Tips Melawan Takut

Posted: July 26, 2012 in Uncategorized
Tags: , ,

Manusia mana yang tidak gentar hatinya ketika menerima vonis leukemia yang diketuk waktu kondisi tubuh dan jiwanya sedang anjlok kecuali orang orang yang tidak sehat akalnya alias gila.

Takut boleh boleh saja karena memang kita sudah ditakdirkan hidup dengan memiliki rasa takut, dan seyogyanya rasa takut itu bisa kita jadikan modal awal
dalam bertahan dari penyakit yang konon belum ada obatnya ini, karena semakin besar rasa takut yang ada dalam diri kita, maka semakin besar pula keinginan kita untuk sembuh.

Berbeda dengan rasa panik yang dapat merusak semua apa yang telah kita tata dan kita kerjakan, rasa takut yang dapat kita kelola dengan baik justru bisa berbalik menjadi senjata ampuh guna melawan seberapa besarnya serangan yang datang mengancam jiwa kita serta membangunkan sisi gelap yang berada dalam pikiran kita dan menumbuhkan keinginan untuk menemukan jalan keluar terbaik untuk kita gunakan sebagai lampu penerang menuju apa yang kita cita citakan.

Takut dan pengecut adalah dua hal yang berbeda, jika takut adalah anugrah Tuhan yang diberikan kepada setiap manusia normal, tetapi pengecut adalah sifat buruk yang dibentuk dari ketakutan yang terlalu berlebih sehingga membentuk karakter licik yang tertanam dalam prilaku yang tidak disukai dalam kebudayaan manapun juga.

Jika kita takut terhadap bahaya kebakaran misalnya, pastilah kita akan menjauhi hal hal yang bisa memicu terjadinya kebakaran dirumah kita, bahkan untuk menghidari hal yang terjadi diluar perkiraan kita juga sudah mempersiapkan tabung pemadam portabel yang dapat digunakan dalam kondisi mendesak. Begitu juga dengan rasa takut yang terjadi ketika leukemia akan membunuh kita maka sudah selayaknya kita akan mencari tahu sebanyak banyaknya informasi tentang penyakit ini dan cara agar bagaimana kita bisa selamat dari seranganya, bahkan dengan dukungan obat obatan baik medis maupun alternatif kita perkuat imunitas tubuh kita agar bisa bertahan sedikit lebih lama, sukur sukur malah bisa sembuh.

Takut tidak perlu dilawan, sebaliknya takut harus kita arahkan pada tujuan yang akan kita capai. Dan jika rasa takut itu datang,,, kita cukup hanya menarik nafas dalam dalam melalui hidung dan menahannya sebentar didalam perut, kemudian keluarkan kembali dengan perlahan melalui mulut. Ulangi beberapa kali sampai rasa takut itu keluar dari pikiran kita dan digantikan dengan rasa optimisme yang tinggi untuk sembuh.

Jadi,,, Takut tidak perlu dilawan, takut tidak usah disalahkan karena takut adalah nama tengahku, bahkan takut adalah bagian dari hidupku yang menunjukkan bahwa aku bukan seorang ‘pengecut.

Wassalam.

– Oce (Takut) Kojiro –

Tulisan Terkait :

– Menanti.
– Tips Menaikkan Trombosit.
– Tips Menurunkan LED.

“Semua Tulisan Oce Kojiro”

Advertisements
Comments
  1. kakaakin says:

    Sebuah vonis kanker, memang tak mudah untuk diterima. Apapun jenisnya. Takut karena sulit sembuh, takut tak punya biaya untuk berobat, takut mati.
    Terus semangat dan berbagi ya… 🙂

  2. guru satap says:

    Lha ini, teori manajemen rasa takut yang luar biasa. Lalu bagaimana bedanya dengan phobia Mas Oce?

  3. ocekojiro says:

    @Kakaakin
    Terimakasih banyak akin…

    @Guru Satap
    Ini seri inspirasi dan motivasi dosis tinggi ala ocekojiro mas prof,,, hehe
    Wah, phobia itu bahasa yg baru beberapa tahun ini sy denger, tetapi (mungkin) artinya sama saja jika dilihat dari kamus saya hehe,,,

  4. Benar, sy setuju yg hanya perlu kita takutkan adalah kalau kita sudah tak lagi mampu tuk pahami,segala bentuk uji ini adalah rahmat Allah yg tak kita mengerti….
    Takut ku sirna, ketika tubuhku bergetar menahan sakit yg bersangatan… yg bisa ku lakukan hanya memahami bisikan hati,memohon pertolongan Allah tuk CERDAS kan akal pikirku ,memikirkan kuasa Illahi pada hidupku, memohon Allah jadikan hati ku agar tetap BERSYUKUR dengan sgl bentuk ujian ini, dan hatiku bebisik memohon Ya,,, Robb buat anggota tubuhku SABAR menyandang rasa sakit ini.
    Duhai sahabat sahabatku… ttplah semangat, ttplah berpikir bahwa di balik ini ada cerita indah dari Allah tuk kita …. SALAM SEHAT PENUH SEMANGAT

  5. Handoko says:

    Mas Oce…apakah pernah mendengar khabar ada pasien CML yang sudah sembuh dari CML, tidak tergantung dengan obat sperti glivec atau sejenisnya lagi,benar2 sembuh dan bisa hidup normal lagi layaknya orang sehat lainnya???
    mohon infonya

  6. ocekojiro says:

    @Shanum Setyawan
    Thanks sob…

    @Handoko
    Sepanjang sembilan tahun sy hidup dg leukemia (cml), belum pernah sy menemui ada yg bisa benar2 ‘sembuh seperti yg anda gambarkan diatas. Padahal pencaharian saya bisa dibilang cukup maksimal dimana setiap ada kabar yg menyebutkan bahwa ada yang bisa sembuh,,, baik itu datang dari orang yg jelas ataupun masih issue, saya selalu datangi dan cari tahu bahkan terkadang sy harus masuk ke gang gang sempit dengan mencari nama dan alamat yang tidak jelas.
    Sejujurnya,,, sy pernah selalu berharap bahwa sayalah orang yg pertama mendapatkan kesempatan sembuh itu, namun saya harus realistis dan menerima apapun yang menjadi ketentuan Allah SWT.

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s