X-1

Posted: July 19, 2013 in Uncategorized
Tags: ,

Sore tadi aku begitu terkejut ketika melihat sebuah tulisan X-1 di status facebook putri semata wayangku yang selama ini menjadi salah satu alasanku untuk terus bertahan dalam beratnya hidup bersama leukemia.

Bagaimana tidak terkejut, X-1 yang selama ini aku tahu itu adalah sebuah istilah film porno murahan dengan kategori yang paling rendah dimana pada zamanku dahulu film film seperti itu bisa dengan bebas kita tonton di gedung gedung bioskop maupun pada layar tancap yang marak digelar jika ada warga masyarakat yang melaksanakan hajatan.

Setelah beberapa saat menunggu, barulah aku tahu bahwa X-1 yang dimaksud putriku itu adalah Kelas sepuluh satu, karena tak lama berselang beberapa orang sahabatnya kemudian mengomentari statusnya dengan memberikan selamat kepadanya karena ia masuk dalam sebuah kelas unggulan (vaforit) di sebuah SMA Negeri yang dipilihnya, dimana sekolah tersebut menerima siswa dalam 7 sampai 8 kelas pada setiap tahunnya dan siswa siswi yang dianggap berprestasi di kumpulkan kikelas X-1.

Aku sebenarnya tidak terlalu terkejut dengan prestasi putriku itu karena semenjak sekolah dasar dan sekolah lanjutan pertama (SMP) dia selalu menjadi yang terbaik setiap tahunnya bahkan pada setiap semesternya, hanya saja pernah satu atau dua kali tergeser karena kondisi kesehatannya yang kurang baik dan pernah pada suatu kenaikan kelas di sekolah dasar, gurunya menerangkan kepadaku bahwa saat itu anakku terpaksa tidak mendapatkan rangking satu meskipun nilainya paling tinggi dari seluruh kelas namun karena alasan lain yaitu karena jarang masuk sekolah sehingga ia digeser menjadi rangking dua. Bagaimana tidak digeser, tidak masuk kelas tanpa alasan yang jelas saja (alpa) mencapai 28 hari dan tidak masuk karena sakit lebih dari 30 hari.

teshadjasd

Ketika mendaftarkan puteriku ke jenjang SMA sekitar seminggu yang lalu, aku kembali teringat beberapa tahun silam ketika mendaftarkan putriku masuk ke sekolah dasar (SD). Rasanya seperti baru kemarin sore, ketika itu salah seorang guru yang menerima formulir pendaftaran memberikan jatah teh manisnya kepadaku karena aku terlihat begitu lemas dan pucat serta hampir pingsan ketika menyerahkan formulir pendaftaran.

Aku yang ketika itu masih dalam kondisi ‘Denial bertekat untuk mengantarkan sendiri putriku satu satunya itu untuk masuk ke sekolah SD seraya memanjatkan doa kepada Allah SWT agar aku diberikan kesempatan untuk kembali bisa mengantarkannya pada jenjang yang lebih tinggi, SMP.

Lulusan Terbaik

Alhamdulillah tak disangka doaku terkabul, bahkan aku sudah MEREVISI doaku ketika mengantarkan putriku masuk ke jenjang SMP tiga tahun yang lalu dimana ketika itu aku kembali berdoa agar aku masih bisa di anugrahkan kesempatan untuk mengantarkannya ke jenjang SMA yang beberapa hari lalu sudah aku lakukan.

Dan kini,,, sebenarnya aku sangat ingin kembali merevisi doaku yang telah lalu dengan kembali memohon diberikan anugrah kesempatan untuk mengantarkan kembali putriku itu ke jenjang yang lebih tinggi lagi seperti universitas atau kalau perlu sampai menikahkannya hingga menimang cucu dari putriku itu, namun aku malu kepada Allah SWT, karena aku akan terlihat seperti begitu ‘tamak akan nikmat dunia seperti kebanyakan manusia yang terus meminta lebih dan lebih,,, meskipun sudah diberikan nikmat yang terlampau banyak.

Kini aku harus tahu diri, dan menyerahkan semua yang bukan urusanku kepada Allah semata dan hanya akan menjalankan apa yang menjadi bagianku saja, karena aku merasa semua yang aku kerjakan dalam sisa hidupku ini masih banyak kekurangan disana sini bukan saja dari segi ibadah melainkan juga dari rasa syukur dan kesabaran yang masih perlu ditingkatkan lagi. Insyaallah…

Wassalam.

Tulisan Terkait :

– Buat Zahra Putriku.
– Buat Harun Anakku.
– Buat Harni Istriku.

“Semua Tulisan Oce Kojiro”

Comments
  1. evi bachtiar says:

    Insya Allah….doa mas oce untuk mendampingi putri nya diijabah oleh ALLAH SWT.

  2. Muhtar Yahya says:

    Alhamdulillah masbro… Selamat ya… sampein tuh sama anakmu..hehe..

  3. eksak says:

    Semoga doa mas oce terkabulkan! Aamiin
    tentu aja bukan hal yg tamak ketika manusia meminta pada Tuhannya. Karna Dialah tempat bergantung dan meminta sesuatu.

    Tetap smgat, Mas!🙂

    *kala hujan di pondok labu bersamamu

  4. restu says:

    Allah bersabda, Mintalah kepadaku niscaya akan aku beri. yakinlah dengan janji Allah….
    semoga selalu diberi kekuatan …..

  5. gaski says:

    tak perlu malu sama ALLAH mas,memang hanya kepada DIA lah kita meminta,apapun itu dan berapa banyaknyapun ALLAH tak kan mengukurnya…….

  6. irmasenja says:

    Insyaallah, Mas Oce akan mendampingi putrimu hingga kelak dia dewasa, amin.

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s