HOME SWEET HOME…

Posted: January 16, 2010 in Uncategorized
Tags: ,

Pagi ini tak sedingin biasanya, meskipun bekas hujan semalam masih terlihat jelas pada teras dan jalanan dimuka rumahku. DSC00204Kami bangun lebih awal dari biasanya termasuk si Joy yang mulai mengeong dihadapan tempat susunya yang sudah kosong dan meminta segera diisi kembali.
Kesibukan dan keceriaan kami sangat beralasan karena pagi hari ini kami akan pulang kembali ke rumah tinggal kami yang selama tiga tahun ini telah kami tinggalkan.
Aku sudah mulai membayangkan betapa menyenangkannya memetik buah buahan dihalaman rumahku sendiri seperti pepaya, pisang, kelapa bahkan rambutan dan mangga yang aku tanam dihalaman rumahku di dekat lapangan terbang pondok cabe yang masih cukup asri.

Kedua anakku pun begitu riangnya karena sudah terbayang di benak mereka bahwa mereka akan segera menempati kamar kamar mereka kembali, bahkan anak lelakiku berniat untuk membersihkan dan mengisi kembali sebuah kolam ikan dari semen yang berukuran cukup besar di samping rumahku yang selama ini tidak diurus oleh orang yang mengontraknya.
Begitu juga puteriku yang berniat membawa Si Leo, seekor kura kura besar kesayangannya yang akan segera menempati istananya yaitu sebuah kolam dibelakang rumah, karena selama ini ia hanya menempati sebuah ember di kamar mandi tempat tinggalku yang sekarang.

pedro2Oya, tempat tinggalku yang selama tiga tahun ini kami tempati sebenarnya hanyalah sebuah toko tempat usaha kami yang di bagian belakangnya dibuat kamar dan sebuah ruang yang selama ini kami sebut rumah.
Meskipun tidak terlalu besar, kami cukup kerasan tinggal disini karena daerahnya yang cukup ramai serta tidak perlu pergi jauh untuk berangkat ketempat kerja, karena disinilah toko kami.

Semenjak aku sakit, toko inilah satu satunya usaha yang masih kami jalani, berikut delapan buah rumah kontrakan yang berada disamping rumah. Namun aku begitu bersukur karena rumah yang selama tiga tahun aku tinggalkan itu masih tetap menjadi milikku, karena hampir hampir saja aku jual seperti nasib tanah kebun di daerah ciputat yang harus aku jual untuk biaya pengobatan penyakitku yang mulai memperlihatkan tanda tanda membaik ahir ahir ini ( Alhamdulillah… )

Selama tiga tahun ini, kami merelakan rumah kami ini dikontrak orang lain lengkap dengan segala isinya, karena kami tidak membawa sedikitpun barang barang dan perabotan yang ada didalamnya kecuali pakaian yang kami kenakan. Dan sepertinya kami harus bersiap menghadapi kenyataan bahwa banyak barang barang kami yang rusak terutama perangkat elektronik dan perlengkapan dapur.

Akupun harus rela jika besok menempati kamar tanpa AC karena sudah rusak sejak dua tahun lalu kata pengontraknya, bahkan jaringan telpon yang telah diputus beberapa tahun lalu itu memastikan bahwa kami tidak lagi punya akses inernet.
Mudah mudahan, dengan tidak adanya jaringan internet dan dunia maya dirumah kami, kami bisa kembali menjalani kehidupan nyata kami yang sederhana seperti beberapa tahun lalu.

Dan walaupun ini bukanlah ucapan selamat tinggal buat blog ku yang sederhana ini, namun aku ucapkan terima kasih yang tulus sekaligus maaf yang mendalam jika dikemudian hari aku tidak lagi bisa meng update blogku, serta memberikan tanggapan bagi komentar dari sahabat yang masuk berkunjung ke dalam blog ku ini.
Dan buat sahabat yang menitip obat hydrea kepada saya, saya pastikan bahwa obat akan sampai tanggal 20 januari dan bisa diambil tanggal 21 dirumah saya, dan ini adalah titipan terahir yang bisa saya berikan bagi sahabat penderita leukemia karena saya takut dengan ancaman hukuman penjara serta denda hingga ratusan juta rupiah, jika saya terus membawa obat itu dari india dan mengedarkanya tanpa izin resmi dari pemerintah, walaupun saya tidak mengambil keuntungan sedikit pun dari obat itu. Lihat disini.

Dan ahirnya saya ucapkan banyak banyak terimakasih atas persahabatan yang indah buat semua sahabat Blogger dan WordPress di dunia maya. Dan juga persahabatan yang langgeng dalam kehidupanku yang nyata bersama sahabat penyintas kanker yang masih harus terus berjuang melawan ganasnya kanker hingga mendapat kehidupan yang lebih baik di dunia dan akhirat seperti Siti Aniroh, Siti Nuryani, Bpk Omri, dan Mas Haris.

Mohon maaf atas segala kesalahan.

Wassalam.

ocekojiro

Artikel Terkait:
– Obat Leukemia Menghilang
– My Last chemotherapy
– Forum Leukemia

Comments
  1. ramudeng says:

    horeee…… pindah rumah.
    mmmm…. apalagi ya
    saya juga ngucapin makasih ya mas, sudi kiranya telah berteman dengan saya *halah*
    slamat2 dijalan mas, tetep ditunggu postingan brikutnya 😉
    SMANGAT !!!!

  2. jujur saya tidak tahu harus mengetikkan apa disini, ini seperti memberi pengalaman yang berbeda. Biasanya selalu ada jarak antara saya dan orang-orang yang saya amati, tapi tulisan-tulisan anda…

    masing-masing kita mempunyai “perjuangan” tersendiri, juga punya pengertian masing-masing tentang “menang” dan “arti hidup.” dalam batasan tertentu saya iri pada “penuhnya” hidup anda, yang sekaligus mengingatkan saya untuk bersyukur.

    terima kasih untuk berbagi, saya rasa dalam kondisi sedemikian tidak semua orang mampu bertindak seperti anda, di saat-saat seperti ini saya percaya kekuatan cinta dari orang-orang di sekeliling kita.

    terus berbagi…

  3. Sahabat Yogya says:

    Oce…..
    Seperti yang aku tulis kemarin, buku NO DEATH, NO FEAR. Tidak ada keabadian…..dan itu indah.

    Aku lama lho kerjasama dengan intelijen ha-ha-ha….jadi sangat mungkin kulacak dimanapun kamu berada ha-ha-ha…..emangnya kalau kamu nggak online terus blogmu juga kamu biarkan nggak bertuan?
    Jadi kamu harus mencantumkan nomor telpon yang bisa kami hubungi. Nggak ada cerita n nggak pakai alasan.
    Soooo……..
    Kalo lagi flare-up nggak boleh anteng sendiri….kita pastinya mau diteriakin. Ok.
    Salam cintaku untuk orang-orang yang begitu setia mendampingimu…..jangan lupa suplement livernya ya….
    Jangan lupa enema kopi dan juga minum jusnya ya…. jangan lupa berdamai dengan diri sendiri, terutama saat ketakutan dan kesakitan mengunjungimu. Dan….jangan lupa kabari aku by sms atau telfon…..dan jangan kecapekan juga pindahan rumahnya. Jangan lupa mengingatku yang cerewet ini hua ha ha ha ha ha ha ha

  4. Kakaakin says:

    Oce… pLease keep in touch with us trough your blog🙂
    tetap berjuang ya… ALLah Ta’ala akan menyayangi hamba-Nya yang berusaha🙂
    Titip salam buat great people behind you, all of them including the cute Joy🙂

  5. Siti nuryani says:

    Saudaraku…..

    Kasih sayang Allah pasti datangnya, meski terasa nun jauh disana ia akan tiba laksana kerdipan mata bila sudah saatnya…..dan akhirnya kesabaran pun membuahkan hasil….

    kamu tetanggaan ama apang dong….ku tunggu undangan tuk silaturrahminya….

  6. Haris says:

    Dear Bang Oce..,
    Selamat ber-“Hijrah” ya…, selalu ada harapan baru di tempat yang baru… (walau memang sebenernya lama). Tidak berpengaruh kemanapun Bang Oce pindah, karena persaudaraan kita yg terjalin selama ini juga tidak mengenal lokasi. Kita bersaudara dalam satu aqidah yg sama, saling kirim doa2 kitapun insyaAllah pasti tetap sampai…
    Selamat berjuang di tempat yg baru, semoga mesjid disana segera dihiasi oleh teriakan suara azan Anda… Semoga segera bermanfaat bagi masyarakat & lingkungan sana ya…

    Hp-nya masih yg sama kan…?

  7. wenz says:

    segera meluncur ke TKP pak
    brangkaaat…………..!!

  8. ocekojiro says:

    BUAT SEMUA: Pindahannya masih setengah2 nih, terkedala sekolah anak2 yang jauh dan macet luar biasa pada pagi hari, juga ada sedikit perbaikan pada rumah.
    @Sahabat: tolong bocorannya dong, gemana cara berdamai dg diri sendiri ?
    @Siti: Betul, tetanggaan sm Apang, tetapi aku ada di luar komplek tuh

  9. Sahabat Yogya says:

    @ Hiiii Oce, gimana kondisi kesehatanmu di rumahmu yang indah sekarang ini? Tukar status nih aku yang ada di rumah kontrakan sekarang sampai menunggu rumah mungil kami di lereng Merapi yang ada di tengah kebun organik jadi…… he-he-he Amin. Aku sangat yakin bahwa kamu pasti lebih baik, lebih ploooong dan anak-anak serta isterimu pastinya bahagia. Selamat untuk menempati rumah kalian yang indah yaaaa…..
    Tentang berdamai dengan diri sendiri…..ini pun aku masih terus belajar dengan mendengarkan nafas sendiri. Mengapa? Aku meyakini jika nafasku tidak beraturan dan tidak lembut, artinya ada yang tidak sinkron di tubuhku. Dan sekarang aku melewati waktu dengan apa adanya. Kadang saat mimpi-mimpiku lepasssss dan terbang….aku pun mendengarkan nafasku sendiri. Meski kadang gejolak yang spontan pasti terjadi karena aku orang yang sangat ekspresif sesungguhnya. “Peaaaaaace!” Begitu yang selalu dikatakan Awan padaku. Bahkan saat tidak punya duitpun dia selalu bilang “Peaaaaaace!” ha-ha-ha-ha….dengan PEACE juga dia memaksa saya ngantar ke toko buku TOGAMAS sekedar untuk numpang baca komik Spongebob versi English. Dan kami berdua sepakat untuk menutup mata dan tersenyum pada saat selesai membaca doa menjelang tidur. Dia bukan hanya penyulut api semangatku, tapi dia juga sensor yang sensitif buatku. Kamu mungkin bisa melibatkan kedua anakmu untuk melakukan hal yang sama. Mereka akan menjadi magnet yang kuat untuk membangkitkan semangatmu. Jangan pelit untuk memeluk mesra anak-anak, pada saat mereka membuat kita jengkel sekalipun karena aku meyakini energi positif akan kita dapat dengan hal-hal seperti itu dan peelan tapi pasti perasaan yang indah dan hangat mengantarkan kita untuk berdamai dengan diri kita.
    Selamat mencoba Oce…..

  10. […] sungguh puitis dan aduhai, kata apa yang bisa diungkapkan untuk memuji kata-katanya. Saudaraku ocekojiro yang terkena leukimia semoga sehat dan semakin sehat. Tetap semangat sob. Wah dilaman PK tidak […]

  11. citromduro says:

    wah2 gimana bisa tidak berdamai dengan diri sendiri mas
    mungkin dengan menerima dan sabar atas pa yang menimpa diri bisa ya berdamai

    sambil lalu cek kiriman ping dari WP
    salam dari pamekasan madura

  12. Senangnya punya sahabat berbagi seperti Anda, Pak. Pengalaman Anda membuat saya lebih mensyukuri segala yang Allah berikan. Dimana pun Bapak tinggal, saya doakan semoga Allah melindungi Bapak dan keluarga….Meski perpisahan itu berat, saya yakin bahwa itu sudah jalan-Nya. Untuk semua sahabat yang sedang dicoba sakit, dimana pun berada,” Usahalah yang optimal, berdoalah sepenuh hati dan pasrahlah karena ketegaran kita itu bisa jadi obat untuk kita sendiri. Semangat !”

  13. […] sungguh puitis dan aduhai, kata apa yang bisa diungkapkan untuk memuji kata-katanya. Saudaraku ocekojiro yang terkena leukimia semoga sehat dan semakin sehat. Tetap semangat sob. Wah dilaman PK tidak […]

  14. Yella Ojrak says:

    Sungguh tega dirimu berniat meninggalkan blogmu! Huh! Heheheh… Gpp deh, Ce… Enjoy your life to its fullest!

    Btw, rumahmu pondok cabe? Blok berapa nomer berapa? *siap-siap mau nyulik Oce, diajak in rock climbing* hahahahaha!

  15. Elisabetta24 says:

    I think that there’s not a good idea to compose the good essay by own efforts! In fact, this is more comfortable to order the term paper at essays online service, because that saves time and money.

  16. Kakaakin says:

    Apa kabar, Mas?

  17. idana says:

    salam kenal mas oce
    semoga selalu dalam lindungan Tuhan ya mas, aku ngak tau mesti bilang apa, aku cuma berharap semoga mas tabah dengan semua cobaan yang di hadapi.
    tetap semangat ya mas

  18. dayu says:

    Cepat sembuh ya, Pak !!!
    keyakinan untuk sembuh memberikan kesembuhan 50% dari pengobatan itu sendiri.

    salam,
    d

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s