Sepotong doa buat sahabat

Posted: March 10, 2010 in Uncategorized
Tags: , , , , , ,

Pagi ini aku menyempatkan diri untuk menjenguk seorang sahabat lamaku yang kini terbaring lemah karena menderita kanker nasofaring yang telah menyebar kemana mana terutama di kelenjar getah bening dan seputaran leher dan belakang telinga.
Pada beberapa tempat yang sangat besar membengkak, terdapat beberapa benjolan yang berwarna merah kehitaman seperti bisul yang hendak pecah, hingga menyebabkan dia sangat sulit mendengar ataupun menoleh kekiri ataupun kekanan.

Setelah mengetahui kedatanganku, dia mencoba untuk duduk diatas kasur kumalnya yang digelar dilantai ruang tamu yang berukuran 3×3 meter persegi itu.
Sepertinya, ada sebuah pengharapan yang sangat besar disudut matanya yang kian menyipit karena menahan sakit yang sangat luar biasa pada kepala dan kedua telinganya.
Aku sempat menahannya agar dia tidak memaksakan diri untuk duduk, tetapi harapan dan semangatnya yang selama ini telah luluh seperti bantal kumal yang didudukinya itu tiba tiba mendadak muncul dalam sorot kedua matanya setelah mengetahui kedatanganku.
Ya,,, aku yang beberapa tahun lalu tergeletak tak berdaya itu kini datang menjenguknya tanpa bantuan dari siapapun untuk berjalan, bahkan aku sudah bisa mengendarai sepeda motor matic kesayanganku yang selalu siap membawaku kemanapun aku mau.

Bahkan, aku yang pernah mengucapkan kata kata perpisahan dan permohonan maaf kepadanya ketika dia masih sehat itu mengingatkannya bahwa aku pernah berada dalam posisi seperti dirinya ketika tergeletak lemah karena kanker darah.

Dengan sedikit memaksakan diri dia berusaha mencari tahu apa rahasia kebugaranku, juga pengobatan apa saja yang telah aku lakukan hingga kini bisa beraktifitas seperti orang yang tidak mengidap sebuah penyakit yang sangat berahaya, Leukemia.

Meskipun terlihat sangat sulit sekali untuk berbicara dan mendengar, dia banyak bertanya kepadaku tentang operasi, kemoterapy dan radiasi yang selama ini menjadi sebuah hal yang sangat ditakuti dan dihindarinya.

Ketidak fahaman dia dengan tiga pilar utama dalam pengobatan kanker pada era kedokteran modern itulah yang membuatnya semakin menjauhi yang namanya rumah sakit, bahkan,,,  informasi yang keliru dan menyesatkan dari sebagian besar tempat pengobatan alternatif yang kerap dia kunjungi semakin membuatnya alergi dengan yang namanya dokter.

Dan celakanya,,,  setelah puluhan juta sudah dihabiskan untuk mencari pengobatan alternatif yang katanya cocok cocokkan, malah memperparah penyakitnya hingga jika dibawa kedokterpun mungkin akan tidak ada artinya lagi.

Ditengah kesakitan yang luar biasa,,,
Didalam kemarahan yang tak jelas ditujukan kepada siapa,,,
Dan dibawah keputusasaan yang semakin mengerucut,,,
Sepertinya mau tidak mau dia harus ditangani oleh dokter, karena sepertinya sebentar lagi dia tidak akan kuat menahan rasa sakit yang sangat luar biasa tanpa obat obatan analgesic ataupun obat penghilang rasa sakit untuk sekedar meringankan rasa sakit yang luar biasa.

Ketika melihat sahabat lamaku ini, aku jadi teringat pada salah seorang pamanku yang menderita kanker nasofaring yang sama persis dengan sahabatku ini, dan karena pada awalnya juga sangat menghindari dokter dengan alasan biaya yang sangat mahal untuk operasi, kemoterapi dan radiasi, tetapi pada ahirnya juga harus membutuhkan perawatan dokter dirumah sakit sampai berbulan bulan lamanya hingga ajal menjemputnya.
Tragis…

Wahai sahabat…
Gantilah pakayanmu dan jagalah agar selalu suci, rapih, bersih dan wangi serta layak untuk menghadap Ilahi dan jangan lupa sarung beserta peci putih agar selalu kamu kenakan. Dan yang tidak kalah penting adalah kamu harus selalu menjaga Wudhu agar tubuh ini selalu suci dan kapanpun bisa untuk sholat atau sekedar membaca Al-Quran jika rasa sakit kembali datang menyerang, bahkan gantilah alas tidurmu yang sudah kumal itu dengan sebuah sajadah, serta merubah erangan yang keluar dari bibirmu menjadi dzikir.

Wahai sahabat…
Menyempurnakan iktiar untuk mencari kesembuhan itu haruslah mengedepankan akal sehat dan kecerdasan, dan batasannya bukanlah kesembuhan seperti yang selalu kamu idam idamkan.
Untuk apa kamu mencari kesembuhan didunia yang cuma sementara ini, sedangkan akherat selalu kamu abaikan?

Wahai sahabat…
Jangan katakan bahwa hidayah Allah belum sampai kepadamu, karena yang kamu butuhkan saat ini adalah sedikit pengorbanan untuk meraih dan memupuk hidayah itu dan merubahnya menjadi berkah kehidupan akherat yang kekal.

Dan ketahuilah… Tanpa ada doa doa yang terucap dari hati dan lisanmu sendiri, tidak akan ada gunanya kamu terus meminum air kemasan bergambar kyai bersorban yang (katanya)  tersohor dan mujarab tersebut, meskipun harga air tersebut mencapai puluhan ribu rupiah untuk setiap botolnya.

Wassalam.

Artikel Terkait:
– Crisis Blast
– Hydrea 500 mg
– Forum Leukemia

Advertisements
Comments
  1. Kakaakin says:

    Setuju banget. Terlebih paragraf yang terakhir, ternyata banyak banget orang yang nggak nyadar bergantung kepada siapa. Sang Pemilik Kehidupan malah tersisihkan 😦
    Teruslah berbagi ya… 🙂

  2. Kakaakin says:

    Hmm… Sepertinya komenku ketangkap si Aki Ismet.
    Keep sharing ya, Ce…
    Insya Allah apa yang kau paparkan bisa menjadi pembelajaran juga buatku 🙂

  3. […] selengkapnya Kategori tulisan: Kanker, anak, kesehatan, obat Post Tags: -8221-ruang-nbsp-, a-anakku-terus, a-jemari-tangan, a-persis-dengan, a-sebentar-lagi, a-untuk-sekedar, buku-nbsptamu, kelinci-nbsppercobaan, secret, sick-nbspmanagement, terapy-nbspalternatif Cancel Reply […]

  4. aina zahra says:

    Om oce … akhirnya ketemu juga .. setelah kontak sebulan lalu hilang, yang sempat mau janjian ketemuan.

    nomer telpon dan alamat hilang dari phone book dan inbox sms.
    sekiranya berkenan, ingin kontak lagi.

    ayah aina (081319797636)

  5. ocekojiro says:

    @Aina Zahra: Apa betul anda orang yang saya janjikan obat hydrea satu bulan lalu ?
    Jika betul, tawaran saya masih berlaku.
    Oya, maaf sy tdk bisa kirim pesan karena tempo hari nomor anda belum sy simpan dan sms nya sdh terlanjur dihapus.

  6. Semangat seorang kawan bisa jadi obat bagi jiwa yang mulai lemah. Saya suka nasihat2 untuk sahabat….Dunia akan berakhir, kehidupan akhirat jangan ditinggalkan….

  7. sitinuryani says:

    Saya rasa semua orang berhak membeli obat hydrea pak jajang krn Alloh memberikan cobaan penyakit tdk mengenal kasta bahkan bung oce sahabat saya ini juga bukan dr kalangan konglomerat yg bisa mendptkan obat itu kapan saja tp beruntungnya beliau punya adik yg bekerja di kawasan asia yg menjual harga obat itu agak lebih murah dr harga obat di Indonesia, byk rekan2 yg menderita krn obat ini memesan pd beliau tp masalahnya membeli obat dalam jumlah yg tdk sedikit dr luar itu mengandung resiko dan beliau menjadi dilema karnanya…..bisa penjara loh….ini hanya sekedar info saja

  8. ayum says:

    bang semoga cepet sembuh ya
    untuk temannya juga

    be a strong cancer survivor!

  9. kakaakin says:

    Ce… diriku punya blog baru nih… http://kakaakin.info/
    Mampir ya, kalo sempat 🙂

  10. ocekojiro says:

    @Jajang:

    Kami mohon…
    Cobalah temukan sumber asasi.
    Seperti para pendahulu kita yang agung.
    Janganlah hanya mencabuti dedaunan.
    Atau menyibukkan diri
    dengan rerantingan.

  11. wendra agus yuswantono says:

    masih ada kekuatan ditatapan mata temen kita ,cuma doa yg bisa kusampaikan pada teman kita itu semoga segala keinginannya dijawabNYA

  12. […] 2010], salam aja dech buat tulisan ini. Di Matamu penuh dengan kata-kata bermakna nan indah. Sepotong doa buat sahabat, semoga mas ocek sehat dan segar bugar. Wedang Susu Kacang, mantab dan nikmat wedang susu yang […]

  13. ALRIS says:

    Nice posting, insrpiratif, informatif. Salam

  14. Sahabat Yogya says:

    Oce….
    Sahabatmu itu mungkin tertolong jika larinya ke alternative yang bertanggung jawab seperti Gerson Therapy ( silahkan buka http://www.gerson.org ). Dan saya melihat secara nyata di depan mata saya bahwa banyak sekali pengobatan secara medis modern yang tidak sukses, karenanya pergi ke rumah sakit (jika tidak tepat dan benar terapinya hasilnya juga Nihil)
    Tapi sangat perlu dipahami bahwa saya pribadi juga tidak merekomendasikan seseorang melakukan GT (Gerson Therapy) jika seseorang itu tidak memahami beberapa hal yang sangat penting menurut saya, yaitu :
    1. GT hanya berlaku untuk orang yang menyadari bahwa Kesehatan adalah Tanggung Jawab Pribadi. 2. GT membutuhkan konsistensi (silahkan bertanya pada ahlinya dan bukan complain)tentang diet dan sebagainya. 3. Manusia seperti saya khususnya terlalu cepat puas dengan kemajuan yang sangat sedikit tentang kesehatan tubuh saya, karenanya saat tubuh enak saya hanya mengambil sebagian kecil dari protocol GT yang semestinya. 4. GT tidak bisa dilakukan oleh SATU orang dalam satu rumah/keluarga, tapi berlaku untuk semua anggota keluarga.
    Maafkan aku kawaaaaaaaan………….jadi ngoceh di sini.

  15. […] dengan salah seorang sahabat lamaku yang beberapa waktu lalu aku ceritakan pada artikel ‘ Sepotong doa buat sahabat‘ yang menderita kanker nasofaring stadium lanjut, dan kini kondisinya setelah satu kali […]

  16. luthfiah says:

    Izinkan utk. dibagikan yaa …

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s