Tips Meredakan Sariawan

Posted: July 2, 2012 in Uncategorized
Tags: , , , ,

Bisa dipastikan, penyintas leukemia yang sedang menjalani pengobatan kemoterapy pasti pernah mengalami gangguan sariawan meskipun intensitasnya bisa berbeda beda antara satu orang dengan orang lainnya, tergantung seberapa sensitif jaringan lunak yang terdapat pada rongga mulut orang tersebut.

Sariawan itu sebenarnya bukan hanya sebatas luka yang terjadi pada bagian mulut yang tampak saja namun lebih dari itu sariawan adalah radang yang terjadi pada jaringan lunak didalam rongga mulut, tenggorokan hingga sampai pada sistem pencernaan manusia di usus besar yang bisa berbentuk luka dengan bercak putih kekuningan ataupun guratan maupun benjolan tunggal maupun berkelompok yang menyebabkan rasa sakit bagi penderitanya.

Sariawan pada penderita leukemia lebih banyak diakibatkan oleh penggunaan obat obatan sitostatika terutama pada kemoterapy dalam dosis besar yang dimasukkan melalui selang infus, meskipun tidak menutup kemungkinan bisa juga terjadi pada dosis ringan seperti penggunaan obat purinettol maupun glivec. Dan persepsi orang selama ini bahwa penyebab sariawan adalah karena kekurangan vitamin C itu adalah tidak benar, meskipun dalam menanggulanginya kerap diberikan dosis vitamin C yang cukup banyak agar pemulihan bisa lebih cepat dan daya tahan tubuh terus terjaga.

Sebenarnya pemulihan sariawan juga tergolong mudah, dalam keadaan normal tubuh  akan memperbaiki dirinya sendiri sehingga dalam beberapa waktu sariawan akan sembuh dengan sendirinya tentunya jika asupan makanan serta vitamin dan mineral kedalam tubuh berjalan dengan semestinya. Dan hal utama yang perlu dijaga adalah, bagaimana caranya agar sariawan tidak muncul lagi ditempat lain maupun ditempat yang sama sehingga menyebabkan penderitanya sangat kesulitan untuk mengunyah makanan, atau jika sariawan terjadi pada tenggorokan dan usus maka akan terasa sakit dan ketidak nyamanan yang berkelanjutan setiap menelan sesuatu.

Untuk menghindari datangnya sariawan baru pada sesi kemoterapy lanjutan, maka selain harus memperhatikan asupan makanan yang bergizi dan berserat tinggi kedalam tubuh, penggunaan obat obatan yang mengandung ANTIHISTAMIN sudah mutlak harus diberikan bersamaan dengan sesi kemoterapi, karena timbulnya sariawan itu adalah reaksi alergi yang tumbuh karena penggunaan obat sitostatika.  

Antihistamin yang cukup tinggi bisa juga kita dapatkan dari bahan bahan organik yang tidak membahayakan tubuh seperti air kelapa hijau, kunyit bahkan daun sirih dan lain lain.

Jadi,,, sering seringlah meminum air kelapa (hijau) setiap hari atau pada sesi sesi kemoterapy lanjutan yang menggunakan infus, agar bisa mencegah timbulnya sariawan baru sehingga gangguan makan dan metabolisma tubuh bisa terhindar dengan baik.

Demikian semoga bermanfaat.

Wassalam.

Tulisan Terkait:
– FORUM LEUKEMIA.
– Tips Menaikkan HB.
– Tips Meredakan Pendarahan Hidung.

Advertisements

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s