Puisi dari Sahabat

Posted: August 15, 2011 in Uncategorized
Tags: , , , ,

batu1

/1/ Lelaki Bertubuh Batu

By: Suko Rahadi

Lelaki itu
Bertubuh batu
;
Gunung-gunung menghempaskannya
Air telah menggerusnya
lumut menyelimuti tubuhnya
Sungai menghanyutkannya
bahkan Tanah telah menghimpitnya
Palu godam menghantamnya
Pematung memahatnya

Namun senyum tetap mengembang
Jiwanya tak pernah hilang
Panas tak membuatnya lekang

Lelaki batu
Kuat nian tubuhmu
Setiamu menjadi umpak**
Di masjid itu

20131104_164113

/2/ Oce Kojiro*

By: Suko Rahadi.

Berkata seorang teman;

“Kakiku nyeri
tolong buatkan aku puisi.”

Aku tahu maksudnya
dia sakit dan minta aku berdoa
untuk kesembuhannya.
Tapi doaku rahasia saja
maka cukup aku sampaikan kepadanya;

segala sesuatu yang tak membunuhmu
akan lebih menguatkanmu

* Oce Kojiro  adalah nama yang seringkali digunakan oleh Sahabat saya, Muhammad Rosyid, sebagai nama pena. Puisi ini saya tulis sebagai wujud apresiasi, juga kekaguman saya terhadap kekuatannya.
Tahun ini adalah tahun ke-8 Beliau sahabat saya itu mendapatkan nikmat dari Allah swt berupa sakit Leukimia. Sangat jarang ada manusia yang bisa bertahan hingga selama itu (Dengan segala keterbatasannya red).
Oce kojiro tak pernah menyerah.  Apa rahasianya? Berserah diri kepada yang telah menciptakannya, berusaha bertahan sekuat tenaga.  Segala daya upaya dilakukannya.  Bahkan dalam tulisannya, Beliau juga mengungkapkan resep rahasia yang akan digunakannya pada saat terdesak dan terpaksa.

Pada saat obat leukimia sulit dicari di negeri ini, beliau tetap berusaha; “menyelundupkan” hydrea dari India.
Jika ada yang kurang percaya dengan cerita saya, silahkan langsung menghubunginya. Beiau bisa dihubungi kapanpun via telepun selulernya, kecuali pada saat waktu shalat telah tiba. Pada saatsaat irulah Oce Kojiro mematikan Hpnya. Berjamaah ke Masjid, berdoa dan berpasrah diri kepadaNya. Maka saya menyebutnya;

“setiamu menjadi umpak*”

* Umpak adalah istilah yang digunakan untuk menyebut batu penyokong tiang masjid yang terbuat dari sebongkah batu hitam yang kuat. Batu ini menyokong empat saka/tiang masjid yang biasanya berjumlah empat. Umpak menjaga saka dari guncangan gempa, menghambat rayap menggerogoti bangunan masjidNya. Dalam “beban berat” yang ditanggungnya, Oce tetap setia menjaga jamaahnya. Bagaimana dengan kita?

Jakarta 12 Agustus 2011

– Suko Rahadi –

Artikel Terkait :

– PUISIKU-PUISI SAHABATKU
– LINGKARAN
– Hari Hari terakhir yang indah

Comments
  1. sukorahadi says:

    Terima kasih telah berkenan membawa puisi ini masuk ke rumah yang mewah ini Mas Oce, sebuah kehormatan bagi saya. Puisi yang sangat sederhana, namun saya berharap bisa bermakna. Hanya seperti itu yang bisa saya berikan, sebagai wujud tali persahabatan. Semoga saya tidak terlalu salah dalam memberikan penilaian.

    salam,
    SR_2011

  2. ocekojiro says:

    @Sukorahadi

    Masih sama seperti komentar saya kemarin,,, sejujurnya, sangat diluar dugaan saya hingga saya terhenyak bertanya2 apakah saya seperti yg anda gambarkan itu ?
    Saya cuma sekedar menjalankan apa yg menjadi bagian saya,,, Dan ini puisi terindah yang pernah saya dapatkan dari seorang sahabat, hingga tidak semestinya hanya diletakkan pada kolom komentar saja.
    Bukan hanya di FB puisi ini mendapat apresiasi yg luar biasa, namun di kompasiana pun mendapat kehormatan yang tinggi dari para penyair kelas atas yang sedang berlomba, hingga rumah sederhana ku ini mendapat kunjungan yg sangat membludak dalam beberapa hari ini.
    Sekali lagi saya ucapkan terimakasih banyak dan mohon maaf karena saya belum bisa memberikan panjenengan apa apa.

    Salam.
    ocekojiro

  3. Kakaakin says:

    Subhanallah…
    Begitu besar penghargaan dari seorang sahabat.
    Sebuah do’a dalam balutan puisi…
    Terus semangat ya…
    “Segala sesuatu yang tak membunuhmu… Insya Allah akan lebih menguatkanmu”

  4. ~Amela~ says:

    Waah., puisinya bagus sekali, dan pasti lebih spesial karena dibuat khusus oleh sahabat..😀

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s