MY LAST CHEMOTHERAPY

Posted: October 26, 2009 in Uncategorized
Tags: , , , , , ,

Sejak terdiagnosa menderita leukemia melalui serangkaian tes darah dan BMP (Bone Marrow Puncture) lima tahun yang lalu, praktis selama itu pula aku menjalani pengobatan kemo atau biasa disebut kemoteraphy, yaitu pengobatan dengan memasukkan obat sitostatika kedalam tubuh guna membunuh sel sel jahat yang tumbuh secara abnormal (kanker).

Sudah bukan menjadi rahasia lagi, bahwa obat kemo itu biasa disebut obat bodoh dan sangat buruk akibatnya bagi jaringan tubuh yang sehat, namun karena belum ada pengobatan yang se efektif kemoteraphy dalam menumpas kanker, maka pengobatan bodoh cara ini masih menjadi standar utama pengobatan kanker diseluruh dunia pada era moderen ini.

Masih kental dalam ingatanku ketika empat tahun yang lalu aku menyatakan kesanggupanku untuk tidak lagi mengkonsumsi obat obatan penghilang rasa sakit atau analgesic (painkiller) yang biasa aku konsumsi bersama obat sitostatika karena menurunnya fungsi hati dan ginjalku.

bed

Ya… Ketika itu dokter internisku mengatakan, jika obat kemonya yang dihentikan aku tidak mempunyai harapan sama sekali tetapi jika obat obat analgesic yang dihentikan, mungkin aku masih ada kesempatan.

Keberanianku empat tahun lalu kembali diuji ketika beberapa hari lalu tepatnya tanggal 21 oktober 2009 seperti biasa aku mengunjungi dokter Internisku guna pemeriksaan rutin yang aku jalani setiap bulan. Kondisiku kali ini agak berbeda, seluruh kulit tubuhku berwarna kuning cerah hingga kedua mataku pun berwarna kuning yang menandakan fungsi organ hatiku mulai terganggu. Begitu juga fungsi ginjalku yang mulai menampakkan gejala kerusakan kronis dengan ciri ciri bengkak pada kakiku serta mual, sesak, lemas dan tidak bisa tidur.

Untuk memastikannya dokter menyuruhku untuk menjalani pemeriksaan darah guna mendukung kecurigaannya, tetapi aku menolaknya dan mengajukan beberapa pertanyaan bagaimana jika fungsi fungsi organ hati dan ginjalku benar benar mendapat masalah.
Dokter internisku lalu mengatakan hal yang sangat tidak masuk akal untuk seorang dokter ahli penyakit dalam yaitu dengan menyuruhku berhenti menggunakan obat sitostatika atau obat kemo.
Jika obat kemonya yang dihentikan, kamu mungkin masih ada kesempatan, tetapi jika tidak dihentikan, kamu hanya akan menunggu waktu saja, karena kerusakan fungsi hati dan ginjalku disebabkan penggunaan obat kemoterapi dalam jangka panjang, dan dia belum pernah menangani seorangpun pasien yang mengkonsumsi obat kemo lebih dari lima tahun kecuali saya. Dan kondisi saya tidak memungkinkan untuk menjalani proses cuci darah jika ginjal saya benar benar berhenti bekerja.

doc

Sambil tetap menuliskan resep obat kemo yang biasa aku konsumsi, dokter internisku menyarankan agar aku mencoba pengobatan alternatif dan terus berusaha dengan semangat.
Kamipun membahas kondisiku beberapa bulan yang lalu dimana karena ketidak tersediaan obat sitostatika memaksaku untuk berhenti mengkonsumsi obat, dan akibatnya terjadi pembengkakan pada perutku atau biasa disebut hepatospleno megali.
Dan kemungkinannya akan sama seperti beberapa bulan lalu jika aku hentikan obat sitostatika jenis Hydrea yang biasa aku konsumsi setiap hari.
images
Tidak seperti memakan buah Simalakama, dimana aku masih bisa memilih, sepertinya kali ini aku tidak lagi bisa memilih. Biarlah kali ini aku serahkan semua permasalahan pengobatanku kepada Sang pemilik tubuh ini untuk menjalankan segala ketentuanNya.
Pada malam harinya aku mendiskusikan masalah pengobatanku dengan istriku, namun tidak sepatah katapun yang terucap dari mulut kami berdua. Kami hanya saling pandang, saling genggam dan sesekali menghapus air mata yang membasahi kedua mata kami.
Sebuah komunikasi antara dua hati yang saling mengasihi, dalam keheningan, kami sepakat untuk menghentikan obat kemoterapi yang selama lima tahun ini aku konsumsi, dan dalam keheningan pula istriku berjanji untuk terus menemaniku menghadapi babak baru pengobatanku.

Istriku seperti hendak mengantarkan aku untuk bepergian ketempat yang sangat jauh sekali, namun dia begitu binggung mempersiapkan perlengkapan apa yang hendak aku bawa, hingga tanpa disadarinya dia mulai memasukkan sebuah sorban dan beberapa potong baju muslim lengkap dengan peci putih yang biasa aku kenakan, serta seperangkat alat mandi kedalam sebuah tas hitam yang selalu aku bawa jika aku pergi ik’tikaf di masjid masjid seputar jakarta dan sekitarnya.

Dini hari itu aku terbangun seperti biasanya, namun aku dapati jemari tangan istriku masih menggenggam erat jemari tanganku dan dengan sangat terpaksa aku melepaskan genggamannya karena aku harus segera berkemas untuk mengumandangkan azan subuh di mushollah yang berada tidak jauh dari tempat tinggalku. Meskipun terlihat sangat sepele, aku akan terus melakukan hal itu hingga aku tidak mampu lagi untuk berjalan atau jika ajalku telah tiba.

Bersama terbitnya sang fajar aku terus berharap …. ( Bersambung…)

Artikel Terkait :
– Terapy Air Putih
– Terapy Air Putih 2
– Terapy Totok Jalan Darah

Advertisements
Comments
  1. Sahabat Yogya says:

    Oce…….
    Setiap hari adalah harapan….
    Please….kontak email / nama yang pernah aku kasih.
    Masih ada waktu. Masih ada kesempatan. Jangan berhenti, please!!! Ganti Hydera dengan jus segar. Please Oce…buka emailku di japri ya…..
    Maafkan dokter-doktermu yang sekian lama mengobatimu tanpa menginformasikan dengan jujur efek samping yang harus kamu terima….please Oce…..lihatlah mata orang-orang yang kamu cintai dengan hati.

  2. ocekojiro says:

    Hai Sahabat…
    Setiap hari adalah harapan….
    Aku masih baik baik saja, dan semangatkupun masih cukup tinggi, dan tadi siang istriku membelikan pesananku berupa jeruk,wortel dan sepuluh kilo buah mangga yang siap untuk di jus, mumpung lg musim karena aku sangat menyukainya. Adapun brokoli, dan apel lain kali deh menyusul…. he e

  3. Sahabat Yogya says:

    Hiii Oce,
    Syukurlah…..semuanya akan baik-baik saja. Aku dah lepas Tamoxifen sejak lama (maksudnya minumnya cuma beberapa hari terhitung sejak di suruh minum untuk 5 tahun) ha-ha-ha…dan Herceptin yang katanya obat sakti untuk yang punya Her2+ (+3) juga nggak kubeli ha-ha-ha apalagi kumasukkan ke tubuhku! Tukar sama brokoli, apel dan wortel ha-ha-ha infusnya pakai Enema Kopi lewat dubur. Segerrrrr!!!
    Oh iya, kemarin aku dapat telfon seorang teman yang secara medis hasil lab-nya sama denganku. Dia kena CA Mamae Left Breast 2008 dan saat ini dia mengalami pengentalan darah yang cukup berat, dokternya minta untuk suntik beberapa hari. Dia tanya padaku….apa resepnya aku tidak mengalami semua yang dia alami? (Semoga)…kujawab….”Melepaskan ketakutan, berdamai dengan diri sendiri dan berbagi dengan sesama penyintas dengan hati….” Trus dia tanya “Obatnya apa? Obat dokter atau suplemennya?” Ha-ha-ha….”Obat dokternya sudah kubuang sejak lama….!(Tapi ini tidak kusampaikan padanya!).” Kujawab dengan bahasa yang lebih halus “Obatnya kuganti dengan jus segar! Tapi repot karena harus bergelas-gelas setiap hari dan paling sedikit aku minum 8 gelas!” Terus dijawab lagi sama dia “Kalo gitu aku milih suntik aja deh sekali beres!” Jadiiiiii………intinya temanku itu nggak mau repot atau nggak tahu kalo obat-obatan juga belum tentu tidak menambah efek samping. Jadi???? Judulnya RIBED ha-ha-ha…pasien harus BE BRAVE & SMART. Selamat menikmati jus mangganya!!!! Salam untuk isterimu ya! Kamu bisa bikin sendiri kan jusnya? Jangan minta isterimu lagi yang bikin. Capek ! He-he-he…

  4. nababanlens says:

    Saya tidak mengerti tentang penyakit >o<
    tapi yang saya tau seorang pemenang bukanlah seorang yang tidak pernah gagal tetapi seorang yang terus bangkit dan berjuang dari berbagai keterpukuran hingga mencapai kemenangan.

    Terus berjuang dan semangat ~o~

  5. bennlucky7 says:

    Keep FIGHT BRO !!
    n SALUTE..

  6. amel says:

    Dear mas Oce,

    Mas Oce kenal Odi kan, yang di Cidahu itu. Istrinya kan kena leukimia dari kecil, jauh sebelum menikah dengan Odi. Terus mungkin 12 tahun yang lalu memutuskan untuk *bersemedi* di cidahu, menikimati suasana yang tenang disana. Dan akhirnya menikah dengan Odi. Mereka bahkan punya anak perempuan. Sampe sekarang istrinya Odi sehat, ngajar di sekolah yang harus jalan berkilo-kilo naik turun gunung, ikut klub jantung sehat di pedalaman cidahu sana, dan rajin ikut kegiatan sosial…

    So, tetap semangat!
    with prayers and hopes,
    amel

  7. amel says:

    ups poinnya lupa,
    istrinya Odi waktu itu juga mutusin gak mengkonsumsi obat-obatan leukimia.

  8. ocekojiro says:

    @ Nababan & Bennlucky : Trims dah dah ninggalin jejakdi sini.

    @ Amel : Hai Amel… Musim apa di New York? Oleh2 nya yaa….
    pokoknya jangan salju yg ditekan pake batok kelapa trus kasih bambu dan diolesin sirup warna merah, kayak jajanan kamu dulu…. he he

  9. amel says:

    haha, ngingetin waktu kecil aja. Aku suka beli kerupuk dulu, harganya cuma lima perak. Dan suka dapet dua bungkus kalo beruntung. Sama beli kue onde2 sama nenek, karena kasihan dan harganya yang murah…

    Tenang mas, minggu terakhir aku hunting oleh2. sekarang masih sibuk nulis paper dulu… balik dua minggu lagi.
    BTW, semalem aku jadi nulis lagi nih di blog. pl check it out: http://decarlefamily.blogspot.com/2009/11/tribute-and-prayers-for-my-beloved.html
    cheers,

  10. BabaliciouS says:

    Pada akhirnya, hanya satu yang menentukan besar kecilnya harapan hidup semua manusia — semangat/keberanian untuk hidup. Banyak orang yang entah dengan alasan apa berani untuk mati, tapi sesungguhnya hanya satu alasan yang mereka punya yaitu…takut menjalani hidup.
    Salut dan tetap semangat!

  11. Ummu Kautsar says:

    Assalamu’alaikum.

    Maaf, saya memang bukan ahlinya untuk masalah kanker darah, tapi saya berharap, anda tetap semangat dan terus berdoa kepada Allah. Saya hanya bisa mendoakan semoga Anda bisa diberi kesembuhan ataupun diberikan hal yang terbaik untuk Anda dan keluarga Anda. Amin.

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s