Terapy air putih. part 2

Posted: November 16, 2009 in Uncategorized
Tags: , ,

Hari ini, tanggal 16 nopember 2009, tepat tiga minggu setelah aku menghentikan penggunaan obat sitostatika / kemoterapy yang selama lima tahun lebih aku konsumsi, kondisiku masih baik baik saja. Begitu juga pengobatan alternatif dengan meminum air putih seanyak 1,5 liter dalam satu atau dua menit saja pada pagi dan malam harii masih terus aku lakukan, sebagai pengganti penggunaan obat kemoterapy yang telah membuat fungsi organ hati dan fungsi organ ginjalku menurun.
Secara umum, kondisi fisikku boleh dikatakan sangat sehat dan bugar, nafsu makanku sangat tinggi, begitu juga kualitas tidurku yang semakin baik, hingga bukan hanya bisa tidur dengan nyenyak saja, tetapi sangat terasa segar dan bersemangat jika baru bangun tidur.
Walaupun masih ada pembengkakan pada perut sebelah kiri atas yang menandakan bahwa organ hati dan limpaku mengalami pembesaran atau dalam istilah kedokteran disebut Hepatospleno megali. Juga masih ada sedikit darah yang keluar dari gusi dan sela sela gigiku, terutama jika aku berkumur atau menggosok gigi.

Beberapa lebam biru juga masih menghiasi kedua kaki dan pahaku yang tak lagi kokoh seperti beberapa tahun lalu keika aku masih sehat dan kuat, bahkan ngilu pada persendian masih mendominasi hari hari indahku, hingga terkadang aku sangat suka sekali berendam di air panas, agar pegal dan ngilunya larut terbawa air ( sugesti aja kalee…).
Aku sebenarnya sangat ingin sekali memeriksakan darahku seperti ketika aku masih menggunakan obat sitostatika, dimana setiap bulan sekali aku pasti memeriksakan darahku untuk menentukan seberapa banyak dosis obat sitostatika yang harus aku konsumsi. Selain dari itu, pemeriksaan darah berguna juga untuk mengetahui apakah aku sudah sembuh dari penyakit kanker darah yang aku idap selama ini.

trombositopenia

Ahh… Setiap bulan selama hampir lima setengah tahun, aku selalu berharap sebuah mukjizat akan datang menghampiriku, melalui sederet angka angka yang tertulis dalam selembar kertas hasil pemeriksaan darahku. Entah sudah berapa banyak lembaran kertas hasil tes laboratorium yang sudah aku kumpulkan, bahkan jika aku sedang males, aku tdk mengcopynya dan langsung aku serahkan untuk dikumpulkan oleh dokter yang menanganiku sebagai arsip.

Ahh… Alangkah picik dan pengecutnya aku, selalu bermimpi akan ada sebuah keajaiban yang mengetuk pintu rumahku, selalu berharap kasih sayang Allah terlimpah diatas kepalaku, padahal begitu banyak maksiat dan dosa yang masih melekat dalam setiap jengkal tubuh ini.

Ahh… Alangkah egoisnya aku, aku seperti lupa bahwa sesehat dan sekuat apapun seorang manusia, tetap akan meregang nyawa jika saatnya telah datang, sedangkan aku yang lemah dan menderita kanker darah ini, masih saja bermimpi untuk bisa sembuh. Apa lagi lagi yang hendak aku cari dalam kehidupan fana ini ?
Jika sebaik baik bekal adalah takwa, mengapa pula aku masih bermalas malasan dalam menjalankan ibadah, berbicara hal hal yang tidak penting, bahkan begitu mencintai kehidupan dunia yang hanya sesaat ini.
Jika aku sudah menetapkan bahwa Allah lah satu satunya penolong bagiku, kenapa pula aku masih ragu, atau jangan jangan hatiku sudah sedemikian parah menderita penyakit cinta dunia.

Memang,,, perbedaan antara kufur dan syukur itu sangatlah tipis, begitu pula antara pasrah dan menyerah. Hingga hanya Allah lah yang maha mengetahui apa yang terlintas dalam hati setiap hambanya.

Yaa Allah… Aku akan terus melaksanakan apa yang menjadi bagianku sebagai hamba, sedang selebihnya adalah urusan engkau wahai Tuhanku. begitu juga dalam mencari kesembuhan, aku akan terus berusaha, sedangkan hasilnya aku serahkan sepenuhnya kepada engkau Dzat yang maha pengasih dan maha penyayang. Amin…

Wassalam.

PS.
Terimakasih yang tulus aku ucapkan kepada Siti Aniroh dan Siti Nuryani.
Kedua sahabat yang bernama Siti ini adalah penderita kanker payudara yang selalu memberikan semangat dan doa terbaiknya dikala kanker darah hampir saja mengalahkanku.

Artikel Terkait :
– Terapy Air Putih
– Terapy Totok Jalan Darah
– Terapy Alternatif

Advertisements
Comments
  1. citromduro says:

    hdiup penuh perjuangan
    tidak ada penyakit yang tidak ada obatnya
    Allah menurunkan penyakit sekaligus juga menyediakan obat untuk sakit itu.
    dokter, tabib dan segala jenis obat alternatif belum bisa menyembuhkan, namun tidak ada yang mustahil bagi Allah atas segala kehendaknya.
    terus berjuang jangan menyerah dengan nasib, Insya Allah kemuliaan akan didapat walau terasa lemah dan tidak sekokoh dahulu

    semoga cepat sembuh dan semakin menambah keimanan

    teruskan terapi air putihnya, kalau disini air putih sebelum diminum diembunkan malam hari dan diminum pagi hari

  2. ocekojiro says:

    Hai Citromduro….
    Trimakasih atas kunjunganya ya, aku jd teringat ketika mondok dulu. Para santri khususnya qori/qoriah kerap mengembunkan air minumnya, hingga pd subuh hari aku bisa dapet air minum gratis siap minum he he…
    Gak ada salahnya aku coba deh, kali aja struktur molekulnya bisa berubah seperti air kesehatan yg sedang marak saat ini, yaitu air hexagonal. (nambah sugesti)
    Trims.

  3. Sahabat Yogya says:

    Oce……..terima kasih dari hati, untuk persahabatan yang indah, untuk cerita yang mengalir apa adanya. Aku tidak mengenalmu secara kasat mata, tapi kamu, isteri dan anak-anakmu serasa bukan orang lain dalam kehidupanku.
    Kalian keluarga yang hebat. Anak-anak yang luar biasa dan pasangan hidup yang setia. Akupun memilikinya dari dua lelaki di sampingku Iwan dan Awan. Itu selalu aku syukuri, terlebih saat kutemukan teman yang sendiri berjuang untuk kualitas hidup yang lebih baik karena harus berdampingan dengan kanker.
    Sembuh……..aku begitu sulit menerjemahkan kata “sembuh” dalam perjalananku melintasi kanker. Pertanyaanku padamu Oce, “Dengan melepaskan obat bukankan berarti sembuh?” Tidak hanya itu….”Dengan tidur nyenyak, itu juga sembuh, kan?” Ada yang lebih baik. “Bercanda dengan anak-anak, juga sembuh bukan?”
    Tergantung dari sudut mana kita akan memaknai “SEMBUH”.

  4. vtrediting says:

    Jangan putus asa Mas. Allah pasti mencintai Mas dengan diberikannya ujian sakit sebagai rahmat penghapus dosa. Banyak mengingat Allah dan sekiranya mau silakan akses reiki setiap malam di http://www.waskitareikippa.com
    Praktisi reiki di website ini akan mentransfer reiki jam 22-22.30 untuk kesembuhan kasus penyakit siapa saja yang menderita sakit dan memerlukan transfer energi reiki.
    Masih ada jalan untuk menuju sembuh bila Tuhan berkehendak. Silakan belajar reiki kalau mau.
    Postingan seputar reiki sudah aku tulis di halaman-halaman sebelumnya termasuk air heksagonal dengan metode Inti Reiki.
    Atau baca buku reiki agar lebih yakin apa itu Reiki? Buku Mujizat Tasawuf Reiki karya Syamsul Bakri cukup baik sebagai reiki yang lebih Islami.

  5. Selamat malam Sobat,

    Saya tidak tahu harus mulai dari mana, namun yang saya pernah baca bahwa ilmuwan Jepang yang menemukan bentuk heksagonal pada air putih — setelah hatinya penuh keikhlasan dan ucapan syukur kepada Yang Maha Kuasa.

    Di koran JawaPos bulan Oktober lalu saya pernah baca mengenai perkumpulan penderita leukemia dan kanker lambung yang disingkat Elgeka. Cabangnya ada di Jakarta dan Surabaya. Apakah Sobat sudah menjadi anggotanya ?

    Tetap semangat Sobat dan berkaryalah terus.

    Salam hangat

    Hartono Prasetyo

  6. ocekojiro says:

    @Sahabat: Trimakasih atas pencerahanya, selama ini devinisi ‘sembuh’ yg ada di kepala sy adalah : Sehat kembali seperti sedia kala. Sy akan pertimbangkan utk merobahnya agar hati ini bisa iklas.

    @Vtrediring: Pkl 22-22.30 sy dah mampir, tp sy binggung mau ngapain… jd sy cuma baca2 postingan yg ada d sana.

    @Hartono: Pd awal sy menderita leukemia, sy mempunyai 4 orang sahabat yg berpenyakit sama, kami berlima memang jarang bertemu,tetapi sering berhubungan lewat tlp atau sms atau janjian kedokter bareng. Tdk sampai 2 thn, ke 4 teman sy habis pergi satu persatu, bahkan yg terahir masih 23 th. Jd sy agak males utk punya teman yg berpenyakit leukemia lg. Kayak lagi ngantri beneran….
    Trims atas dukungannya.

  7. Sahabat Yogya says:

    Hiiii Mas Hartono & Oce…kita sudah membahas berkali-kali tentang pertemanan sesama penyintas kanker. Aku juga merasakan kesedihan yang sama sepertimu ketika satu per satu dari mereka pulang. Aku sangat menghargai kesedihanmu dan sikap yang kamu ambil. Tapi….saat aku menjauh dari sesama penyintas, ada ruang di hatiku yang kosong. Dan aku lebih sedih. Aku belajar bagaimana menyusun kembali puzle hatiku yang berantakan menjadi sebuah gambar yang manis. Dan….aku sangat bahagiiiiiiiaaaaaa ketika aku bertemu sesama penyintas. Melihatnya senyum…….melihatnya menangis, bahkan marah sekalipun. Tidak hanya satu atau dua pasien yang menolak pertemanan, tapi aku jadi belajar sangat banyak tentang bagaimana seseorang bertahan dan berjuang hidup. Pilihan teman-teman sungguh beralasan dan sangat bisa kumaafkan dari hati….satu yang selalu ingin kutularkan….kita masih boleh berharap dan terus merajut mimpi. Iya. Mimpi seorang penyintas kanker dengan prognosis yang buruk sekalipun. Iya…..mari kita bermimpi! Esok hari Kamis, 19 November 2009 jam 09.30 WIB aku akan mewujudkan mimpiku ha ha-ha….Dulu aku pernah bermimpi jadi penyiar radio, dan besok yang ke sekian kalinya (sebelumnya di Sonora & Pass FM Jakarta) aku Insya Allah on air di RRI Yogya 102.5 FM Pro 2 sebagai Guest Speaker dalam “Books n The City”
    Wish me luck ya Oceeee….aku masih mimpi di undang Kick Andy hua-ha-ha-ha-ha…..ngimpi kali yeeee…..

  8. vtrediting says:

    Untuk menerima transfer reiki jarak jauh persiapkan diri dengan meditasi menerima reiki dengan sikap:
    1. Duduk di kursi tanpa punggung menyender/lurus lalu kondisikan rilek serilek-rileknya/pasrah.
    2. Atur napas untuk rileksasi 10 menit sebelum jam 22 wub dengan tarik napas lewat hidung sebanyak 8-10 hitungan lalu tahan napas di dada sebanyak 8 hitungan saja. Lalu buang napas lewat mulut mendesis sebanyak 8-10 hitungan juga. Ulangi sikap tarik dan buang napas ini dengan niat menuju rilek serileknya dengan izin Tuhan.
    3. Setelah dirasa cukup santai lalu berdoa memohon kepada Zat Maha Penyembuh mohon kesembuhan agar penyakitnya diangkat. Tutup mata lalu ucapkan affirmasi sbb: Dengan izin Mu Ya Allah saya siap menerima energi spiritualnya Reiki dari komunitas waskita reiki ppa jakarta dan teman-teman. Tetap pasrah dan mulai rasakan sensasi dari energi reiki yang mulai mengalir masuk ke tubuh tepat pukul 22 wib. Tetap rilek dan jangan konsentrasi selama menerima energi reiki ini dengan mata tetap merem selama 30 menit s/d jam 22.30 wib.
    4. Jika menerima reiki ada hawa panas menyengat/dingin/sejuk/tak ada rasa sama sekali terima apa adanya dan jangan dilawan. Kalau perlu selama menerima reiki ini iringi dengan zikir yang berkesinambungan mohon kesembuhan penyakit segera diangkat.
    5. Waktu setengah jam selesai, buka mata lalu minum air putih 1 gelas yang tadi diletakkan dekat meditasi menerima reiki. Ucapkan syukur kepada Allah dan ulangi lagi besok malamnya sampai mendapatkan kesembuhan. Jangan bosan untuk menerima reiki. Kalau Allah berkehendak sembuh lewat Reiki, semoga terjadi.
    Kalau ingin melihat posisi menerima reiki klik saja di http://www.reikiasia.com. gambar free attunement.
    Postingan lama cara menerima reiki sudah berulang-ulang aku tulis di blogku ini.
    Semoga penjelasan ini memuaskan dan cepat sembuh.

  9. vtrediting says:

    Oh ya setelah masuk jam 22 wib bernapas alami saja saat menerima reiki yaitu tarik dan buang napas lewat hidung saja.
    Kami praktisi reiki tidak menjanjikan kesembuhan hanya berusaha menolong dengan berbagi membagikan berkat/rahmat Tuhan lewat karya ciptaan dan milik-Nya yaitu Reiki yang digunakan untuk media penyembuhan spiritual manusia kuno di jamannya hingga manusia modern abad komputer ini. Yang penting ada niat mau menerima reiki apa adanya dan jangan ada penolakan.
    Energi reiki ini juga kami progam agar mengalir selama 24 jam terus menerus kepada siapa saja yang telah menerima reiki tetapi untuk effektifitas besarnya kumpulan energi reiki kami transfer jam 22-22.30 wib.
    Di luar jam itu pun bisa menerima reiki sendiri dengan tata cara sama saat menerima reiki jam 22-22.30 wib. waktunya juga sama setengah jam. Misalnya ingin menerima reiki pagi bisa ambil setelah Sholat Dua jam 8-8.30 wib.

  10. ocekojiro says:

    @Vtrediting: Sy mau coba ikut deh, mohon bimbingan dan petunjuknya yaa…
    Oya, (maaf) apakah pengucapan affirmasi adalah sebuah keharusan ?
    Dan apakah pendaftaran hanya bisa melalui Facebook ?
    Trimakasih banyak.

    @Sahabat: Hai… kebetulan aku msh punya radio 2 band jadul, RRI jogja sampe k jkt ngak yaa ? kl sampe ta panteng seharian lho, takut kelewatan. Abisnya gak di kasih tau jam berapa ha ha…
    Oya, Topiknya ttg buku kedua kamu yaa…?
    Gemana kalo sementara KICK OCE aja yang undang kamu? he he….

  11. fendhy says:

    wah! jangan menyerah ya mas.

  12. Yella Ojrak says:

    Ce, mungkin pernah tau khasiat jintan hitam? (kaya’nya sudah tau) kata nabi itu obat dari segala macam penyakit kecuali mati.

    ???

  13. rheavashti says:

    mas oce, trims udah mampir keblog ku yaa….tetap optimis ya, usaha dan do’a adalah tugas utama kita,selebihnya hanyalah kuasa Ilahi saja, jangan putus asa dan merasa tak berdaya…hidup ini adalah ladang amal kita didunia, selebihnya akhirat lah yg kekal selamanya…
    aku juga pernah terapy air putih untuk penyakit asmaku…
    tapi air putihnya disimpan dalam kendi ….kendinya diisi malam hari, diminum keesokan harinya….
    hati-hati dengan alternatif yang tidak syar’i yaa …

  14. Selamat malam Sobat,

    Salah satu survivor kanker yang saya kagumi adalah Lance Amstrong pembalap AS yang memenangi Tour de France 8 kali. Juara kali ke-8 adalah setelah beliau menjadi survivor kanker.

    Tetap semangat

    Hartono Prasetyo

  15. ocekojiro says:

    @Fendhy: Makasih dukungannya dan dah mampir.

    @Yella: Wah wah… aku dpt kunjungan dr dedengkot WordPress nih, makasih banyak ya non …

    @Reavashti: Hai… trims dah ninggalin jejak di sini, oya kl blh tahu Asma kamu gemana, dah sembuh ?

    @Hartono P: Bravo… Lance Amstrong.
    Kl sy kagum dg sahabat sy, Siti Aniroh. Sebelumnya dia hanya ibu rumahtangga biasa, namun setelah menderita kanker, dia menulis buku ‘No body happy with cancer’ dan beberapa lagi yg akan segera terbit. Bahkan sebagian besar waktunya didedikasikan utk penderita kanker dimanapun berada, dg memberikan dukungan moril serta memberikan penyuluhan dlm menangani masalah2 yg timbul krn kanker.

    @Dewi: Maaf… komentar anda sy blokir, krn sy tdk bisa menjamin jika ada orang yg mengaku2 sy dg dtng ke alamat yg kamu tulis, atau menelpon no yg kamu tulis.
    Sampai saat ini, sy tidak kekurangan apapun. Tujuan sy membuat blog ini tdk utk meminta sumbangan/bantuan materi apapun, sy hanya ingin mengeluarkan beban yg ada dlm hati sy, meminta doa dan mencari persahabatan. Jangan salah faham ya.. dan trimakasih.

  16. Sahabat Yogya says:

    @ Oceeee…..kamu keterlaluan ha-ha-ha nggak usah bikin aku narsis ya!!! Awas kamu ya!
    Mas Hartono… kita di komunitas kanker banyak yang nggak kenal Lance Amstrong ha-ha-ha….jauh banget dan susah diajak ngrumpi ha-ha-ha…kita biasanya saling mengagumi sesama penyintas kanker ha-ha-ha….kalo nggak ya mengagumi diri sendiri hua-ha-ha-ha KATRO!
    Btw, Oce tadi dengerin aku mengudara nggak?? ha-ha-ha…. Nggak sengaja kisahmu tentang “Obat Leukimia Menghilang” jadi bahan obrolan yang asyik. Aku sengaja menekankan diriku sendiri untuk tidak tergantung pada apapun kecuali Dia yang kurindu. Thanks ya Oce. Tulisanmu telah menambah pustaka hidupku.
    Oh iya, pulang dari RRI PRO-2 Yogya, kusempatkan besuk teman kakakku di Bethesda. CA Paru Stadium 4 metastase ke liver sehingga kakinya bengkak dan perutnya mengeras. Dia dari Jambi, sempat di rawat di RS.Persahabatan dan dirujuk ke RS. Dharmais. Sekarang di Yogya karena ingin dekat dengan orang tua dan keluarga besarnya. Pasien ini masih DENIAL. Lebih banyak diam dan sesekali tersenyum pahit.
    Aku hanya mengatakan pada isterinya bahwa “Kita tidak bisa mengingkari bahwa kanker telah menyapa kita dan merampas banyak hal dari kita. Tapi semua tentu ada expired-nya.” Semoga…….amin. Iya kan Oce??? Weeeee are the champion!!!!!!

  17. OTAKU says:

    gila ! yella itu dukun arab, tau jintan hitam segala…!! aku tambahin ce, sering-sering makan bawang putih bombay mentah-mentah yang banyak. itu tuh cocok banget buat penetralisir dan pembersih segala racun dari segala jenis penyakit… lupa aku, resep ini dari Mawlana Syekh Hisyam Kabbani, mursyid sufi tarekat naqsyabandi haqqani level dunia..

  18. Didi says:

    Kalau mau lebih praktis lg utk menyembuhkan penyakit kanker apapun. Coba makan dan kunyah2 daun sirih 3 lembar aja udh ckp utk tiap hari. Insya allah akan ada perubahan.

  19. lara says:

    ass. wr wb, salam kenal mas. saya rakyat aceh nanggroe salam yang lagi sekolah dijakarta, begitu ketemu tulisan mas senang sekali bisa menambah semangat dalam mengarungi hidup ini.

    saya juga baru baca buku “The miracle of enzim” karangan profesor jepang, di situ dia mengatakan bahwa pasiennya yang pernah sakit kanker dan berobat dengannya tingkat kekambuhannya 0% asalkan semua pola hidup sehat yang disarankannya dijalankan dengan serius.
    salah satunya tentang enema kopy, bisakah saya mendapatkan alamat yang menjual kitnya di sekitar depok

    wassalam wr wb

  20. Jomblomen Sejati says:

    Chat/sms online lucu dan konyol aja ke 08197827772 😀

  21. Makasih mas atas artikelnya 🙂 smoga kita mendapatkan hidayah dan kesehatan dari Allah.. Amien

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s