TERAPY TOTOK JALAN DARAH

Posted: June 29, 2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

Minggu pagi tgl 27 Juny 2010, aku sudah berangkat bersama kakak perempuan dan kedua orangtuaku untuk berobat disebuah pengobatan alternatif yang sangat ramai sekali pengunjungnya di kawasan Meruya kebon jeruk. Bersama seorang supir dan seorang suster yang sangat telaten mengurus kedua orang tuaku, kamipun berangkat lebih pagi agar tidak terlalu macet dan lama mengantri, karena konon tempat pengobatan yang akan kami kunjungi itu sangat ramai sekali pengunjungnya.

Tak ada hambatan berarti dalam perjalanan bahkan macet yang setiap hari kerja selalu menemani pengendara di ibu kota ini, pagi ini hampir tidak ada dan tepat pukul 6.30 kami sampai ditempat praktek yag kami tuju.

Seperti biasa, sebelum menjalani terapi alternatif yang belum pernah aku lakukan sebelumnya, maka aku mulai mencari tahu seperti apa kira kira cara pengobatannya (kayak detektif aja…).

Dan hampir selama dua setengah jam aku menunggu antrian, sudah beberapa kali pindah tempat duduk untuk sekedar bertanya kepada kanan kiriku yang juga mengantri. Dan informasi yang aku dapatkan adalah :  pengobatannya hanya memakan waktu satu atau dua menit saja dan sang pasien yang menjalani terapi akan tertidur beberapa saat lamanya dan akan segera terbangun setelah dibangunkan oleh sang terapis yang bertubuh kekar dan berambut ikal sebahu itu.

Dan dari stempel kartu kunjungan yang harus selalu dibawa ketika berobat, dapat diketahui sudah berapa kali seorang pasien telah datang untuk terapy, diantara yang aku lihat adalah berkisar antara 3 – 8 kali, bahkan ada yang sudah 26 sampai 34 kali datang, karena kartu berobatnya sudah kumal dan penuh dengan stempel kunjungan yang berbentuk tanggal, bulan dan tahun itu.

Singkat cerita akupun dipanggil masuk bersama 25 orang lainnya yang membawa kartu antrian berwarna biru. Namun, didalam ruangan masih harus mengantri lagi satu persatu bahkan harus rela pula didahului oleh pasien yang menggunakan kursi roda dan tidak kuat untuk mengantri lama karena sudah lemah dan faktor usia.

Giliranku pun tiba, aku disuruh duduk diatas kursi plastik menghadap tembok, dan tanpa basa basi lagi, dari arah belakang tubuhku, jemari sang terapis pun terasa menekan leher disekitar bawah telinga atau pangkal leher. hanya sekitar 8-10 detik dan kepalaku terasa berat, aku membiarkan kepalaku terkulai kebelakang dengan jemari sang terapis tetap menekan kedua sisi leher saya, seraya tetap menahan kepalaku agar tidak jatuh terkulai kebelakang.

Jari yang menekan dilepas, dan kontan sebuah sensasi yang sulit aku gambarkan menerpa seluruh kepala dan otakku seperti ada serbuan ribuan semut yang berlarian menyerbu seluruh isi kepalaku dan beberapa detik kemudian akupun sadar sepenuhnya dan merasa sangat segar, bahkan meskipun yang pertama kutatap adalah tembok berwarna krem dihadapanku, aku merasa itu adalah pemandangan terindah dalam hidupku.

Aku langsung disuruh berdiri meskipun masih agak sempoyongan dan didudukkan dikursi belakang dekat tirai bersama seorang yang juga telah selesai menjalani terapy. Kartu berobatku pun diisi langsung oleh sang terapis dengan dengan menuliskan penyakit yang aku derita serta memberitahukan beberapa pantangan yang tidak boleh aku makan, lalu selesai.
Aku melirik arlojiku sekilas, dan dapat memastikan bahwa seluruh proses pengobatan dan sedikit wejangan dari sang terapis hanya memakan waktu satu setengah menit saja atau kira kira 90 detik.

Sepanjang perjalanan pulang aku banyak berdiam diri dan memejamkan kedua mataku karena aku merasa sangat letih, juga masih ada sedikit pegal pada kedua sisi leherku yang tadi ditekan oleh sang terapis yang aku yakini adalah menotok atau menghambat perjalanan darah ke otakku untuk beberapa saat sehingga otak tidak mendapat pasokan makanan dan oksigen hingga saya / orang yang menjalani terapi akan pingsan beberapa saat (detik). Akupun bergidig dan merasa sangat menyesal kenapa aku mau menjalani pengobatan seperti itu, dan seandainya saja sang terapis lebih lama menghambat jalan darahku menuju otak itu, mungkin aku sudah koma atau malah tewas sia sia.

Sesampainya dirumah aku langsung menelepon salah seorang sahabatku yang juga ahli dalam menjalani ilmu kanuragaan dan pernafasan dan menceritakan pengobatan seperti yang aku jalani tadi, lalu sahabatkupun memarahiku dan menjelaskan kepadaku bahwa pengobatan seperti itu tidak cocok untuk penyakit LEUKEMIA, bahkan akan sangat berbahaya karena tanpa dihambatpun otak penderita leukemia sudah sangat sedikit mendapat pasokan oksigen, karena kelainan darah dan banyaknya darah putih (leukosit) yang justru mengganggu keseimbangan pada darah. Dan masih menurut sahabatku ini, diantara penyakit yang cocok untuk pengobatan tersebut adalah : Strok, Jantung, Autis dan gangguan saraf otak. Jadi… tidak untuk mengobati semua penyakit !

Akhirnya akupun bersikeras tidak akan mendatangi tempat praktek pengobatan itu lagi, meskipun orang tuaku telah membelikanku tiket / karcis berobat untuk minggu depan yang dipatok dengan tarif 50.000 Rupiah setiap orang.

Wassalam.

Artikel Terkait :

– Terapy Air Putih
– Terapy Air Putih 2
– Terapy Alternativ

Comments
  1. mantap..makasih ilmunya,,,salam hangat…

  2. Hik…coba-coba nih yeee….abis ini minum blue wine lagi. Demen ! Enema kopi gih wakakakakak…..

  3. ocekojiro says:

    Iya neehh… (buat anak kok coba coba… !) dah dua hari jadi lesu dan tidak bergairah. Apa kebanyakan nonton bola ya jadi males kemana2 he he…

  4. antopurwanto says:

    Mas, dulu saya juga pernah coba terapi dengan accupresure batu giok (pasien tinggal berbaring nanti alasnya bergerak, rasanya seperti memijat punggung). Ternyata tumor saya malah membesar. Rupanya tidak semua terapi (alternatif) cocok dengan semua penyakit…
    Salam.

  5. fitr4y says:

    ngeri jg ya kalau coba2, tp kalo gak di coba pasti penasaran,,,

  6. Kakaakin says:

    Semoga nggak berakibat fatal deh🙂

  7. ImUmPh says:

    wah… jadi ga terlalu berakibat banyak yach mas. lain kali kalo berobat lebih hati2 mas…

  8. freddy sujadi says:

    pakah bisa minta alamayt dan nomer telpon terapi totok peredaran darah tsb , salam dan terima kasih

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s