali pertanda waktu subuh. Dan konon,,, pada waktu waktu tertentu beduk itu kerap mengeluarkan suara tabuhan yang khas meskipun tidak ada seorangpun yang menabuhnya.

Banyaknya saluran irigasi sederhana dan kolam kolam yang tidak terurus pada dusun tersebutlah yang membuat aku merasa sangat dekat dengan dusun itu karena ketika masa sekolah dahulu aku sangat senang mencari belut disawah dan menancing ikan betik. Dan di salah satu kolam atau blumbang milik mendiang nenekku yang biasa aku memancing disana, aku pernah menenggelamkan selembar surat cintaku yang pertama, karena aku tidak memiliki cukup keberanian untuk memberikan surat tersebut kepada gadis manis idamanku yang masih terbilang saudara sepupu.

Obsesiku untuk menghabiskan sisa umurku di sebuah rumah yang sangat sederhana yang dekat dengan masjid di dusun tersebut belum bisa terlaksana karena kedua anakku masih bersekolah dan masih membutuhkan bimbingan dan perlindunganku. Dan sepertinya aku masih harus menunggu lebih lama lagi untuk sekedar memindahkan aset milikku yang tidak seberapa banyak ini karena tidak mungkin aku tinggal di dusun tersebut dengan tanpa memiliki lahan pekarangan dan sawah sebagai penunjang kehidupanku sebagai seorang warga dusun yang berprofesi sebagai seorang petani sederhana. Petani.

Semoga keinginanku yang terakhir dan sangat sederhana ini dikabulkan oleh Allah SWT. Amin.

Wassalam.

Tulisan Terkait :

– Buku Tamu. – Forum Leukemia. – Hydrea 500mg.

“Semua Tulisan Oce Kojiro”

Comments
  1. riadlotun solichah says:

    aamiin..mudah”an cita”itu sgr trwujud,,tentu akan jd satu kehormatan bg nusawuluh..dan bagiku jg..karena hadirmu pasti bawa kemajuan..tak diragukan lg..sbb oce spr cerdas..
    *nusawuluh..semua memag msh sama septi dulu…hanya ada sedikit kemajuan…gadis manismupun masih ada..
    hanya saja sudah tua..
    saat terindah adalah ketika pagi datang…suara kokok ayam,burung prenjak,dn burung puter ramekan pagi….syg suara timba bambu sudah berganti dg kerekan dn mesin air..
    Bila malam mulai meremang,,penghuni nusawuluh tak lg sibuk menyalakan teplok,sentir,ato petromax..krn listrik sudah menggantikanya..dn yg tak berubah sampe skrg adalah…nusawuluh akan kmbl gelap gulita setelah mereka jamaah sholat isya’..*sepi nyenyet…!!
    saat itu..ramelah suara jankrik,walang kerik,dn orong”..suara yg jrg ditemukan ditmpt lain..aplg kalau abis hujan…suara kodok blenthung tak henti brsautan..thek..thung..bikin bulu kuduk merinding krn itu prtanda banjir pasti datang…tp bkn anak” namanya..ktk pagi dtg dn benar benar banjir..senanglah yg ada..karena bs slibon dn bikin getek dari pohon pisang..perlu perjuangan memang…krn pst bpk marah krn phn pisangnya hrs kutebang 3 ato 4 btg..hehe.
    lunas rasaxa,ktk getek dh jd..rame rame kami dorong getek dg sebilah bambu panjang..keliling kampung dg baju bsh kuyup..sampe lupa waktu. Dan getekan hrs berahir ketika sdh diteriakin emak suruh plg dan mandi air anget..seharian boo….sampe menggigil kedinginan…
    oyaa..jgn lupa..pawon dn sentir itu msh ada lhoo..walo g prnh dpake..krn aku tau bkl ada yg kangen..
    hahaii…ternyata blumbang blumbang itu…
    kenapa aku gak tau yah..? Yang kutau loe betah bgt nongkrong disana.katanya sih..mancing..tp seumur umur gak pernah aku liat loe dpt ikan..
    masa masa indah…kinipun tak seindah dl..krn simbah yg km sayangi tlh dipanggil Alloh..
    simbah yg sll teriak ‘ochiiid….pulang… ! Makan dl niih…. klubane wis mateng…

  2. riasolichah says:

    amin……
    mudah2han cita2 mulia itu bisa cepat terwujudkan…..

  3. Aaamiinn… wah, asyik nih klo jd warga sawuluh… aku dukunglah…sukss bro.. Aaaamiin..

  4. Jajang Jarkoni says:

    Nusawuluh itu didaerah mana yah?……

  5. riadlotun solichah says:

    nusawuluh adalah desa terindah yg ada di banyumas,purwokerto.desa ini berbatasan dengan kroya,cilacap,jawa tengah.
    desa ini terpencil,tapi penuh misteri..desa cantik yg telah banyak membuat orang orang kota jatuh hati..

    maaf oce..aku tambahkan sedikit tentang nusawuluh ya..
    ‘blumbang’
    blumbang adalah empang atau kolam..
    tempa yg dimiliki oleh setiap penduduk di nusawuluh.
    blumbangku terbilang besar,15x5m kurang lebih..dg air yg sangat bening dan dalamm.
    bapak hanya perlu membuat jalan air menuju sawah selebar 2m saja agar air dari sawah bisa masuk ke blumbang.
    dipinggir blumbang,bapak membuat undak undakan dg batang pohon kelapa yg dijejer menurun,agar aku bs turun untuk cuci kaki atau sekedar main air /slibon.
    biasanya orang orang yg dari sawah yg selalu mampir untuk cuci kaki sebelum pulang ke rumah biar tak belepotan lumpur.
    jika musim kemarau,blumbang ini kering,tp ketika ujan datang,blumbang langsung penuh..dg membawa benih ikan yg banyak dan beraneka macam.
    hanya butuh waktu beberapa bulan agar ikan ikan ini menjadi besar besar..
    saat tetangga ada waktu luang,mereka minta ijin bapak untuk memanen ikan ini..orang nusawuluh bilang ‘gubyag’..dg cara masing masing cari ikan,nanti hasilnya dibagi dua dg yg punya blumbang.
    sebelumnya,jalan air yg menuju sawah ditutup dulu,agar ikan tidak keluar,agak siang,ketika matahari mulai naik dan hari mulai panas,mereka siap untuk ‘manen ikan.
    beberapa menggunakan jala,sebagian yg lain nyebur dg bekel seser atau alat seadanya,,malah ada yg dg tangan kosong,,saking ahlinya nangkep ikan,,
    jadi tambah rame,krn banyak anak dan ibu ibu yg nonton dipinggir blumbang.
    bermacam ikan yg didapat,,maaf,munkin agak aneh jika kusebutkan satu satu..ada betik,sepat,jaer,putian,gabus,lele,sili,sidat,welut,kathing,dll..ikan sapu sapu jg banyak..
    perlu waktu setengah hari untuk menghabiskan isi blumbang besar ini,,dg berpuluh puluh pasukan pencari ikan..
    dan saat hasil ikan dibagi dua,,subhaanallooh…bukan hanya banyak,,tapi banyak sekalii…
    biasanya emak bagi bagi dl untuk tetangga yg tidak ikut gubyag,sebagian digoreng,sisanya dijual,biasanya ada yg menawarkan diri untuk menjualnya..

    pernah suatu hari ada kejadian tak disengaja,seorang petani menyemprot hama padi di sawah dg tengki,setelah selesai,orang ini masuk blumbang dan mencuci tengki disitu..
    tanpa merasa bersalah org ini pulang..kan cuma nyuci tengki dn cici kaki….
    sorenya…ikan ikanku ngambang….mati semua..salah siapa coba…
    bapakku yg sabar hanya bs tersenyum kecut….

    ada kebiasaan orang nusawuluh yg lain,yaitu ‘ngambur’.masang pancing pancing pendek dan banyak,bisa sampe 10 pancing pd malam hari,dan diangkat pagi pagi.pancing ini pasti dapetnya bogo/gabus besar…
    sebenarnya ini bs bikin yg punya blumbang marah sih…ini sekelas pencurian..hehe.

    ***bapakku,,,***
    oce panggil beliau dg sebutan simbah,karena memang oce ini cucu bapakku,cucu kesayangan nya.
    beliau seorang ‘alim yg disegani di kampungku,,
    dihari tuanya,beliau habiskan hari harinya untuk membaca alqur’an,baca tafsirnya,atau sekeda
    r mrngulang hafalannya.
    saat liburan sklh,oce biasa datang sekedar melepas rindu dg simbah dn blunbang kesayangannya…
    bpk rela menutup kitabnya demi oce,,’si cerdas ini untuk berbagi cerita,,orang nusawuluh bilang,,’ndopok’.
    aku tau bpk sayang banget sama oce,,krn sering kulihat bpk,dg tongkat di tangannya selalu pandangi lama lama oce yg sedang tidur di ‘risban’,,*kursi panjang dr kayu jati khas nusawuluh..
    pernah suatu siang bpk menolak makan krn ingin makan bareng oce,,mbah putri bikin kluban kesukaan oce…tp ditunggu sampe kluban dingin ,oce tak muncul jg…dia menghilang dg pancingnya..
    ahirnya dg kecewa bpk makan sendiri sambil berguman…’oalah bocah bagus…mancing kok suwe men…’
    aku cuma mesem mesem..

  6. yuliadi yunus says:

    Mas, terasa seperti mbaca novelnya Mas Ahmad Tohari..trilogi

  7. ocekojiro says:

    Menenggelamkan surat cinta yang aku susun selama lebih dari seminggu itu tidaklah mudah, terlebih lagi surat itu sudah berada di dalam saku celanaku lebih dari seminggu lamanya dan telah beberapa kali gonta ganti celana.
    Amplop wanginya pun sudah tidak sesanter ketika aku mendapatkanya dari salah seorang sahabatku yang sama sama menjadi santri di pondok pesantren Gading tempatku menuntut ilmu. Kumal dan lecek serta ada beberapa noda lumpur karena kerap kubawa urek urek atau memancing betik.
    sekilas,,, aku sangat yakin bahwa cintaku tidak bertepuk sebelah tangan karena diam diam kami kerap bercengkrama bersama hingga wajah wajah kami beberapa kali hampir saling bersentuhan saking dekatnya. Dan ketika itulah suara simbah putri menembus ‘gedek dinding pedangan dengan lantangnya untuk memanggil gadis idamanku itu guna disuruh sekedar *ngerewangi dapur atau mengisi kulah air.
    gadis idamanku itu menghambur pergi namun beberapa saat kemudian sudah balik lagi dengan singkong rebus atau jambu air yang dipetiknya sendiri.
    langkahnya yang berat dan suara cemprengnya menakuti ikan ikan di blumbang sehingga aku hampir tidak pernah mendapatkan ikan barang seekorpun jika gadis itu berada d dekatku.
    sempat panik juga ketika surat itu tidak kunjung tenggelam kedasar blumbang hingga beberapa menit sehingga aku melemparkan beberapa bongkah tanah yang membawa surat itu kandas didasar blumbang.

  8. riadlotun solichah says:

    Oce…
    Aku ingin mengajakmu,istri,dn 2 jagoanmu ke WP ‘widara payung’ naik dokar..
    WP adlh pantai laut selatan..
    30 menit anjut anjutan naik dokar tentu tidak lama,,apalagi jalanan mulus,aliran irigasi tertata rapi,serta hamparan sawah yg terbentang di sepanjang bulak bisa kita nikmati..
    Biasanya aku hrs duduk didepan,deket pak kusir,agar aku bisa pinjem pecut dn bunyikan klintingan dokar sepanjang jalan..
    Aku bakal duduk di belakang deh..biar kamu yg di depan.. Hehe
    Harusnya,hari msh berkabut,hingga jalanan yg asri dn sejuk ini msh sepi dn segerr..
    Angin pantai mulai terasa ktk kita masuk di perbatasan,jalanan kini adlh hamparan pasir,, dn bulak kali ini penuh pohon kacang tanah dn kedelai..Pohon kelapa yg berjejer,semakin indah ktk tertiup angin laut yg mulai kenceng.. Sebelum sampai di pantai,kt akan lewati kali dg jembatan beton yg kokoh… ‘dulu…jembatan ini pake bambu,jk diinjek bakal bunyi Lucu,, ‘nket..nket..nket..’ Makin keras lagi kalo dipake njot njotan..
    Jangan coba” masuk kali..sebab kali ini penuh misterii,,banyak orang hilang disini lho,,dibalik rimbunnya pohon pandan yg tumbuh disepanjang pinggira kali..’Kt org sih..’Hehe.

    Yg membuat laut ini istimewa adlh ombaknya yg bergulung gulung tinggi,,lalu mengecil, mengecil,dn habis dibibir pantai..
    “Ktk dulu laut ini tsunami,,,sampe 10m tinggi ombaknya..subhanalloh..”
    Disini Kita bs lihat nelayan yg menarik jaring yg penuh dg ikan,lalu melemparkannya kembali ke lautan,kt jg blh ikut menariknya..
    Atau..nelayan yg sedang cari yutuk ‘makanan khas WP’..Hanya dg alat sederhana yg mendorong air dipermukaan pasir,maka yutuk” akan keliatan dn siap diambil..kalo mau kt boleh ikut mungutin yutuk”ini..bahkan di sepanjang nelayan ini berjalan..sekalian slibon menikmati segarnya air laut yg bening..ato sekedar berendem..’org” biasa terapi air laut disini..’ Sambil bikin istana pasir,ato ngumpulin kerang..ky waktu kecilku dulu..🙂
    Untuk bilas badan,,banyak kita temui tempat” cuci kaki ato bahkan kolam” yg besar,,untuk mandi,ato,,,kembali main air…

    Disepanjang pantai,kini berjejer kursi” panjang,, untuk sekedar memandang ombak,dn memuji asma Alloh atas kebesaranNya,,ato,,sebatas menikmati sentuhan angin laut..
    Disisi lain berjejer panggok panggok yg beratap daun kelapa,,kt bs nikmati sajian khas WP,yaitu pecel,mendoan, yutuk goreng,dn air kelapa ijo.
    Dll,dll..
    Penasaran pingin menyusuri pantai lbh jauh..?
    Ada kuda lho,yg siap anter kamu ke ujung wp..
    Tanpa harus cape melangkah..

    Saat matahari diujung kepala,,saatnya pulang,,takut klenger…krn pasti g tahan panasnya..
    Kembali anjut anjutan,,dg dokar tadi,yg setia menunggu di tempat parkir dokar…

    Mau oleh”..??boleh borong yutuk tuh..!!

  9. riadlotun solichah says:

    Oce..(Maap,,’abang’ harusnya..bang haji..)
    Aku jg ingin mengajak abang Jalan pagi rame”,
    Selepas jamaah shubuh di masjid adl waktu yg paling enak u jalan pagi,menikmati sejuknya udara pagi,dn wanginya bau kembang ‘soka’ yg baru mekar…’kembang kesukaanku.
    Jalanan msh gelap krn tertutup kabut,dn akan menepi jika kita lewati,,
    Sapaan burung” prenjak,dn kokok ayam bakal menemanimu disepanjang jln ini..dn,dipucuk pohon mirah yg menjulang tinggi,ada suara khas disana..”Cekuthuur..kuk.!!”
    “Cekuthuuurr…kuk.!!!” Bersahut”an .ini suara burung puther yg lepas bebas tak bertuan..
    Suara”ini bakal susah dilupakan,krn ini akn sll mengingatkan kita pd kedamaian dn indahnya pagi..di nusawuluh..
    Ketika sampai diujung desa,jalanan kini adl ‘bulak’,,yg berarti kanan kiri adl sawah..bahkan di ‘sejauh mata memandang’,,,,yg ada hanya sawah..hijau Membentang bak permadani raksasa..
    Sampailah kita disodetan panjangr,,berupa ‘kali’. disana ada jembatan kecil..
    dn kali ini membawa air menuju sungai serayu,,lalu berahir di laut kidul..
    Setahun yg lalu,di ‘kali’ ini ditebar puluhan ribu bayi” mujaer oleh bpk Bupati,sebagai bantuan sumber gizi bagi penduduk nusawuluh dn sekitarnya,
    Warga hanya perlu memasang jaring pd aliran sungai diujung desa saja,agar ikan tdk bubar, terbawa arus kali.
    Saat ikan” ini besar..siapapun boleh ikut ngambil ato memancingnya,,,,
    asal jangan diportas aja…hehe
    Kalo air ‘kali’ ini penuh ato meluap..tentu ikan” disini akan menyebar keseluruh sawah disekitar ‘kali’…
    Bener” rejeki yg tersebar..

    Deket ‘kali’ ini ada kolam pemberdayaan gurame (grameh) milik warga yg husus didukung oleh pemerintahan desa,kolam ini dibangun diatas sawah ‘bengkok’ (sawah jatah pegawai desa*maap kl salah) dg cara disewa.
    Kolam ini adl usaha sampingan selain warga bertani ‘menanam padi’..
    Sebagian hamparan sawah yg biasanya membentang hijau,kini disulap menjadi kolam”ikan grameh.
    Kolam berukuran 4x5m (krg lbh)kini berjejer lbh dr 60 kolam,(munkin skrg lebih banyak lg),,
    dg pemilik yg berbeda.disini mrk menebar ribuan bibit” grameh yg beraneka umur.ada yg umur sebulan,2bl,ato sesuai selera mrk,
    nama grameh ini munkin aneh,ada oyongan. jempolan.siletan,korek apian,tampelan,dll sesuai ukuran grameh.Lucu yah..hehe.. 🙂
    Dipinggir kolam” ini dipasang waring keliling setinggi 1m,u menjaga ikan” dr kodok pemangsa,dn mengantisipasi jk tiba” datang hujan lebat dn air kolam meluap.hingga jk ini terjadi,ikan”tdk akan kabur dn bubar..
    Pd pembatas kolam,mrk menanam kajar (sejenis daun talas) dan kangkung darat sebagai makanan tambahan grameh,sedang pakan wajibnya adl pelet ikan 2xsehari,pagi dn sore..tak lupa pohon pepaya jg mrk tanam..krn daunnya ini bs u jamu grameh..
    Kalo mau,,kita bs masuk,dn menyusuri kolam” ini lewat jalan kecil yg sengaja dibuat u bisa keliling ngontrol kolam”..
    Yg paling aku seneng ,,,Jk pagi hari,waring” ini akan dipenuhi oleh belalang sawah dg berbagai ukuran..
    Aku suka iseng menangkapinya,,walo untk kulepas kembali..mengulang masa kecil..hehe.

    Ditengah” barisan kolam ini,dibangun sebuah gubug semi permanen,yg berguna u peronda yg dpt jatah berjaga malam..siapa tau ada maling kan..??
    Kalo mau jg,,Kita bs duduk sejenak disana,krn pasti capek stlh berkeliling kolam yg luas ini.

    Sesaat seblm matahari terbit,para pemilik kolam akan datang dg ember” penuh pelet u memberi makan grameh”..
    bakal rame dh..kaya pasar ..
    Yg lbh asik tentu melihat grameh yg berebut peLet..seperti pesta..*asik aja gituh..
    Ikut kasih pakan jg boleh ..

    Biasanya,u menjual grameh ini,para pembeli datang langsung k kolam u milih ukuran ikan..
    Mrk bebas menjualnya sesuai kebutuhan,
    Krn,memang mrk jadikan grameh ini tabungan,yg bs diambil ktk butuh..
    asik kan..?

    Hemm.. hari mulai siang nh..
    Kl msh kuat jalan..diujung desa sebelah jg ada tempat pemancingan ikan lho..
    Tempat ini pasti menggiurkan bg pemancing mania seperti abang..
    Setiap hari empat ini rame pengunjung,,.
    Mungkin besok lg dh..hari ini cukup sampai disini,,
    Saatnya pulang..dan matahari mulai nampak diufuk timur..’hangat’..

    *maap,,dn semoga lekas pulih bang haji..*

  10. riadotun solichah says:

    maaf bang,kembali aku mengotori blog abang,krn niat abang bikinin aku blog blm terwujud,saat ini abang lg sakit.semoga lekas sembuh ya bang..
    cuma pingin nulis sesuatu bang,, tentang ‘aku dan abang’
    seperti halnya satu badan.bagian manapun yg dirasa sakit,pasti tangan akan mengelus,dn matapun menangis..begitulah aku dg bang oce.
    kami lahir dr satu rumpun keluarga besar yg sangat dekat,dlm silsilah,abang jatuhnya muda,tp umurnya lebih tua dariku 1th.
    krn dewasanya beliau sekarang,aku merasa tak pantas untuk memanggil namanya saja,,walaupun kadang kadang masih aku lakukan ketika kangen masa masa kecil dulu.
    disebuah desa yg jauuh….dijawa tengah sana,,nusawuluh naman tempatku tinggal,,dulu…abang sering berkunjung,,krn kakek kandung abang (mbah) adalah pakdeku,orang terdekat dlm keluargaku..hingga rumahku jd rumah kedua bagi abang..jg bagi keluarga besar abang yg berjumlah 6 org.
    hari hari yg ceria sering kita lewati brsama,hususnya ktk abang libur sekolah,,hal ini brjalan dr kecil hingga masa masa sma datang…
    terakhir abang mondok di gading,pondok tempat orang tua abang jadi donatur terbesarnya disana.pondok ini deket dg rumahku,jadi kalo libur pasti abang datang..selain melepas kangen sama mbah,jg sama blumbang kesayangannya yg ada dibelakang rumahku.yg pasti menghabiskan waktu disana untuk mancing dan urek urek cari belut,,hobby abang…
    ah..namanya juga anak anak..separti anak anak lain yg bersaudara,,becanda dan bermain main saja untuk mengisi waktu yg jarang ini..
    sampai sekarang,blumbang itu masih ada,kamar tempat abang tidur masih ada,pawon (tungku tanah) tempat abang nongkrong ngangetin badan masih ada,bahkan sentir ato teplok minyak tanah yg dulu jadi teman abang tidur jg masih ada..
    bunda abang harusnya kupanggil kakak/mba’..tp aku lbh seneng panggil mamah,,ikutan abang..
    saat itu,,aku melihat abang itu seperti ‘sesuatu’ yg hrs kujaga ketika dirumahku,,karena kalo sampe tak solat,misalnya…pasti aku yg salah.padahal bujang satu itu paling susah dibangunin..untung aja blm pernah aku guyuurr..apalagi suruh mandi…amit amit bang…😉
    setelah sma,abang menghilang bagai ditelan bumi..20th lamanya,,aku pikir abang bertapa di gunung,krn abang juga hobby banget naik gunung..
    pertengahan th 2013,aku ke batam ikut suami..qodarulloh..lewat fb abang nemu aku,,
    Alloh mempertemukan kami dlm paket komplit,abang dg satu istri dan 2 anak,aku dg suami dan 4 anak..istri abang ternyata adalah gadis yg aku kenal,,ah..bukan orang jauh rupanya… 🙂
    seperti kembali menemukan masa lalu yg hilang,,kami berbagi cerita,cerita semua hal yg terlewati salama 20th,termasuk leukemia yg dideritanya selama 10th ini,sungguh cerita yg membuat aku lunglai..lemes..
    bertemu adalah harapan trbesarku saat ini, karena cerita kami selama ini hanyalah lewat suara dan tulisan saja…sampai sekarang..
    bahkan aku ingin menagih abang untuk menepi dg keluarga kecilnya d nusawuluh bersama sama menjalani hari tua sebagai sodara yg bertetangga rumah,,seperti cita cita abang selama ini…
    hari ini abang sakit,malah sudah sebulan ini,,ketika aku sedih dan ingin menangisinya,aku pikir ini bukan suatu kesalahan,dn bukan hal yg aneh..bahkan ketika saat saat tertentu aku kangen sama abang,,,menelfon abang adalah hal biasa,,krn dengan telfn ini aku bisa jg ngobrol asik dg istri abang yg ramah,,Harni namanya.*inilah indahnya kasih sayang..
    Dalam heningnya sudut kota batam,,aku mohon sama Alloh,,agar abang yg sedang sakit saat ini,,diberi kekuatan,keringanan,dn kesembuhan aamiin…karena hanya ini yg bisa aku lakukan.
    syafaakalloh..syifaa an laa yughoodiru saqoman,,aamiin

  11. Semoga Bang Oce diberikan kekuatan untuk tetap dapat berbagi dengan semua penyintas Leukimia.
    Amiiin….

    @Mba Ria : Buat blogg dunk,…..tulisannya ciamik…mantabz….

  12. dewikamal says:

    Yang diributin trio kwek kwek akhirnya muncul juga. Was wes wos pasti tapi kita cuma bisa saling bertanya dimanakah, bagaimanakah kondisi pendekar kita. Tetap semangat mas Oce, karena semangatmu menjadi semangat kita semua.

    @Mba Ria imaginasiku berjalan di Nusa Wuluh

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s