B M P (Bone Marrow Puncture)

BMP adalah sebuah proses pemeriksaan sumsum tulang belakang dengan cara mengambil sedikit sampel massa dari sumsum tulang belakang seorang pasien yang terindikasi menderita LEUKEMIA, untuk diperiksa apakah dalam sumsum tulang tersebut terdapat sel sel kanker atau tidak. Tak hanya sampai disitu, pemeriksaan sampel sumsum tulang juga memeriksa secara teliti baik jumlah maupun komponen komponen yang terdapat didalamnya hingga dapat diketahui dengan lebih akurat jika terdapat kelainan sedikit saja pada struktur penyusun sumsum tulang belakang yang cara pengambilannya cukup membuat takut itu.

Seseorang baru akan divonis menderita LEUKEMIA ataupun tidak,  setelah menjalani proses BMP. Dan dengan menjalani proses ini, secara otomatis akan dapat pula menentukan type dari leukemia yang diderita orang tersebut, dimana penentuan type itu sangatlah penting sekali, karena perawatan setiap type leukemia itu bisa berbeda beda bahkan satu sama lain bisa saling bertolak belakang. Begitu juga perlakuan dan penggunaan obat SITOSTATIKA (kemoterapy) yang diberikan pun berbeda beda satu sama lain.

Umumnya proses BMP dilakukan oleh seorang dokter ahli darah yang didampingi oleh seorang analis khusus sumsum tulang. Dan standar yang dipakai di seluruh dunia saat ini, sumsum  diambil dari tulang belakang, tulang panggul atau tulang paha.  Caranya yaitu dengan  mengebor pada ruas tertentu di tulang belakang  pasien dalam posisi duduk atau tiduran menyamping dan tubuh ditekuk agar membungkuk hingga mudah bagi dokter untuk memasukkan jarum dari bawah ruas tulang belakang yang berbuku buku itu. Jika pada pengambilan pada tulang panggul atau tulang paha, pasien cukup hanya berbaring telungkup saja.

Berbeda dengan standar yang berlaku di Indonesia, terutama pada rumah sakit – rumah sakit milik pemerintah dimana peralatan yang digunakan sudah sangat ketinggalan jaman namun masih terus dipertahankan untuk terus digunakan tanpa memikirkan akibat dan dampak buruk yang akan terjadi pada para pasien yang menjalaninya.

Pada bulan Juni 2004, saya menjalani proses BMP di sebuah rumah sakit pemerintah di bilangan jakarta selatan, sejak awal saya menguatkan diri untuk berani menjalani proses yang sangat penting ini guna melengkapi serangkayan pemeriksaan yang mengindikasikan bahwa saya terkena LEUKEMIA. Tepat pada hari H jam 10 pagi saya sudah masuk ruangan operasi dan tanpa membuang waktu beberapa perawat langsung membuka baju operasi yang aku kenakan pada bagian dada dan mengoleskan cairan pekat berwarna merah tepat pada tengah dadaku. Dalam hati aku mulai berfikir, lho,,, kan aku akan diambil sumsum tulang belakang, tetapi kenapa dadaku yang mau di anestesi ?

Tepat sebelum dokter menyuntikkan obat bius pada tengah dadaku, aku mencoba untuk menghalanginya dan meminta penjelasan dengan suara terbata bata karena aku  sangat gugup sekali serta takut.

Dengan sedikit kesal karena pekerjaannya terhambat, sang dokter pun menjelaskan bahwa massa yang ada dalam tulang pipih di tengah dada adalah sama persis dengan massa yang ada dalam tulang belakang, jadi proses BMP bisa juga dilakukan pada tulang dada, meskipun lebih terasa sedikit sakit kendati sudah disuntik dengan anestesi lokal.

Karena pada dasarnya aku sangat takut dengan jarum suntik, maka aku meminta dokter untuk mengambil sumsum dari tulang belakang ku saja, namun sang dokter kembali menjelaskan bahwa hal itu tidak mungkin dilakukan karena jarum atau alat bor yang digunakan sudah sangat pendek sekali. Dan masih dengan nada kesal sang dokterpun menerangkan bahwa pihak rumah sakit belum benar benar mau mengganti alat bor yang biasa digunakan untuk proses BMP jika masih bisa digunakan meskipun jarum itu sudah semakin pendek karena harus selalu diasah setelah beberapa kali  pemakaian dan konon alat yang hendak dipakai untuk mengebor tulang dadaku itu telah digunakan selama hampir sepuluh tahun, busyeeettt….!.

Akhirnya proses BMP pada diriku bisa berjalan dengan lancar dimana dengan mata terbuka lebar aku menatap proses itu berjalan tanpa  memejamkan mata.  Aku pasrah dan memberikan kepercayaan penuh kepada dokterku untuk melakukan yang terbaik, meskipun resiko atau dampak buruk pengambilan sampel sumsum tulang pada dada pasien, relatif lebih besar dan sangat tidak dianjurkan dewasa ini.

Dan ketakutanku yang berlebih terhadap jarum suntik selama ini sedikit aku ejek dengan bergumam ;  ooh,,, cuma segitu doang yaa,,, ?

Wassalam.

PS.
Sepenggal tulisan ini aku persembahkan buat sahabat Yuliani Oktaria,  semoga BMP nya bisa berjalan  dengan lancar sehingga proses pengobatan dan penyembuhan bisa berjalan dengan baik. Amin.

Artikel Terkait :

– Hydrea 500 Mg
– Glivec vs Hydrea
– Obat Leukemia Menghilang

“Semua Tulisan Oce Kojiro”

Comments
  1. yuliani says:

    Hi Mas Oce,

    Terima kasih banyak atas doannya ^_^

  2. lydia ulyd says:

    bbrp tmn saya manjalani tindakan BMP spt yg mas oce alami…saya sendiri 3x BMP pada tulang belakang (kiri panggul) alhamdulillah tidak terjadi efak yg negatif dan fatal.

  3. andrian r says:

    hmm … alhamdulillah saya tidak sampai melakukan BMP untuk memutuskan saya Leukimia. Dokter saya mengatakan cukup dilakukan pemeriksaan kromosomm BCR-ABL.

    Narasi yang cukup membuat saya merinding … Tetap semangat !

  4. assalamualiakum mas….
    oalah mas ternyata pengalamannya ga jauh beda ya,kemarin waktu mo bmp suami jg begitu.karena phobia dgn jarum suntik apalagi dgn bor segala makin membuatnya keringat dingin.tp berkat dukungan dan semangat dari temen2 akhirna saya mengantarnya keruangan bmp…dan…setelah jumpa dgn dokter,dia d coba dgn hipno teraphy katanya.saya berpikir suami saya bisa terhipnotis,supaya ga kesakitan.ternyata begitu selesai ……di kamar….akhirnya dia mewek juga mas…….(kasian sih),katanya : sakitnya ga begitu,tp batin akhirnya protes dgn sakit yg bertubi2.saya terus mendampingi dan menyemangatinya mas,sampai akhirnya d bolehkan pulang. dalam hati saya sempat mengumpat sih mas….BMP….BMP…..suamiku tak pernah mengeluh,menangis,….tp gara2 BMP….akhirnya ku saksikan airmata suamiku. tetap semangat !

  5. ocekojiro says:

    Apa yang saya tulis diatas hanyalah pengalaman saya pribadi dan sedikit pengetahuan yg saya dapat dari banyak tanya, karena pada dasarnya saya sangat takut dengan jarum suntik apalagi alat bor. Jadi,,, tidak ada maksud untuk menakut nakuti siapapun yg akan menjalani proses yang sangat penting dalam leukemia ini.

    Saya hanya satu kali menjalani proses ini karena saya pikir tidak ada urgensinya untuk dilakukan berkali2, dan jika ada orang yang telah tiga kali menjalani proses BMP bahkan ada yang lebih dari tiga kali, itu dikarenakan mereka masuk dalam program GIPAP/NOA dimana setiap enam bulan sekali mereka wajib menjalani proses itu, dan sebagai konsekwensinya mereka mendapatkan obat GRATIS dari novartis melalui YKI.

    Kondisi pasien juga berbeda2 meskipun type penyakitnya sama, jadi jika ada yang enjoy2 aja menjalani proses itu hingga berkali kali, tapi bagi saya dan sebagian kecil pasien lain seperti suami dari mbak Indri, itu seperti mimpi buruk yang tidak akan saya ulangi lagi, apalagi saya tidak termasuk pasien yang mendapat bantuan obat glivec gratis.

  6. ROY says:

    berapa biayanya kalo di rs darmais atau rscm mas?
    dan apakah saat ini dikedua rs tsb diatas alat alatnya juga sudah ketinggalan jaman?
    Trims.

  7. ocekojiro says:

    @Roy

    Wah,,, kalau biayanya saya gak tahu mas, tapi jika ingin hasil yg menurut sy paling baik adalah melakukan BMP di RSCM melalui rujukan dari hematologi. Alasannya adalah sampel sumsum tulang yang diambil dari pasien akan dibagi menjadi dua bagian sama banyak, satu bagian akan diuji di hematologi rscm sendiri sedang sebagian lain akan diuji di RS Dharmais. Dan otomatis hasilnya ada dua hingga bisa saling menguatkan satu sama lain.
    Itu jika hasilnya sama,,, tetapi bagaimana jika hasilnya berbeda ?
    “Sampai saat ini belum pernah sy dengar ada hasil yang berbeda dari kedua RS terbaik untuk pengobatan kanker di indonesia itu, dan mudah2an tetap dipertahankan, semoga…

  8. Lien says:

    Mas Oce,
    Berdasarkan hasil tes BCR-ABL, tampak fusi gene bcr abl b2a2 pada amplicon product 310 bp menghasilkan ekspresi protein p210. (bln Juli 2011)
    Saat itu leukositnya 20.000
    Apakah itu sdh menunjukkan pasti CML ?
    Karena setelah hasil itu ayah sy sempat ditawari pemeriksaan BMP… tetapi setelah mendengar proses pelaksanaan BMP, ayah sy mundur krn takut tulangnya di bor, takut terjadi komplikasi.. mengingat usia nya 75 th.
    Saat ini masih mengkonsumsi hydroxyurea medac 500mg 1X sehari plus allupurinol untuk asam uratnya.
    Apakah BMP harus dilakukan untuk memastikan diagnosa?
    Atau cukup dgn tes bcr-abl sj sdh cukup ?

    @Adrian R : mohon comment
    krn sy lihat mas adrian juga tidak tes BMP

  9. ocekojiro says:

    @Lien
    Wah,,, saya tidak faham dg hasil morfologi test itu, namun setahu sy ada tiga bentuk fragmen bcr diantaranya adalah P210, jadi kemungkinan besar memang betul CML.
    Namun perlu juga diketahui bahwa BCR-ABL itu hanya uji kromosom philadelpia, dan tidak bisa menjelaskan type selain CML. sedangkan dokter melihat kondisi fisik anda secara langsung yg mungkin sudah menunjukkan tanda2 perubahan type CML ke AML atau naiknya fase dari akselerasi ke fase crisisblast (Mudah2an tidak). Dengan indikator fisik yg (mungkin) sudah sangat mengkhawatirkan dengan perut (limpa) yg membesar dan HB yg kerap anjlok padahal jumlah leukosit cuma 20.000 saja.

    Saran saya,,, Segera BMP untuk mengetahui type yg pasti sekarang ini agar pengobatan bisa lebih terukur dan tepat sasaran.
    Tetap smangat…

  10. Makasih mas oce

    Mbak Lien,
    Saya sendiri tidak tahu persis apa alasan dokter saya ‘tidak’ mewajibkan untuk melakukan BMP. Beliau hanya meminta saya untuk melakukan pemeriksaan BCR-ABL saja. Itu sudah cukup. Sedangkan beberapa teman saya, misalnya di Jakarta(atau bahkan mungkin semuanya ya ? wallahualam) ‘diwajibkan’ untuk melakukan BMP.

    Pernah saya diskusi dengan seorang pasien, ‘katanya’ pemeriksaan BMP itu adalah jenis pemeriksaan yang dilakukan ‘jaman dahulu’. Saat ini, sudah cukup bisa dilakukan dengan pemeriksaan BCR-ABL. Wallahualam.

    Hanya memang sayangnya, kalau saya lihat hasil dari pemeriksaan BCR-ABL bulan januari 2011 saat pertama kali saya terdeteksi CML, hanya tertera ‘+’ saja atau ada temen saya yang sudah 1 tahun terapi glivec kemudian melakukan pemeriksaan BCR-ABL lagi hasilnya menjadi ‘-’

    Beberapa hari yang lalu (1-2 minggu yll), di milist asiancmlsupportgroup ada pasien CML yang mem-posting mengenai hasil pemeriksaan BCR-ABL nya di India. Beliau menyebutkan hasilnya ‘+’ dengan nilai nol koma sekian, dan pemeriksaan BCR-ABL 6 bulan berikutnya menjadi turun ‘+’ nol koma sekian (lebih kecil), dan pemeriksaan berikutnya menjadi naik ‘+’ nol koma sekian (lebih besar daripada yang kedua, tetapi lebih kecil daripada yang pertama). Wallahualam.

    Saat ini saya juga masih sedang belajar. Beberapa teman memang menyarankan untuk melakukan BMP seperti yang disarankan mas Oce juga. Hanya saya ‘belum’ berani. Karena selain masih ‘ngeri’ juga karena beberapa efek samping yang mbak sebutkan juga. Contoh, teman saya ada yang sudah melakukan BMP dg lokasi pengambilan sample di dada, sekarang ‘katanya’ kalau lagi nafas panjang karena kecapean misalnya, agak sakit. Wallahualam.

    Semoga membantu.

  11. Mbak Lien,

    Mungkin bisa gabung di milist asiancmlsupportgroup sehingga pertanyaan mbak mengenai pernyataan
    “fusi gene bcr abl b2a2 pada amplicon product 310 bp menghasilkan ekspresi protein p210″ dst bisa dijawab oleh moderator nya. yang saya tahu moderatornya adalah Caregiver yang juga seorang ‘ilmuan’ di bidang farmakologi/farmasi (wallahualam, CMIIW). Beliau seorang Ph.D

  12. Lien says:

    Akhirnya comment yg kutunggu dari Mas Adrian muncul juga….. habis dijawil Mas Oce ya?
    Makasih buat keduanya.

    Yang sy dengar pengambilan sample BMP yg sekarang, semua di tulang panggul.
    Tidak lagi di tulang dada.
    Setelah lihat video proses BMP di google, jadi tambah ngeri aja.

    Melalui tanya jawab dgn beberapa dokter, memang ada yg menyatakan cukup dgn BCR-ABL bisa diketahui CML.

  13. maysami says:

    Enam th yg lalu saya juga pernah menjalani pemeriksaan BMP tapi pada saat itu saya sama sekali tidak tau mengenai apa dan bagaimana pemeriksaan itu dilakukan jadinya saya sama sekali tidak merasakan ketakutan untuk melakukan tes itu.
    Pada saat akan melakukan tes dokter memberi pilihan pada saya untuk mengambil tes di bagian dada atau dr tulang belakang saya….spontan saja saya memilih untuk mengambil tes dari bagian tulang belakang saja karena jika tes itu diambil dari bagian dada,saya pasti akan melihat apa yg dilakukan dokter dan dalam bayangan saya itu pasti akan menakutkan sekali.
    Pada saat pengambilan tes itu saya tidak merasakan sakit perih akan tetapi saya merasakan ngilu pada saat pengambilan tes itu sampai saya mengeluarkan air mata.
    Saya bersyukur karena ternyata ngilu yg saya rasakan itu tidak berlangsung lama karena pengambilan sampelnya pun tidak lama :-)

    Tetap semangat demi kesembuhan ^-^

  14. Noer27 says:

    Numpang tanya berapa sih biaya untuk tes BMP ? tolong bantuannya trims

  15. ocekojiro says:

    @Marsami
    Terimakasih sudah berbagi.

    @Noer27 says
    Saat ini mungkin sekitar 500 ribu rupiah, jika di rs swasta mungkin lebih mahal lagi.

  16. Agus Auriandi says:

    Assalamu alaikum Wr. Wb.
    Salam kenàl mas oce…
    Anak saya umur 4,9 bulan, berdasarkan hasil tes darah dijumpai sel muda limfoid (limfoblast?) +- 5 %. Jumlah meningkat dan dianalisa bisitopeni + leukositosis ALL. Dan dianjurkan buat tes BMP dan kemo di RS Dharmais. Sàya di pontianak kal- bar, kira2 brapa biayanya sekarang dan dokter menganjurkan saya menjadi anggota Yayasan Kanker Anak jadi bisa dapat bantuan biaya pengobatan. Apa mas oce ada saran lain? Trima kasih sebelumnya,…

  17. Agus Auriandi says:

    Ralat mas oce, umurnya 4,9 tahun…

  18. ocekojiro says:

    @Agus Auoriadi
    Walaikum salam Wr Wb.
    Kalau biaya,,, menurut saya memang butuh pengorbanan yang besar tetapi sangat tidak bijak jika kita membicarakannya sekarang karena (maaf) banyak orang tua yg mundur teratur setelah membayangkan betapa besarnya kisaran biaya untuk pengobatan anak kandungnya sendiri dan akhirnya memutuskan berobat ke alternatif saja yg buntut2nya cuma dikibulin dan diporotin sama orang2 yg tdk bertanggung jawab jika kita salah dalam memilih pengobatannya bahkan berakibat fatal bagi keselamatan si anak.
    Anjuran dokter anda sudah benar,,, ada beberapa yayasan yg akan membantu jika anda mau datang untuk mendaftarkannya seperti YKAKI (Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia) karena putra anda masih anak anak atau bahkan di Darmais sendiri ada YOAI (Yayasan Onkologi Anak Indonesia) yg berkantor di lantai 4 Rs tersebut.
    Kuatkan hati untuk bisa menerima cobaan ini karena sebuah cobaan itu bukan hanya tertuju pada si sakit saja tetapi kepada kita semua orang orang terdekatnya.
    Trimakasih
    Salam.

  19. Agus A says:

    Makasih mas oce…
    Masalah biaya bukan saya mau hitung2 biaya buat pengobatan anak sendiri, sya harus realistis karena tinggal jauh di kalimantan jd saya pengen dapat gambaran brapa biaya buat proses di atas jd saya bisa mengusahakan dananya. Daripada saya berangkat ke jkt cuman modal nekat, kan bukan mlah menyelesàikan masalah. Trim atas tanggapannya…

  20. ocekojiro says:

    @Agus
    Mohon maaf,,, kemarin saya menanggapi pertanyaan anda mungkin dengan sedikit emosional. Sejujurnya saya hanya sedih dan hanya kebetulan saja anda yang saat ini anda yang bertanya sehingga kesedihan yang terakumulasi dalam hati saya tiba tiba keluar begitu saja tanpa terkontrol, karena buanyak sekali orang yg menelepon saya dan bertanya tentang biaya pengobatan lalu setelah saya beritahukan dengan perkiraan yang minimal saja ujung ujungnya dengan berbagai alasan mereka mundur teratur lalu hanya memberikan perawatan sekedarnya kepada mahluk mahluk yang masih lemah yang tak lain adalah titipan dari Allah…
    Saya memang tidak bermaksud menyamaratakan anda dengan orang lain,,, sebaliknya jauh dalam lubuk hati saya yang paling dalam,,, saya selalu berharap bahwa anda adalah salah satu dari orang orang pilihan yang dapat mengemban amanat besar ini.
    Sekali lagi saya mohon maaf jika menyinggung perasaan anda …

    Wassalam.
    ocekojiro

  21. Agus Dodot says:

    ass wr wb
    mas oncesaya mau tanya 2 minggu yang lalu adik saya di vonis leukimia aml.dengan kondisi hb dan trombosit turun dratis.waktu masuk rumag sakit sudah tranfusi darah 2 kantong.Hari ini tambah 2 kantong lagi.anjuran dokter harus kemo.Terus terang saya buta tentang kemo tolong mas once terang kan baik dan buruknya kemo.Atau mungkin ada obat lain mohon penjelasan.sampai hari ini adik saya masih di rumah sakit.
    terima kasih mas

  22. ocekojiro says:

    @Agus Dodot
    Begini,,, Kabar baiknya adalah bahwa kemoterapy pada AML dan ALL pada anak anak, prosentase kesembuhannya melebihi dari 50% jika diobati dg cara di kemo, bahkan mayoritas mereka yg sembuh itu tidak kambuh lagi hingga mereka dewasa.
    Sedangkan kabar buruknya kemoterapy terlihat sangat tidak manusiawi dimana tubuh sang anak diguyur dg obat sitostatika sampai batas yang hampir hampir tidak dapat ditoleransi lagi oleh tubuh kecilnya, dan ketika kondisinya berangsur membaik kemudian diguyur lagi dan lagi hingga beberapa sesi dan diharapkan sel sel kanker telah musnah dari sumsum tulangnya.
    Sama seperti kebanyakan orang tua yang lain,,, saya juga sebenarnya sangat tidak setuju dengan pengobatan seperti ini, namun karena pengobatan ini adalah satu satunya cara pengobatan yang masuk akal dan memiliki prosentase kesembuhan yg tinggi, maka dengan sangat terpaksa saya menyetujui pengobatan yg saya sebut dengan ‘pengobatan bodoh’ ini.
    Semoga adik anda tetap kuat dan semangat dan selalu dalam lindungan Allah SWT, amin.

  23. Agus Dodot says:

    adik saya sudah berumur 38 th mas.apakah masih efektif untuk di kemo mengingat biayanya juga mahal.kalo ada pengobatan lain apa jenisnya.adik saya sekarang masih di rumah sakit.kami masih bingung apakah di kemo ato tidak mohon saran dan langkah untuk kebaikan adik kami .terima kasih.

  24. ocekojiro says:

    @Agus Dodot
    Ups,,, maaf, sy kira anda orang yg sama dengan Agus A diatas.
    Jika usianya sudah sudah 38 th, memang harus banyak yg dilihat,,, seperti kekuatan fisik dan mentalnya, semangatnya juga biayanya dan lain lain,,, karena prosentase kesembuhan pasien AML pada usia 40 sangat kecil sekali meskipun kita tidak boleh berhenti berharap.

  25. Agus Dodot says:

    terus apa yang kami lakukan mas.apakah harus kemo ato ada saran lain.kami sekeluarga masih bingung dan ragu .apakah selama ini leukimia aml harus kemo dan apakah bisa sembuh atau bagaimana?kalo ada pongobatan lain tolong kami di beri tahu tolong mas di kasih jalan yang terbaik.terima kasih.

  26. Lien says:

    Akhirnya ayah saya menjalani pemeiksaan ini di sebuah RS di Jkt, Ternyata tidak berhasil didapatkan sample sum sum tulang belakang, karena menurut dokter yang melakukan BMP, sum sum ayah saya sudah kering, memgingat usianya 76 tahun,
    Kalau tahu dari awal mestinya beliau tidak perlu menjalani BMP yang harganya tidak murah.

    Sekarang tiap bulan harus transfusi darah 3 kantong, karena HB nya turun.
    Makan juga tidak mau, katanya tidak ada selera. Kadang mual dan muntah.
    Badannya semakin kurus, turun 10kg sejak di vonis CML pada Juli 2011.
    Bagaimana caranya memasukkan nutrisi buat tubuh ayah saya, karena mengetahui beliau menderita CML, orangnya jadi sensitif dan cepat marah.

  27. ocekojiro says:

    @Agus D
    Itu pengobatan yg saya jalani juga beberapa orang sahabat saya, memang sengaja tdk sy publis karena meskipun beberapa sahabat sy progresnya membaik tetapi belum terbukti bisa menyembuhkan.
    Tetap iktiar dalam mengusahakan dan mencari kesembuhan.
    Salam.

    @Lien
    Saya pikir kita sepakat bahwa tidak akan sia sia sedikitpun apa yang kita jalankan sebagai upaya untuk mencari kesembuhan,,, meskipun hasilnya terlihat masih begitu mengecewakan.

  28. goldwillz says:

    apa bedanya BMP dengan BCR/ABL yah ? ayah saya juga diambil sample sumsum tulang untuk BCR/ABL, dan biaya nya hampir 2jt
    dan btuh waktu sampai 1bulan lebih untuk mengetahui hasilnya , setelah tau hasilnya , memang positif katanya , tapi tidak ada penjelasan seperti BMP yg jelas persentase dan jenis leukimianya yah

  29. Assalaamu’alaikuum wr wb.

    apakabar mas oce?
    lama saya nggak berkunjung ke blog nya mas oceh.
    sejak sekitar 2 tahun yang lalu ketika awal anak bungsu saya di vonis sebangai penyintas leukemia.
    alhamdulillah saat ini protokol sudah ahampir berakhir..
    insyaallah 1 bulan ke depan akan menjalanai BMP di akhir fase kemoterapy.
    lumayan deg-deg an juga nih… ada rasa khawatir kalau-kalau hasilnya tidak seperti harapan..
    tapi insyaallah kami sekeluarga menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT.

    oh iyah, terimakasih saya banyak dapet ilmu dan pengetahuan tentang banyak hal terutama tentang leukemia dan kemoterapi dari blog mas oce ini.

    semoga kita semua selalau beada dalam lindungan dan barokah-Nya

    Aaamiin…

  30. ocekojiro says:

    @Akhiruddin Fahmi

    Alhamdulillah mas Fahmi,,, saya masih baik baik saja dan semoga mas Fahmi dan seluruh keluarga juga selalu dalam lindunganNya, amin. Terutama si bungsu yang akan mendapatkan ‘sertifikat kesembuhannya bulan depan setelah menempuh perjalanan panjangnya menjalanai serangkayan kemoterapi hingga maintenance dan MBP akhir.
    Kalau tidak keberatan tolong colek dan berikan sedikit tipsnya buat mas Wari Sutoyo yang sedang gundah karena putera 1,5 tahunnya akan menjalani kemoterapy waktu dekat ini. Beliau ada di halaman ‘buku tamu ( http://ocekojiro.wordpress.com/buku-tamu/ ) di blog ini. Trimakasih banyak.
    Salam.

  31. OK mas oce..
    senang mendengar kondisi mas oce dalam keadaan baik..
    dan saya ikut mendo’akan semoga selalu dalam keadaan baik..
    dan syafa’at Allah SWT senantiasa mengiringi dan insyallah memberikan kesembuhan..

    Insyallah segera saya coleh mas Wari Sutoyo di page sebelah mas.. :)

    Wassalaam

  32. Wulan says:

    Assalamualaikum wr wb.
    Pak oce dan pembaca lain semoga selalu berada dalam lindungan-Nya.

    Tepat 1 bulan yang lalu, pada tanggal 4 Mei 2012 kakak saya (25 thn) melakukan BMP dirumah sakit Dharmais.
    Dari hasil tersebut dia dinyatakan CML pada fase akselerasi. Kemudian dokter memberikan obat Hydrea untuk dikonsumsi.
    Setelah itu, kondisi kakak saya membaik.
    Perutnya tidak keras lagi bahkan dia sangat segar dan sama sekali tidak terlihat bahwa dia sakit.
    Dari jumlah Leokosit awal 500an ribu, berangsur2 turun.

    2 Mei 2012 21 Mei 2012 2 Juni 2012
    Leokosit 457 ribu Leo 61 ribu Leo 2 ribu (dua ribu)
    HB 8.3 Tromb 900ribu HB 9,6
    Trombosit 596 ribu Tromb 400ribu

    Dan kemaren pada tanggal 4 Juni 2012 dengan kondisi yang sangat segar, dia kembali ke dharmais.
    Pada hari itu dokter yang menanganinya kemudian memberikan hasil BCR-ABL yang harganya mahal itu, dengan kondisi salah tanggal, bulan dan tahun lahir pada kuitansi pembayaran, sementara pada kertas hasil tes salah tanggal pemeriksaan yang harusnya 4 Mei 2012 tertulis 24 Mei 2012.

    Kemudian dokter bilang, untuk selanjutnya kakak saya harus mengkonsumsi Glivec karena kalo Hydrea cuma bisa bertahan hidup 3 tahun (dokternya bilang bgini).
    Dan untuk membantu meringankan harganya, dokter menganjurkan gabung NOA. Gratis Glivec selama 1 tahun tapi untuk 1 bulan pertama bayar. Jadi intinya untuk 1 tahun harus bayar Rp 30juta. Hasil BCR-ABL yang mahal dengan kondisi ‘cacat’ tersebut digunakan untuk memenuhi salah 1 persyaratannya.

    Karena kondisi perekonomian keluarga yang suangat terbatas, ditambah untuk saat ini juga blum di perlukan glivec karena jumlah leokosit kakak saya justru kurang. Sehingga kami putuskan untuk mempertimbangkan dulu tawaran tersebut.

    Yang ingin saya tanyakan,
    Apakah sebaiknya kami mengikuti dokter dengan memaksakan mengkonsumsi glivec yang sangat mahal itu?
    atau
    Bagaimana cara agar kakak saya bisa memperoleh Hydrea tanpa resep dokter?

    Mohon sarannya, karena kami sangat membutuhkan saran dari pembaca lain.
    Terimakasih banyak.

  33. Wulan says:

    2 mei 2012 : Leokosit 457 ribu, HB 8.3 Trombosit 596
    21 mei 2012 : Leokosit 61 ribu, HB (lupa) Trombosit 900ribu
    2 Juni 2012 : Leo 2 ribu (dua ribu), HB 9.6, Trombosit 400ribu

    maaf tertalu panjang.

  34. ocekojiro says:

    @Wulan
    Walaikum salam Wr Wb
    Jika sy analisa dari hasil lab beberapa bulan ini (kayak dokter ahli ajee,,, heheh) terlihat bahwa kakak kamu sudah bisa mengontrol penyakitnya dengab baik, mudah2an bisa seterusnya dijaga agar tidak naik pada fase yg lebih tinggi.
    Keputusan menggunakan glivec atau tetap hydrea sepenuhnya ada pada anda, tidak seorangpun yang boleh memaksa termasuk dokter anda karena glivec yg mahal itu ternyata juga punya kelemahan. Jadi yang paling penting adalah jika anda beralih ke glivec,,, maka harus terus menggunakannya dan jangan pernah mencoba untuk sekali kali menghentikannya atau beralih lagi ke hydrea meskipun semua hasil lab menunjukkan angka yang normal. Sedangkan jika menggunakan hydrea jika melihat hasil lab terahir atau 2 juni maka obat boleh dikurangi bahkan harus disetop agar angka angkanya tidak terlalu anjlok.
    Glivec mempunyai efek seperti antibiotik, jika penyakit masih ada dan kita berhenti sementara menggunakannya maka penyakit akan kebal lalu dosis akan bertambah tinggi atau biasa disebut resisten, dan biasanya jika sudah resis tinggal tunggu waktu saja.
    Saya juga tidak menyarankan anda untuk mencari hydrea tanpa resep yang berarti (mungkin) anda ingin menghindari konsultasi ke dokter, contoh buruk seperti saya yg tidak kedokter bahkan tidak periksa lab sebaiknya jangan ditiru, karena mengingat fase kakak anda masih dalam tahap awal dimana kesempatannya untuk hidup lebih lama daripada saya masih terbuka sangat lebar.

    @Semua sahabat
    Saya juga menulis tentang leukemia di website sahabat saya yaitu cuitcuit dot com http://cuitcuit.com/author/oce-kojiro-20/
    Silahkan berkunjung kesana ya,,, trims.

  35. [...] vonis dokter telah diketuk dengan  sebuah hasil BMP (Bone Marrow Puncture) atau pemeriksaan sumsum tulang belakang, manusia mana yang tidak TAKUT dengan kondisi ini kecuali [...]

  36. susanti says:

    semalam kami ke haemotologist di jaksel dan dokter mengatakan bahwa harus dilaksanakan BMP besok di dharmais. Kami masih bingung karena kami ingin proses BMP dilakukan di Singapura agar hasil dan tindakan lanjutan yang dilakukan dapat diproses lebih baik disana. apakah jika proses BMP dilakukan di dharmais, dan kemudian saat kita check ke singapore pasti akan dilakukan BMP lagi?

    HB papa saya sebesar 7.15 dan leukosit 1,8, trombosit 128.000 limfosit 72

    rencana berangkat ke singapore harus menunggu passpor jadi, sekitar 2 hari kerja, berarti jumat sore atau senin pagi baru jadi. apakah delay seperti itu tidak berdampak apa apa?

    dan lagi, papa saya jatuh kemarin sehingga pergelangan tangannya keseleo dan bengkak lebam.

    mohon bantuan infonya

  37. ocekojiro says:

    @Susanti
    Betul,,, Rs disingpura akan mengulang proses BMP yg pernah dilakukan di rumahsakit manapun diindonesia karena kemungkinan standarnya sejak awal memang sudah berbeda.
    Saya rasa penundaan beberapa hari sampai lebih dari satu minggu juga tidak apa apa selama tidak ada hal yang urgen seperti pendarahan yg tak kunjung berhenti, penurunan hb yg drastis atau pembengkakan lelenjar getah bening di ketiak atau dileher karena menumpuknya leukosit didalamnya.
    Keseleo itu karena adanya pergeseran tulan atau otot, jadi jika pergeserannya sudah diatasi hanya tinggal menunggu pulih saja selama satu dua minggu. Sering sering dikompres dengan kain hangat atau dioleskan ‘trombopob.

  38. Joko Avianto says:

    Pagi bung oce,
    usia ibu saya kan 47thn apakah untuk melakukan BMP ada kemungkinan terjadi kelumpuhan/kebungkukan??
    Karna setau saya semakin tua tulang akan keropos, selain itu apa dengan BMP pasien ada kemungkinan meninggal???
    Tolng ya bung oce.. Thx.

  39. sulastri says:

    wulan…
    assalamualaikum mbak wulan mau tanya nih dosis minum untuk hidroxyurea medaknya sehari berapa kali dan berapa butir?makasih

  40. ocekojiro says:

    @Joko Avianto

    Usia 47 menurut sy masih muda, dan tidak berbahaya untuk menjalani prosedur BMP. Kemungkinan meninggal karena BMP sangat kecil sekali begitu jg kelumpuhan karena selama lebih delapan tahun ini sy belum pernah sekalipun mendapati ada yg meninggal atau lumpuh karewna proses ini. Justru yang seharusnya anda takutkan itu adalah LEUKEMIAnya bukan bmp nya dan pengobatan leukemia tidak akan pernah dilakukan sebelum ada kepastian dari proses ini.

  41. susanti says:

    Pak eco,
    Setelah pp sy didiagnosa anemia aplastik oleh internist di RS Inter’l di Karawaci (19june 2012) dan didiagnosa Leukimia oleh haematologist di RS Inter’l di Jaksel (21june2012),dan diminta untuk BMP di RS Dharmais (22june2012),maka kami memutuskan untuk membawanya ke NUH Singapore (25june2012). Setelah memberikan hasil pemeriksaan darah di Indonesia,maka haematologist di NUH meminta pengecekan darah dan melakukan Flow Cytometry (26/6/12),yaitu untuk menentukan apakah ada/tidaknya sel Leukimia didalam darah (. Hasilnya akan kami peroleh keesokkan harinya.

    Setelah kami tunggu sehari, besoknya (27/6/12) kami menemui dokter lagi dan berdiskusi tentang hasil yang sudah ada,dan hasilnya adalah HB tetap di angka 7,1 WBC naik dari 1,8 menjadi 3,13 (normal 3,4-9,6) platelets naik dari 110 menjadi 155 (normal 132-372) lymphocyte turun dari 78% menjadi 25,2% (normal 25-40%) tapi ada defisiensi folat 15,4 (normal 7-39,7)dan vit B12 150 (normal 179-660), liver baik, ginjal kekeringan karena creatinin 129 (normal 65-125) jadi kalo disimpulkan papa sy kena Megaloblastic anemia (lack of HB because of Vit B12 and Folate deficiency).

    Hasil Flow Cytometri juga dinyatakan TIDAK ada sel leukimia dalam darah,tp dokter melihat adanya keabnormalan sel darah. Dokter memberikan vitamin B12 (mecobalamin 500mcg) dan Folat (folic acid 5mg) sebanyak masing2 30tablet untuk 30hari, dan minta kami melakukan CBC (complete blood count) dalam 1-2 minggu kedepan untuk melihat bagaimana komponen darahnya. Jadi,dokter tidak langsung memutuskan untuk melakukan BMP,karena masih ada faktor lainnya yg menyebabkan komponen darah terganggu.ditambah lagi,pemeriksaan secara fisik yg dilakukan dokter di NUH dan SGH adalah dengan memeriksa semua kelenjar tubuh,mulai dari leher,ketiak,daerah dada,perut dan punggung belakang,dan tidak ditemukan adanya pembengkakan.
    Pemeriksaan fisik ini tidak dilakukan saat pp sy di periksa di RS Jaksel tersebut, dan hanya merujuk pada hasil pemeriksaan darah,langsung diminta untuk dilakukan BMP. Saat ini pp sy istirahat,tidak boleh cape,konsumsi vitamin B12 dan folate seharga SGD 6,5, dan makan makanan yg bisa membantu menaikkan HB seperti jus bit+wortel sehari 2cups, daging sapi/ayam ditim setiap hari, minum susu immunocal yg bs membantu menaikkan imun tubuh, gandum dan buah yang banyak untuk membantu penyerapan vitamin dan zat besi.

    Sekitar 1 minggu lagi, pp akan diperiksa CMC/complete blood count untuk melihat bagaimana komposisi sel darah yang ada. Flow cytometry juga kami dapatkan saat kami sudah berada di Indonesia,dokter NUH langsung menelepon kami dan menjelaskan bahwa hasil Flow cytometri tidka ditemukan sel leukimia,walaupun ada ditemukan sel yang abnormal.tapi itu dipastikan bukan sel kanker.
    Dokter menyarankan agar vitamin B12 dan folate dikonsumsi dan hopefully penyerapan vitaminoleh tubuh dapat maksimal dibarengi dengan diet makanan yang baik. Sekian sharing pengalaman kami bbrp hari ini yang sangat membuat kami menjadi takut akan vonis yang ada. Hal ini diijinkan Tuhan untuk kami lalui agar dapat mengingatkan kita akan apa arti hidup kita didunia.berapa banyak hal baik yang sudah kita perbuat untuk orangtua kita,adik kakak kita dan mengingatkan kita kembali mengenai arti hidup manusia di dunia yang sementara ini.

    Saya sangat terbantu dengan blog pak eco,yang memberika kekuatan,kejelasAn dan sharingteman2 yang menjalani serangkaian proses yang berat ini. Ingatlah bahwa Tuhan tidak akan pernah mengijinkan pencobaan yang melebihi dari kemampuan kita.
    biarlah kita diingatkan untuk memiliki iman sebesar biji sesawi yang sanggup memindahkan gunung,dan dengan iman yang demikian pulalah,maka kita akan dapat bertahan dan dipulihkan.

    Tuhan berkati.

  42. wulan says:

    @ibu sulastri
    Dosis kakak saya sebulan yang lalu 3×2 sehari bu,
    hingga sampai jumlah leokositnya berkurang.

    tapi sekarang udah dikurangi menjadi 3×1 karena jumlah leokosit terakhir kemaren 75ribu

  43. penny indrianti says:

    Apa mungkin sesorang d vonis dokter positive terkena leukemia hanya dengan cek darah biasa saja, tanpa Ada pemeriksaan BMP .. Mhn share Nya

  44. vandyah says:

    @penny indrianti
    Dengan pemeriksaan darah tepi hanya didapat hasil ‘suspect’ leukemia. Sebelum di-BMP belum bisa didapatkan kesimpulan positif terkena leukemia. Itu yang terjadi pada anak saya yang terkena ALL-L2.

  45. ferry says:

    Dear Mas Eco,

    Apakah dengan proses BMP sudah bisa di pastikan sel abnormal darah bisa di temukan. atau lebih ke penyakit leukimia itu sendiri.

    sekedar info meski belum lengkap.

    adik saya dalam 1 tahun ini sudah 3 x di rawat, dengan gejala seperti leukimia. sudah test darah tepi, kesimpulan leukimia akut. tapi belum pasti karena dokter minta untuk di BMP. padahal gak ada keturunan bahwa punya penyakit leukimia. kejadian nya baru 7 bulan lalu. mulai berangsur kondisi tubuhnya menurun. adakah yang tahu setelah BMP. belum tahu lagi hasilnya.. nanti saya update lagi deh..

  46. vennie says:

    @Ferry
    Seingat dan sepengetahuan saya Leukemia bukan penyakit turunan dan tidak diturunkan, apalagi menular. CMIIW

    Mengambil kalimat dari salah seorang teman pengidap Leukemia CML,” This is a gift for me from God!” and he always says to everyone,” Tetap Semangat dan Don’t Ever Give Up !”

  47. Susanti says:

    @ferry:
    sebelum menjalankan tes BMP, saya bawa papa ke singapore untuk initial check up dan hasilnya adalah Vitamin B12 dan asam folat defisiensi. Sebulan lalu, juni 2012, kami sungguh dikejutkan dengan hasil test darah dan vonis dokter di RS Di jaksel dan RS di Karawaci. Dan kedua dokter menyarankan untuk BMP karena menurut pengalaman mereka, hasil test darah demikian sudah pasti Leukimia atau anemia aplastik. Di singapore di test darah lagi dan dilakukan flow cytometri dan akhirnya BMP dibatalkan. Sekarang sudah berjalan sebulan dari hasil terakhir dan kami sufah melakukan pengecekan darah lagi, dan hasilnya stabil dan membaik sedikit. Asal tidak ada gejala seperti lebam, pendarahan dan rasa capek yang berlebihan, mungkin anda boleh mengambil pendapat dokter lainnya.

  48. fani says:

    pak oce sy pnya adik wktu usia 2bln dia ditransfusi darah kaarena hb a rendah wktu usia 5bln lbh dia di transfusi drh lg krena hb a rendah lg di rhhs bndg hrs di bmp . wktu mau di bmp di tlg kaki bwh lutut dia kejang dan akhir a tidak jd tapi pas di eeg hasilnya normal akhhir a dii bmp a ditunda stlh lbrn,ortu syy kawatirr karena ada anak tmn a ayah sy abis di bmp cacat umur a 3 thn.jd klo di bmp ada resiko a apa engga trs apa resikonya ??

    mksh ya pa oce ?

  49. ocekojiro says:

    @Ferry
    Betul kata teman2 bahwa setiap kita punya bakat untuk menderita penyakit ini juga penyakit 2 degeneratif lainnya, bahkan pemicunya konon bisa sangat remeh sekali seperti kondisi tubuh yg kurang vit namun tidak disikapi dg serius.
    Dengan BMP hampir semua kelainan yg berada pd sumsumtulangh dpr diketahui meskipun bisa saja untuk satu dua kasus yg tidak bisa dideteksi karena berbagai hal seperti keringnya sumsum tulang.
    Ok ditunggu updatenya ya,,, tq

    @Fany
    Proses biopsi pd tumor/kanker umumnya mempunyai resiko yg besar karena jika salah melakukan prosesnya bisa menyebabkan pendarahan atau menyebarnya tumor pada jaringan yg masih sehat.
    Sama seperti BMP, proses ini juga memiliki resiko seperti yg pernah sy dengar adalah dapat memicu kanker tulang dan mengakibatkan kelumpuhan permanen.
    Sedangkan unruk anak usia 5 bulan sejujurnya sy belum pernah mendengar/ melihat, sehingga sy tidak tahu apakah proses itu aman atau tidak u dilakukan meskipun dilakukan pd tulang kaki.
    Konsultasikan kepada dokter yg merawat atau kalau perlu cari secondopinion sepertinya langkah bijak.
    Salam.

  50. Fitri says:

    Bgmana dgn anak 4 thn mas,apa sama dgn yg dwasa prosesx.?,tulisanx sngat brmnfaat,…jazakllah khoir..

  51. Sam Sugab says:

    hari ini saya ingin sharing setelah 5 bulan mengikuti blognya mas Oce…

    Awal gejala penyakit anak saya adalah muncul lebam-lebam di kaki (keadaan fisik sehat). Kemudian kami konsultasikan kepada dr. senior d Jember dan didiagnosa kekurangan vitamin K. Namun setelah satu bulan kemudian anak saya tiba2 lemas dan pucat. Untuk itu anak saya kami bawa ke dr. XX Jember jga dan diminta untuk melakukan lab darah tepi. Melihat hasil lab, dr. XX merekomendasikan untuk ditranfusi darah PRC 1 kantong di Jember sebelum berangkat k surabaya untuk dirujuk ke Prof, dr XX (trombosit 3000, hb 3,3 leukosit 21.000)
    Di Surabaya Prof, XX. mendiagnosa CMV. Selama di Surabaya Alula menjalani tranfusi darah prc 1 kantong dan trombosit 8 kantong, Setelah menjalani tranfusi, kondisi darah Alula normal . Namun dua hari sebelum pulang trombosit sudah turun, dua minggu setelah itu hasil lab menunjukkan penurunan.
    Setelah satu bulan keluar RS, Alula kami lab dan kami konsultasikan kembali ke Prof. Bambang. Beliau meminta Alula harus opname (Trombosit 7000) hingga menjalani tranfusi 10 kantong trombosit dan 2 kantong darah prc. Dari diagnosa dokter saat itu anak saya didiagnosa Evan Syndrom. keadaan fisik Alula saat trombosit 2000-10.000 tidak lemas, hanya pucat didaerah kaki. Selama ini Alula TIDAK PERNAH mimisan, pendarahan panjang, gusi berdarah, apalagi pingsan. Menurut Prof… tidak ada pembengkakan limpa pada anak saya
    2 minggu lalu kembali opname karna HB 3,6 trombosit 3000 leukosit 41.000 kemudian kembali tes darah tepi kembali suspeck leukimia akut. dirujuk ke Surabaya untuk BMP

    kondisi secara umum
    1 bulan pertama (8 kantong trombosit 2 prc)
    1 bulan kedua (10 kantong trombosit 2 prc)
    2 bulan ke 3 & 4 (tidak tranfusi, trombosit 5000 diawal bulan ke 3 sempat naik 10.000 awal bulan 4)
    1 bulan ke 5 (tranfusi 2 prc + 2 tombosit)
    bulan ini memasuki pertengahan bulan k 6 sejak anak saya suspeck leukemia

    - selama 5 bulan ini hampir 2 minggu sekali selalu tes darah lengkap untuk mengetahui trombosit, leukosit dan hbnya, disitu saya ketahui bahwa trombosit anak saya lebih sering d bawah 10.000
    - 3 bulan terahir minum “jamu”
    - 1 bulan terahir setiap hari jus brokoli hijau 1 batang diblender kemudian disaring dan diperas. plus buah-buahan diblender kemudian disaring dan diperas
    - sejak awal selalu minum sari kurma juga madu plus habatusauda’

    1…. pertanyaannya, menurut mas oce dan temen2 tanda2 yg saya sebutkan cenderung leukimia atau ada penyakit yg tanda-tandanya seperti leukimia namum bukan leukimia… trus ada ndak yg tau penanganan evan syndrom karena sudah sering nanya mbah google nemu literatur indonesia cuman ketemu 1 yang laen inggris (jadi lama untuk pahamnya….. hi..)
    2…. untuk BMP ada efek samping ndak (untuk meyakinkan saja, walaupun gambaran sudah ada dengan penjelasan mas oce dan temen-temen cuman untuk benar-benar yakin aja, sebelum saya berangkat k SBY membwa anak saya)

    makasih mas Oce… mengutip mas Oce “Tuhan Tidah Pernah Tidur”

    yang menjadi ragu apa BMP ada pengaruh negatif untuk usia ana 4 tahun…

  52. ocekojiro says:

    @Fitri
    Untuk anak usia 4 tahun sy sudah banyak mendengar bahkan melihat secara langsung (anaknya) mesjipun proses BMPnya sy tidak melihat, jadi sy sangat yakin bahwa manfaatnya lebih banyak ketimbang mudorotnya dimana dari proses itulah pengobatan yg terukur dan tepat sasaran akan mulai dijalankan oleh tenaga kesehatan/dokter.

    @Sam Sugab.
    Untuk pertanyaan no 1 sy akan mencoba jawab meskipun sebelumnya sy hampir tidak pernah mau menjawab karena mirip ‘tebak tebak buah manggis, atau dijawab apapun akan membuat yg bertanya menjadi semakin ‘beraneka rasa.
    Dari penuturan anda yg cukup komplek, sepertinya menurut sy bukan leukemia akut, tetapi baru ‘Pre leukemia (MDS) atau bahkan hanya ‘Anemia Plastic dimana masih terbuka kesempatan yg lebar untuk kembali normal/sehat.

    “BISMILLAH,,, atau apapun istilahnya menurut kepercayaan panjenengan, semakin cepat menjalani proses BMP akan semakin baik karena permasalahannya akan menjadi jelas terlihat dan dokter akan melanjutkan pengobatan yg sebenarnya, bukan hanya mengobati gejala yg ditimbulkan saja seperti tranfusi prc n trobst dll.

  53. Sam Sugab says:

    0852343678** nomer saya mas… makasih, jazakallah
    insya Allah ntar malam kita k Sby untuk mendapat pengobatan lebih lanjut termasuk BMP insya Allah karena selama ini memang saya dan keluarga masih ketakutan BMP sma sperti yg lain kayaknya…

  54. yannuar says:

    Pagi Bung Oce,

    Salam kenal, istri saya pagi ini masih proses BMP,krn menurut dokter ada kelainan pada darah yang diindikasikan dari leucosite 109.000 dan pembesaran limpa. Kedepan mungkin saya akan banyak minta info ke Bung Oce.
    Semoga dikasih kesehatan buat Istri saya dan Bung Oce

    Salam yannuar

  55. ocekojiro says:

    @Sam Sugab
    Mohon maaf,,, sy tidak terlalu memperhatikan penjelasan anda bahwa anda sudah melakukan tes darah tepi yg hasilnya hb 3,6. trombst 3000 dan leukosit 41000. Jadi, sy akan tarik kembali jawaban sy pada komentar diatas yg memperkitakan penyakitnya adalah MDS atau anemia plastik.
    Sekali lagi sy mohon maaf dan kita tunggu saja hasil pastinya dari proses BMP.
    Salam.

    @Yannuar
    Salam kenal juga mas Yanuar dan terimakasih banyak atas doanya.
    Salam.

  56. yannuar says:

    Bung Oce, Alhamdulillah istri saya sudah melakukan BMP, menurut saya BMP tidak seperti yang ditakutkan orang (semoga istri saya tidak ada efek samping dari BMP) karena saat ini dia baik2 saja setelah BMP dan semoga hasilnya yang terbaik buat kami sekeluarga, mohon doanya.

    Salam

    Yannuar

  57. Sam Sugab says:

    Sam Sugab:
    bang kemo tuh aman ndak buat anak-anak ?
    kemarin di RS ada seorang teman yang bercerita tentang anaknya (usia 10 tahuan) yang kolaps setelah pemberian kemo ke 2 dan selang beberapa lama tidak mampu bertahan… jadi agak sedikit ngeri juga sich,
    jadi kalau ada temen-temen yang punya pengalaman kemo buat anak kecil share dong sedikit….
    thanks..
    jazakallah..

  58. ocekojiro says:

    @Yannuar
    Sukur deeh,,, semoga hasilnya baik.

    @Sam Sugab
    Sebenarnya kemo pada anak anak tidak jauh beda dengan kemo pada orang dewasa, bahkan lebih menjanjikan kesembuhan karena mayoritas organ organ vital pada anak anak masih relatif baik dan belum banyak mengalami kerusakan sehingga kesempatan untuk kembali pulih setelah mendapatkan guyuran kemoterapy yg panjang, menyakitkan dan terlihat tidak manusiawi itu menjadi modal besar untuk kembali pulih.

    Sejujurnya,,, sejak awal saya sangat tidak setuju dengan pengobatan (bodoh) dengan cara kemoterapy untuk menyembuhkan penyakit2 kanker pada umumnya. Namun,,, karena pengobatan ini adalah satu satunya pengobatan yang paling masuk akal pada era modern ini, maka dengan sangat terpaksa saya menyetujui kemoterapy.

    Salam.

  59. abdul hamid says:

    Askum
    mau tanya mas,hari ini ibu saya sudah menjalani bmp,berapa lamakah rasa sakit di tulang dada itu berhenti mas? Apakah boleh meminm spontan untuk menghilangkan rasa nyilunya mas?
    Apakah seperti itu efek setelah bmp?
    Terimakasih
    semoga Allah memberi kesehatan kepada kita semua
    amin

  60. abdul hamid says:

    Askum
    Mas tolong dong infonya,apakah setelah melakukan bmp,terasa sangat nyilu n cekot2sekali di bagian tulang dada tembus sampai kebelakang dan gigi?
    Soalnya ibu saya baru saja melakukan bmp,dan kalau benar sampai berapa lama rasa sakitnya hilang?
    Terimakasih

  61. ocekojiro says:

    @Abdul Hamid
    Biasanya,,, rasa ngilu dan sedikit nyeri hanya terjadi keyika alat bor dimasukkan menembus tulang dan ketika sumsum disedot masuk kedalam tabung saja. Setelah itu tidak ada lagi rasa ngilu apalagi sakit yg berkepanjangan.
    Jika benar hal tersdebut diatas dialami oleh ibu anda sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter yg merawat atau bahkan langsung kepada dokter yg melakukan proses BMP tersebut karena bisa jadi ini adalah efek samping yang bisa saja timbul atau bahkan sebuah kesalahan prosedur seperti belum dilakukannya anestesi sebelum dilakukan pengambilan sungsum atau karena sebab lainnya.

    Pengambilan sumsum pada tulang dada belakangan ini memang tidak dianjurkan karena hampir 99% penderita leukemia untuk type CML bahkan juga beberapa type yg lain akan merasakan ngilu atau nyeri bila tulang dada ditekan dengan jari sehingga rasa ‘nyeri tekan tersebut bisa dijadikan indikator awal seseorang mengidap leukemia sepereti yang pernah sy tuliskan DISINI : http://ocekojiro.wordpress.com/2010/08/04/deteksi-leukemia-cml-dalam-hitungan-detik/

  62. arief says:

    mas oce,
    saya mau tanya anak saya umurnya 4,4 tahun. Tapi kelihatannya terlalu gampang sakit, sering mengeluh pusing..yang saya mau tanyakan apakah anak saya menderita leukimia ato bagai mana. Dulu sudah pernah dicek darah katanya kemungkinan ada gejala typusnya.
    terus sel darah putihnya lebih banyak dari sel darah merahnya. Tapi dokter tidak menyebutkan anak saya itu menderita apa mas..Kira2 untuk biar lebih jelasnya tindakan apa yang perlu saya lakukan ya mas?

  63. robin says:

    resiko/efek samping dari BMP apa ya ?

  64. ocekojiro says:

    @Arief
    Sy pikir wajar saja jika dokter tidak menduga leukemia karena faktanya penderita penyakit ini sebenarnya tidak banyak dan ketika ada gejala typhus biasanya sel darah putih (leukosit) meningkat lebih banyak untuk pertahanan diri dimana disitu sudah menunjukkan bahwa orang tersebut sebenarnya sehat dan normal.
    Sedangkan untuk gampang sakit dan sering mengeluh pusing sebaiknya dicari tahu derngan konsultasi ke dokter, atau jika ingin sekedar ngilangin penasaran boleh juga periksa darah (Hematologi lengkap) yg biayanya cuma 70 ribu dan dari situ jika ada indikasi awal leukemia sudah bisa terlihat.

    @Robin
    Saya pikir tidak ada efek samping dari BMP, kalaupun ada itu jarang sekali dan hanya kasus perkasus saja karena sama seperti kita diambil darah atau bahkan donor darah dimana tubuh akan menggantikan cairan yg keluar tadi dengan yg baru. Begitu juga dengan sungsum yg diambil keluar akan dengan otomatis digantikan dengan yg baru oleh tubuh.

  65. Rr. Kuswardhani says:

    Yth Bang Oce…

    senang bisa membaca semua tulisan anda…. saya hanya mau menanyakan bahwa beberapa waktu yg lalu saya juga melaksanakan Proses BMP di salah satu RS Pemerintah… karena kondindisi sakit saya yaitu pembengkakan Limpa… Waktu itu saya akan menjalani pengangkatan limpa tersebut. Pada pemeriksaan pertama HB saya 8.6 Trombosit 51 ribu, trus sayanditranfusi darah 2 ktg dan 3 ktg tromboisit.. hari kemudian hasilnyua hb saya 10.7 trombosit menurun 47 ribu. saya ditranfusi trombisit lagi 4 ktg.. hsilnya menurun lagi 42 rb.. akhirnya saya dipriksa khusus dr penyakit dalam.. saya ada diberi beberapa suntikan dan obat.. satu hari kemudian trombosit saya mencapai 50 rb.. sehari kemudian trombosit saya hanya40 rb.. trus dokter menyarankan untuk BMP… dan dari dokter menyatakan bahwa produksi darah saya sudah cukup dalam arti bagus.. cuma sampainya ke tulang kering sangatlah berkurang… waktu itu dokter tetep menyarankan untuk operasi pengangkatan limpa.. dan saya belum bersedia.. akhirnya saya APS dari RS waktu saya sudah di putuskan untuk tetep operasi pengangkatan limpa.. Barangkali Bang Oce ada saran obat apa yang kira2 bisa menyembuhkan sakit saya tanpa harus operasi.. trimakasih atas jawabannya.

  66. ochi says:

    Siang ka Oce,,,,
    9 bln yg lalu saya di diagnosa Dr. terkena leukimia. baru d perkirakan type CML, usia saya 24th tapi saya blm mnjalani proses BMP, Dr. menyarankan agar segera melakukun BMP. tapi say takut. HB saya skrg 8,5 leukosit sktr 250rb lbh,dlm 9 bln ini saya sudah 3 kali dirawat di RS karena kondisi saya yg ngdrop. kepala saya sering sakit sekali tubuh saya pun sangat lemah,berat badan saya yg tadinya 52kg mnjdi turun sampai sekarang 44kg… Limpa saya membengkak. sekarang saya rutin minum obat Hydrea yg di sarankan Dr. kadang saya merasa jika saya rutin meminumnya limpa saya agak sedikit mengempis tapi jika saya tidak mnm obt tsb limpa saya jdi brtambah bengkak. Hydrea sulit sekali utk di dapat dan harganya pun mahal,
    Dulu saya pernah ke RSCM dan menyetujui utk dilakukannya tindakan BMP yg diperkirakan biayanya sekitar 5juta. setelah saya pulang dan saya berfikir kembali, saya batalkan untuk melakukan tindakan BMP. apakah proses BMP itu mengerikan dan sakit ka Oce..? berapa lama proses tsb berlangsung?? saya dengar setelah melakukakn tindakan BMP akan lumpuh? benar gk?? apakah ada harapan saya sembuh???

  67. ocekojiro says:

    @Rr Kuswhardhani
    Jika tidak salah,,, kemungkinan penyakit kamu adalah ITP( tolong koreksi jika sy salah).
    Pada orang dewasa memang jarang sekali karena biasanya adalah anak anak dan penanganannya sedikit rumit sehingga banyak dokter mengambil jalan pintas utk membuang organ limpa.
    Perlu juga diketahui bahwa setelah limpa diangkat tidak serta merta penyakit hilang karena ada obat yg HARUS dikonsumsi seumur hidup untuk menggantikan fungsi organ yg dihilangkan tadi.
    Kemungkinan utk tidak membuang organ limpa menurut sy bisa bisa saja selama kamu bisa menaikkan kadar trombosit dg alamiah.
    Tolong buka email kamu karena sy tulis saran saya disana.

    Smangat !

    @Ochi
    Siang juga Ochi.
    Begini,,, BMP hanya untuk menentukan kepastian leukemia dan typenya saja, dan jika sudah bisa ditentukan typenya melalui BCR-ABL (uji kromosom) tidak perlu lagi menjalani BMP apalagi biayanya sampai 5 juta.
    Sekilas,,, saya juga yakin type leukemia kamu adalah CML karena sy berpedoman dari rentang waktu yang panjang itu (9 bulan) jadi,,, menurut sy anda tidak perlu BMP namun obatnya saja yang dikonsumsi sesuai kondisi darah kamu sehingga bisa dicapai kondisi yang prima dan bisa beraktifitas layaknya orang sehat.
    Jika sudah bisa seperti itu penggunaan hydrea tidak sebanyak saat sekarang ini dan otomatis pengeluaran bisa ditekan seminimal mingkin.
    Oya, jika hydrea terlalu mahal kan bisa cari yang merek cytodrok atau MEDAC.

    Smangat ya Ochi…

  68. Rr. Kuswardhani says:

    Yth Bang Oce…..

    Maaf Bang Oce…. kayaknya emailnya kock gak ada yach.. apa bisa diemail ulang saran2 dari bang Oce untuk kelanjutan penyakit saya…. trimakasih sebelumnya

  69. rendy kurniawan says:

    dengan hormat
    sy prnh sakit hampir 1 thn lamanya dan berobat kesana kemari,lombok,surabaya,jakarta.
    sy terus berusaha demi kesembuhan.awalnya sy sakit terjadi secara tiba- tiba,tangan sy membiru,perut sy sakit dan keram.setelah kermh skit dan cek darah,ternyata lekosit sy tinggi mencapai 20.000,dokter bilang sy kena radang tenggorokan,tp setelah minum obat slma 4 hari sy semakin sakit,badan sy demam,nyeri sendi seluruh tubuh,keringatan,tiap mlm tidak bisa tidur.

    akhirnya sy kembali lg kermh skt dan langsung di opname selama 1 minggu,dokter bilang sy kena tipes,,tp hampir 2 minggu sy di rmh skt blm ada perubahan, bahkan lekosit sy msh tinggi,segala mcm obat di suntikan dan sy minum,seperti obt antibiotik penurun lekosit.
    sy sudah ronsen,usg,tp semua organ tubuh sy normal,akhirnya sy pindah rmh sakit lain,dirmh sakit yang baru dokter spesialis penyakit dalam berkesimpulan penyakit sy ini mengarah ke gejala LEUKIMIA.
    sy akhirnya disuruh priksa darah,untuk pemeriksaan BCR-ABL,PHILADELPIA CROMOSOM,SEL DARAH TEPI,DARAH LENGKAP,MASIH BaNYAK LAGI,sy dirujuk kesurabaya untuk pemeriksaan ini semua dan hasinya 1bln lg,untuk sementara sy berobat pake herbal,tp sy sembuh hanya sebentar dan sy kembali masuk rmh skt swasta disurabaya,sy ditangani oleh seorang dokter ahli darah,dia sudah berikan sy obat bagus untuk turunin lekosit tp tak ada perubahan,selama 1bulan sy dirmh sakit,akhirnya hasil laboratorium keluar dan ada mslh di BCR-ABL tp blm tentu mengarah ke LEUKIMIA,sy terus bertahan,berdoa dan bersabar smua penyakit datang dari ALLAH dan disembuhkan olehnya.
    saking ketidak jelasan penyakit sy,sy pun plng ke lombok,,sy tidak bisa lepas dari obat penahan sakit,antibiotik,sy hampir lumpuh saking sakitnya.
    jalan satu-satunya untuk memastikan sy leukimia ato penyakit lain di anjurkan untuk pemeriksaan sum-sum tulang.
    dr lombok sy kejakarta,masuk rmh skt dijakarta…langsung opname untuk pemeriksaan ulang.
    hari jumat sy masuk ruang oprasi untuk pengambilan sumsum tulang dan biopsi,
    dada sy dibersihkan dan disuntik bius lokal sekitar dada,sy tanya sama dokter kenpa didada dokter,dia bilang klo dia paha ato pinggul entar tidak bisa tidur,akhirnya dada sy dibor dan disedot,kluar cairan warna kuning,sakitnya bukan main,kurang dari 30menit sy dah boleh kluar.
    sambil menunggu hasil,sementara dokter kasih sy obat GLIVEC,HIDREA.
    sy memutuskan pulang kelombok,dan sy terus berdoa,shalat,memohon kesembuhan sama allah didampingi seorng ustat yg bs menyembuhkan segala macam penyakit jika ALLAH berkehendak.
    ternyata sy mendapat mujijat,Penyakit yg sy rasain hilang begitu aja dalam hitungan hari.
    hasil laboratorium pun saya tidak ambil.
    ternyata akibat pengambilan sumsum itu sekarang menimbulkan efek samping,kaki sy kadang-kadang lemas,dada sy kadang nyeri,pinggul sy sring sakit,mungkin benar efeksampingnya adalah kelumpuhan,tapi semoga tidak benar.sekian dan terima kasih.

  70. ocekojiro says:

    @Rendy Kurniawan

    Bukannya sy mau mendiskreditkan ustadz yang membantu dalam penyembuhan penyakit anda, juga klaim dari anda bahwa anda mendapatkan mukjizat karena dalam hitungan hari penyakit anda sudah berhasil di hilangkan, menurut saya anda sebenarnya BELUM SEMBUH !!
    Dari cerita anda yang cukupmembingungkan diatas, sy yakin sekali bahwa sebenarnya leukemia anda belum benar benar sembuh, terlebih lagi hasil laboratorium anda tidak di ambil karena dari hasil itulah secara umum dapat dilihat sembuh atau tidaknya seseorang. Kemungkinan besar membaiknya kondisi anda ketika itu akibat penggunaan glivec/hydrea yg dapat menurunkan kadar leukosit dlm tubuh anda, dan ketika anda menghentikan obat,,, leukosit anda kembali membanyak dengan ditandai beberapa ciri ciri yang menurut pendapat anda sebagai efek samping dari BMP diatas seperti lemas, nyeri dada dan nyeri pinggul.

    Saran saya, cobalah periksa darah (hematologi lengkap) yang biayanya cuma sekitar 70 ribuan itu, karena dengan pemeriksaan tersebut secara umum dapat dengan mudah dilihat apakan penyakit anda sudah sembuh atau tidak.
    Salam.

  71. abdul hamid says:

    askum

    4th yg lalu ibu sy terkena stroke ringan karena penyempitan saraf,sekarang mengeluh kadang pusing cekot2 dan mumet. perut sebelah kiri agak keras krn pembengkakan limpa dan trombosit tinggi. tiga minggu yg lalu dicek sumsum dan hasilnya normal. hasil trombosit satu bulan yg lalu mencapai angka 1200000 dan satu mingu yg lalu turun menjadi 757000 tanpa obat.
    kira-kira gejala penyakit apa ya mas oce, mohon sarannya dan terima kasih.

  72. ocekojiro says:

    @Abdul Hamid

    Walaikumsalam WrWb
    Kalau boleh tahu dimana anda melakukan pemeriksaan sumsum tulang ?
    Dan tolong tuliskan hasil BMP yg menurut anda normal itu,,,
    Oya, hasil hematologi lengkap minggu lalu juga tolong dituliskan dg lengkap seperti HB, Leukosit, hematokrit dll jangan hanya trombositnya saja.
    Satu lagi,,, apakah ada rasa nyeri jika tulang dada (tepat ditengah tengah dada) ditekan dengan jari telunjuk ?
    Trims.

  73. abdul hamid says:

    di rsu dr.soetomo surabaya,hasilnya ad di rumah,itu pernyataan dari dokternya. kalau tulang dada ditekan belum tau.
    oy satu lg mas,setelah bmp kok perut dibawah dada agak keras sedikit dan setelah makan cepet kenyang dan nafas agak terengah-engah. apaefek dr bmp mas? sebelum bmp kondisinya biasa aj.
    terimakasih penjelasannya

  74. risky soraya kamilla says:

    assalamualaikum mas, ayah saya 2 hari yg lalu di diagnosa sama dokter bahwa beliau terkena leukimia tetapi dokter bilang leukimia yg diderita oleh ayah saya tidak akut jadi insyaallah masih bisa di sembuhkan. dokter tidak mengatakan untuk melakukan BMP. dokter tidak mengatakan leukimia jenis apa yg skrng diderita oleh ayah saya. kira2 leukimia yg di derita ayah saya masih bisa di sembuhkan hanya dengan pengobatan yg sekedar suntik ini dan itu (saya lupa namanya apa) ? apakah saya harus tetap melakukan BMP untuk mengetahui hasil lebih lanjutnya ? terima kasih :)

  75. Joel Absol Pandakom says:

    Assalamu’alaikum…mas oce salam kenal, pada hari Rabu, 07 Nov 2012 istri saya melakukan BMP di RS. MH Palembang. Hasinya diambil pada hari Selasa, 13 Nov 2012, di KESAN : (tertulis) Peningkatan Seri Eritroit. Yang ingin saya tanyakan apa maksud dari kesan tersebut, trims

  76. ocekojiro says:

    @Abdul Hamid
    Itu pembengkakan limfa mas,,, bukan karena efek dari BMP. Mungkin sebelum BMP tidak terlalu kentara namun ketika jumlah leukosit dalam darah terus meningkat karena belum dimulainya pengobatan maka pembengkakan limfa akan semakin cepat.
    Biasanya, selama menunggu hasil BMP pasien diberikan hydrea untuk sekedar menjaga agar pembengkakan limpa tidak terlalu ekstrim dan leukosit tidak terlalu tinggi.

    @Risky Soraya
    Sepertinya amat tidak bijak jika dokter anda mengatakan hal seperti itu,,, Dokter2 ahli di Singapura maupun di Eropa sekalipun membutuhkan penegakan diagnosa melalui BMP maupun pemeriksaan laboratorium lainnya seperti BCR-ABL (uji kromosom) sebelum memvonis seseorang dengan leukemia, apalagi jika bukan akut berarti kronis,,, dimana hampir tidak ada penderita leukemia kronis (termasuk saya) yang bisa disembuhkan kecuali mereka yg menjalankan transplantasi sumsum tulang.
    Saya bukannya mau menakut nakuti anda atau siapapun, tetapi sebaiknya andalah yang seharusnya lebih berinisiatif untuk melakukan BMP jika dokter anda masih bersikap seperti itu.

    @Joel Abson Pandakom
    Walaikumsalam WrWb.
    Mohon maaf mas Joel,,, saya tidak faham dengan morfologi hasil BMP karena sedikitpun saya tidak pernah mendapatkan pendidikan tentang laborastorium kesehatan atau apalah istilahnya. Jadi,,, dikonsultasikan saja dengan dokter yang merawat istri anda.
    Salam.

  77. didi says:

    Apakah test BMP selalu dikaitkan dengan leukimia? Anak saya berumur 3,5 tahun dan diharuskan menjalani test BMP. Trombositnya hanya 33.000 hb 9 sedangkan leukositnya normal. Tetapi terjadi pembengkakan pada hati dan limpa. Apakah anak saya sudah bisa dipastikan leukimia?

    Mohon pencerahannya

    Salam

    Didi
    Cibinong bogor

  78. ocekojiro says:

    @Didi
    BMP bukan mutlak untuk yg terindikasi leukemia, namun berbagai penyakit yg berkaitan dengan darah atau adanya kelainana pada darah biasanya disarankan untuk menjalani proses ini.
    Jika dilihat dari adanya pembengkakan hati dan limpa,,, sebaiknya memang sudah waktunya untuk menjalani pemeriksaan BMP agar dapat dipastikan apakah ada kelainan pada darah atau karena sebab yg lain.
    Salam.

  79. yuni l says:

    assalamualaikum, ibu saya baru saja menjalani BMP di sarjito dan dilakukan di dada. Saya tdk tahu menahu soal proses trsbt makanya km sepakat karena pgn tahu apa yg menyebabkan lebab hitam pada kulit, cek hb partama 7.8 leu 1600, tromb 21.000, lgsg masuk rumkit dpt transfusi 1 kolp, trus evaluasi stlh 3hari hb 10, trom 41rb, stlh 1minggu dirumah dgn konsumsi makan yg bgus, tmbh klorofil dan gamat periksa lg hb 11, leu 3600 dan tromb 1600 dan dianjurkan BMP. Hasilnya ada kelainan di sumsum tulang yg tdk memproduksi darah. Sy kurang bgt paham . . . Mgkin bisa mas oce ksh penjelasan dan pengobatannya. JAZAKALLOH

  80. ocekojiro says:

    @Yuni
    Bagaimana bunyi (morfologi) hasil BMP ibu anda tsb?
    Dan sebelum menjalankan BMP apakah sudah menjalani pemeriksaan darah tepi?

  81. Geno barca says:

    Mas blh Nanya apa apakah setelah pengambilan cairan pada sum-sum tulang blakang. Apa yg mas rasakan skg? Dan apakah pengambilan tersebut dapat mempengaruhi aktivitas sehari2 gak? ( ada efek samping gak ke Don?)

  82. indra says:

    mau nanya mas,apakah betul proses bmp sekarang tidak boleh dilakukan di dada? apa resikomya kalau tetap dilakukan.trims

  83. ocekojiro says:

    @Geno Barca
    Tidak ada efek samping yg sy rasakan dan tidak mempengaruhi aktifitas sehari hari bahkan sampai hari ini.

    @Indra
    Sebenarnya sih bukannya tidak boleh,,, tetapi tidfak disarankan, namun karena relatip lebih mudah dan ketersediaan alatnya juga lebih simpel maka masih banyak yang melakukannya hingga hari ini.
    Sedangkan resikonya,,,, bisa dibilang hampir tidak ada resiko yang membahayakan hanya saja karena sang pasien dapat melihat langsung prosesnya jadi terkesan lebih mengerikan.

  84. ayu says:

    Mau tanya mas,
    ibu saya 72th, hasil cek up lansia menurut komen dr umum di lab kemungkinan dari hasil cek darah adalah leukimia.
    leukosit 169.1 ; trombosit 1384, hb 8
    dr umum di lab tsb menyarankan untuk cek ke ahli darah. tetapi saya mengkhawatirkan karena diperlukan bmp test yang mengingat umur ibu sangat tidak memungkinkan.
    mohon saran.

  85. ocekojiro says:

    @Ayu
    Menurut saya, tidak usah BMP tetapi jika tidak keberatan test ‘darah tepi saja, Dari sana bisa diketahui apakah beliau mengidap leukemia atau bukan meskipun masih dini sekali.

    Mudah mudahan saja tidak ada apa apa dan beliau hanya mengalami gejala penyakit karena usia yang sudah sepuh dimana produksi darah, trombosit dan pertahanan tubuhnya memang semakin berkurang seiring bertambahnya usia dan itu adalah alami.
    Salam.

  86. sigit says:

    bang mau nanya ni,
    nilai normal BMP dalam darah berapa y?

  87. Daniel Carnias Tarigan says:

    Sekedar numpang sharing ya Bang ocekojiro, I’m survivor of AML M5, tes darah tepi dan BMP di pertengahan Desember 2012, mulai kemoterapi akhir Desember 2012, sudah menjalani kemoterapi tiga tahap (2 tahap induksi dan 1 tahap konsolidasi) selama kurang lebih 3,5 bulan.

    Senin, 22 April 2013, tes darah tepi, hasilnya tidak ditemukan sel blas, puji Tuhan! Minggu depan baru dilakukan tes BMP, semoga hasilnya sama baik dan bahkan lebih baik.

    Bagi teman-teman yang sudah 100% terdiagnosa Leukemia, JANGAN takut dengan apa yang dihadapi! Tetap semangat, optimis, berpikiran positif, dan tertawa! Okay?! =D

    Salam sejahtera.

  88. dwiana setiyowati says:

    Assalamu’Alaikum Wr Wb.

    Mas Oce saya ibunda dari reenata Annisa Hidayat 2 thn 3 bulan, tgl 25 April sempat masuk ICU dan transfusi darah karena HB 4.4 Trombosit 4000 serta CRP +52 dicek tepi darah ada blast positif sehingga disarankan untuk BMP oleh dr Rinna dari Hermina bekasi

    Tgl 1 May kami BMP di RSCM dengan Prof dr Djajadiman dan hasilnya dikatakan 3 hari kerja yaitu senin 6 May. ketika BMP diambil 2 Tabung 1 tanung di cek di RSCM dan 1 tabung dikirim ke Dharmais

    Tgl 6 May kami ambil hasil BMP, dan yang baru ada dari RSCM dengan hasil Sel Blast tidak ditemukan disarankan BMP ulang :( dan observasi ketat

    kami tanyakan yang dari dharmais belum juga ada hasilnya sampai kmrn baru ada tgl 10 May dengan hasil ALL-L1 blast 47.5% :(

    hari ini 11 may kami akan menemui prof dr Djayusman untuk menanyakan perbedaan hasil BMP ini dan prof dr Djaja ini memang belum melihat hasil dari dharmais

    kami berharap yang terbaik buat putri kami, dan sebelum melakukan BMP saya dan suami browsing dan menemukan blog ini, mohon spare waktu untuk share knowledge kepada kami bisa japri no telp anda mas,

    terimakasih banyak

    Nana

  89. arvi_ase says:

    Salam kenal Mas Oce.. Adanya Blog ini, memberikan informasi yang bagus dan bermanfaat bagi orang2 yang membutuhkan..

    Mohon ijin, saya juga ingin sedikit berbagi..

    Saya di vonis menderita Leukimia (jenis ALL) pada 26 Januari 2013 hanya melalui pengetesan sel darah tepi saja. Pengetesan sel darah tepi dilakukan karena dokter telah melihat adanya pembengkakan/benjolan pada leher saya (8 benjolan akibat pembekakan kelenjar getah bening di leher) dan adanya keluhan rasa sakit di bagian perut (pembengkakan kelenjar getah bening di bagian perut). Kedua gejala tersebut adalah gejala umum penderita Leukimia, sehingga dokter tidak melakukan BMP.

    Berhubung blast saya 83%, saya segera di larikan ke RSK Dharmais untuk di rawat di ruang RIIM (Ruang Isolasi Imunitas Menurun) untuk melakukan kemoterapi. Hasil Kemoterapi 1 (induksi) saya adalah remisi (respon baik), dimana hasil BMP di pinggul (RSCM Kencana hampir Rp.7jt) sel blast saya tinggal 3%. Sebulan kemudian, saya masuk RIIM RSKD lagi untuk menjalani kemoterapi 2 (konsolidasi). Alhamdulillah hasilnya juga remisi, melalui pemeriksaan BMP kedua, sel blast saya 0,5% (nilai normal sel blast kebanyakan manusia 0-1%). Namun demikian, dokter bilang bahwa saya belum terbebas dari sel kanker, saya mesti menjalani maintenance (minum obat oral dan infus) kurang lebih selama 2 tahun dan terus menjaga pola hidup yang bersih.

    Jadi, menurut saya, BMP harus dilakukan pasca pengobatan/kemoterapi untuk mengetahui apakah pengobatan yang telah dilakukan remisi atau tidak, karena hasil BMP lebih akurat di banding pemeriksaan sel darah tepi.

  90. ocekojiro says:

    @Sigit
    Setahu saya BMP tidak ada acuan nilai normal,,, Mohon koreksi jika saya salah.

    @Daniel Carnias Tarigan
    Hmm,,, jika tahap induksi dan konsolidasi sudah dijalani dengan sukses dan hasil BMP menunjukkan 0 % sel blast,,, maka kesimpulannya adalah remisi complete atau SEMBUH TOTAL, meskipun harus menjalani terapy maintenance dengan ‘lumbar puncture selama -+ 2 tahun.
    Selamat mas,,, anda patut bersyukur karena doa doa dan perjuangan anda telah berbuah manis.
    Salam.

    @Dwiyana setyowati
    Perbedaan hasil BMP antara RSCM dan Dharmais pernah juga terjadi dg dua orang sahabat saya, bahkan salah satunya telah ‘tiada karena orang tuanya tidak percaya lagi dg Rs dan memutuskan tidak melanjutkan pemeriksaan dan pengobatan.
    Dari analisa saya yg mengamati kedua kasus tersebut saya melihat kedua kesalahan tsb dilakukan oleh pihak RSCM meskipun pasien hanya bisa menerima dan rs tidak (pernah) mau disalahkan bahkan ketika BMP ulang tetap harus membayar.
    Saran saya,,, jika anda keberatan melakukan BMP ulang sebaiknya yakinkan saja hasil dari Dharmais karena sampai hari ini saya belum pernah melihat ada kesalahan pada pemeriksaan BMP, dan ikuti saran dokter anda.

    @Arvi Ase
    Terimakasih banyak telah berbagi disini,,,

    Sedikit tambahan, ada beberapa kasus yang sudah mengindikasikan kuat kearah type tertentu dengan hanya pemeriksaan darah lengkap dan darah tepi saja, apalagi jika yg memeriksa adalah seorang hematolog senior, namun kebanyakan dokter tidak mau mengambil resiko untuk salah diagnosa yg bisa berakibat salah juga dalam pengobatan sehingga mayoritas BMP dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan pengobatan.

  91. chocovaniela says:

    Dear Mas Oce,
    Hari ini anak laki2 saya umurnya 7thn 8bln, didiagnosa mengidap tumor hati, dgn kesan hasil usg abdomen sangat mungkin malignacy hepar, dan hasil tumor marker AFP nya tinggi sekali (200000). Hematolog anak saya sudah merujuk anak saya untuk dibawa ke rs dharmais, dan jujur saya benar2 tidak mengerti seluk beluk prosedur pengobatan di dharmais. dan kalo dr pertanyaan yg diajukan hematolog anak saya soal kelas perawatan, saya yakin anak saya akan langsung opname.
    Kira2 apa yang bisa saya lakukan supaya anak saya bisa ditangani segera setibanya di dharmais. Terima Kasih :)

  92. Osya says:

    kak Oce disarankan untuk transplantasi sumsum tulang belakang juga gak? kalau pengobatan dengan kemoterapi sepertinya tak ubahnya memasukkan racun ke tubuh kita ya :(

  93. tri mulyanto says:

    Assalamu’alaikum Mas Oce.

    Semoga Mas Oce diberikan kesehatan yang penuh berkah, sehingga bisa menjalani hidup dengan banyak manfaat. Salah satunya tentang semua yang telah ditulis di forum ini.
    Saya berdoa semoga ini menjadi amal baik yang akan menjadi pemberat timbangan kebaikan Mas Oce

    Saya saat ini tengah di uji dengan datangnya kabar bahwa Ibu saya 58th di vonis Leukemia.
    Komponen darah menurun, HB 4,4 , Trombosit 2.000, Lekosit 3.600. Saat itu bulan April. Dan kondisi Ibu pucat dan hampir di sekujur badan bercak biru kemerahan. Kata okter ini karena kurang trombosit. Ibu sampai saat ini sudah tranfusi 40 kantung darah. Dan sampai saat ini sudah 4x opname. Utk yang terakhir kali saya memilih ke RSUD Dr. Moewardi di Solo. Saya dapat info di sana banyak dokter ahli, disamping itu saya juga terbentur biaya sehingga harus mengajukan SKTM (surat ket Tdk Mampu)

    Pada ke-4 kalinya opname ini, Trombosit ibu tidak pernah mencapai diatas 42.000 (ini tertinggi). Dan HB selama sakitnya kondisi pernah normal setelah transfusi darah yakni HB 11. tetapi dalam waktu 1 minggu komponen darah tadi turun kembali.
    Bahkan trombosit setelah tranfusiu 42.000 setiap hari menurun rata-rata hilang 4.000.
    ANehnya saat ini lekosit yang semula normal juga turun.

    Atas semua ini dokter menmgatakan Ibu bukan Leukemia, Tapi pansitopenia atau inmdikasi Anemia Aplastik. Tetapi utk memastikan semua ini dokter menyarankan utk BMP.
    Mas Oce, apakah BMP ini mempunyai dampak artau efek terhadap Ibu jika memang dilakukan
    Saran dokter minimal trombosit 100.000 baru dilakukan BMP. Tetapi sudah 2 minggu opname kondisi trombosit tdk kunjung naik.

    Dokter memutuskan akan mel;akukan BMP dengan trombosit 30.000 dan saya juga kaget ternyata Gula darah ibu kok jadi tinggi.
    Padahal riwayat keluarga tdk ada yang Diabet, seingat saya Ibu gula darahnya naik sejak menjalani pengobatan ini. Gula darah ibu kondisi tertinggi 270. Setiap hari sebelum makan di suntik insulin.
    Kami benar2 bingung, apakah harus menyetujui dilakukan BMP kpd Ibu kami, atau kah tidak. Bukankah jika gula darah tinggi rentan terjadi infeksi jika ada luka. Bahkan waktu pembekuan darah Ibu memanjang menjadi 15 menit.

    Saya sebenarnmya cenderung setuju dilakukan BMP, tetapi masih belum yakin apakah ibu akan kuat denganb sakitnya di lakukan BMP. Saya lihat video BMP di youtube yang dilakukan dokter di barat. Saya belum tahu apakah BMP di Indonesia sama dengan yang saya lihat di Youtube.
    Trus apakah BMP tidak ada efek yang muncul dikemudian hari.

    Oh ya, saya juga sebelumnya mengobati ibu dengan herbal. Saya datang ke dokter herbal (Riset Jamu Nasional di Solo). Ibu diberikan racikan jamu godok. Dan setelah diminum tropmbosit benar naik tetapiu warna air seni kemerahan. Karena kami khawatir kami bawa ibu ke RS. Dan saat itu karena trombosit sudah turun dibawah 10.000 maka ibu opname sampai sekarang.

    Saya mohon pencerahan tentang masalah ini.
    Terimakasih sebelumnya

    Wassalamu’alaikum

  94. ocekojiro says:

    @Chocovanilla
    Turut prihatin dengan apa yang terjadi terhada[ putera anda,,,
    Datang saja secepatnya ke Rs Darmais,,, bawa segala hasil diagnosa yg dilakukan selama ini,,, meskipun sy yakin disana akan menjalani serangkayan tes lagi, namun paling tidak dokter akan lebih tahu prosedur apa yg akan dijalankan dengan cepat.
    Tetap semangat.
    Salam.

    @Osya
    Sebenarnya,,, setiap mereka yg menderita penyakit seperti sy akan ditawarkan atau disarankan menjalani transplantasui di luar negeri karena di indonesia belum ada dan baru ada 2 pasien yg menjalaninya baru2 ini di Rs Kariadi.
    Namun karena dokter melihat dari tampang saya saja sudah ‘kere,,, jadi tidak pernah menyarankan transplantasi, hehe,,,

    @Tri Mulyanto

    Walaikum salam WrWb.
    Terimakasih banyak atas doanya,,, dan semoga kita semua selalu dalam lindunganNya, amin.

    Luar biasa,,, keterangan yg mas berikan sangat jelas sekali bahkan lengkap dengan tanggal dan angka angka, dimana terbukti bahwa apa yg mas usahakan terhadap orang tua adalah yang terbaik yg dapat anda lakukan dan yakinlah bahwa tidak ada sedikitpun kesia siaan dari apa yg telah anda lakukan karena pada dasarnya bukanlah hasil yang dilihat oleh Allah SWT.

    Saya juga merasa kondisi ibu cukup pelik,,, mengingat sepertinya ibu juga menderita daibetes,,, sejujurnya sy punya pengalaman yg buruk dengan penyakit itu karena almarhum ibunda sy pernah lebih dari 18 tahun mengalami suka duka dan begitu banyak cerita dengan diabetes.
    Sama seperti anda saya juga TIDAK berani menyarankan untuk BMP,,, karena diabetesnya itu, tetapi saya melihat ada sedikit ‘sinar cerah di penghujung komentar anda dimana setelah diberikan jamu godog dari Solo, trombosit berangsur naik meskipun belum terlalu signifikan,,, jika warna urine agak kemerahan kemungkinan besar dari jamu yg diminumnya atau bisa juga karena trombosit yg terlalu rendah sehingga kekentalan darah menjadi sangat berkurang dan merembes dari urat nadi dan jaringan ke saluran urin.
    Jadi,,, menurut sy diteruskan saja jamu godognya jika sudah pulang kerumah, atau ketika masih dirawat juga sah sah saja,,, kemudian nanti jika guladarahnya sudah pada posisi normal atau trombosit/leukosit dan HB juga sampai posisi aman,,, maka prosedur BMP baru bisa dilaksanakan.
    Dan dari penututan angka angka diatas,,, sepertinya penyakit ibu anda bukan leukemia,,, namun hanya kelainan darah akut atau mungkin anemia plastik.
    Tetap semangat mas,,, salam buat ibunda.
    Salam.

  95. rizal says:

    apa akibat dr pengambilan tulang sum2 tsb..?

  96. jenny says:

    Permisi
    Bolehkah saya tanya nomer hape mas oce?
    ada sesuatu yg saya ingin konsultasikan. thanks

  97. hery payoboda says:

    Mas oce anak saya habis diBMP sekitar 11 bln yg lalu di RSCM pangambilan darah tulang sum2 nya itu pas di atas tulang kering kaki sebelah kanan ,sekarang semenjak 2 minggu ini kaki sebelh kanannya itu sakit dan tidak mau jalan katanya sakit percis didekat yg dibor itu kami cemas dan apakah itu efek BMP itu baru sekarang reaksinya mas,o ya mas anak saya umurnya 3 stengah th perempuan difonis ALL oleh dokter RSCm.mohon infonya mas

  98. ocekojiro says:

    @ Jenny
    Sudah saya kirim di email mbak.
    Trims.

    @Hery Payoboda
    Kalau (sepintas) menurut saya,,, itu bukan efek sampin BMP atau seperti yang selama ini ditakutkan orang tentang efeksamping dari sebuah biopsi.
    Padadasarnya, seorang penyintas leukemia baik yg sedang menjalani kemoterapy ataupun tidak akan megalami yang namanya nyeri tulang. Nyeri tulang tersebut biasanya pada tulang tulang yang terdapat sumsumtulang didalamnya seperti tulkang punggung, paha lengan dll. Namun jika seorang penyintas pernah mengalami redupaksa atau benturan pada tulang tertentu,,, maka biasanya pada tulang tersebut atau bagian yang pernah terbentur itu yanng nyerinya paling terasa.
    Contohnya say,,, lebih dari 25 tahun lalu mengalami kecelakaan dan tulang selangka dan tangan sy patah, akibatnya pada kedua daerah tersebut sy merasakan nyeri yg berulang jika kadar leukosit atau blas saya relatip tinggi.

    Jadi,,, dilihat dan diraba saja, jika tidak ada benjolan atau massa yang tidak lumrah pada tulang kering putra anda maka sepertinya tidak apa apa. Nanum jika ada terasa seperti pertumbuhan masa yg abnormal sebaiknya dikonsultasikan dg dokter yang merawat.

  99. hery payoboda says:

    Mas oce,sangat banyak hal yg ingin saya tanyakan tapi yang sangat menjadi dilema saat ini adalah tentang kemoterapi,semenjak difonis ALL oleh dokter sekitar 11 bln yg lalu saya dan istri tidak mau untuk melakukan kemo terhadap putri kami padahal protocol kemonya sudah kami terima di RSCm.skg kami sedang menjalankn pengobatan melalui sinshe kurang lebih sudah 7 bln kami lalui, klw menurut mas oce apakah kami salah untuk tidak melakukan kemo terhadap putri kami yg berumur 3 stengah tahun .o ya mas selama difonis putri kami sudah melakukan trnfusi darah dan trambosit sebanyak 3 kali terakhir 2 minggu yg lalu.dirawt selama 8 hari dan waktu pulng HBNya 10,1 tranbositnya 31000, lekositnya 2.030*..mohn dibalas mas oce

  100. eza says:

    Mas oce, teman saya setahun yang lalu melaksanakan proses BMP, namun tidak berhasil karena setengah jalan proses BMP-nya di hentikan sehubungan dia tidak sanggup menahan sakitnya (nervous). Namun setelah BMP sampai saat ini tulang pingulnya sering terasa sakit, apalagi jika kena benturan, misalnya benturan ketika duduk dikendaraan pada jalan yang berlobang.

    Kami ingin menanyakan apa ada kasus-kasus yang seperti ini terjadi setelah dilakukan tindakan BMP tersebut dan bagaimana penanganan selanjutnya ?

    terima kasih>

  101. ocekojiro says:

    @Hery Payoboda
    Kacka,,, sepertinya terjawab sudah sebab dari nyeri pada tulang kakinya yaitu karena meningkatnya fase leukemia dimana pada sungsum tulang terjadi ledakan leukosit bahkan sel sel blast yang menyebabkan nyeri dan rasa nyeri yang lebih lebih biasanya pada tulang yang pernah mengalami redupaksa atau benturan atau proses BMP.

    Tentang benar salah sebuah pengobatan,,, sepertinya bukan kapasitas saya untuk menghakimi. saya hanya sebatas memberitahukan bahwa untuk ALL pengobatan yang paling mauk akal adalah nengan menjalani kemo dimana prosentasi kesembuhannya mencapai lebih dari 60% erutama pasien anak anak.
    Jika menjalani kemoterapy pun sudah tentu juga akan menjalani tranfusi bahkan untuk waktu yg sama yaitu sebelas bulan mungkin lebih dari tiga kali,,, bahkan berkali kali lipat karena setiap menjalani satu sesi kemo biasanya HB atau trombosit turun drastis.

    @Eza
    Sepertinya hampir mirip dengan kaus ngilu/nyeri yg dialami putranya mas Hery yaitu karena ada pertumbuhan yg tidak wajar didalam sumsumtulang dan pada tempat tempat yg pernah terbentur atau malah proses BMP menjadi yg paling terasa nyerinya.

  102. rita says:

    salam kenal
    mas oce… sy jga mau tanya nie…
    ibu saya keluhan pertama tdk selera makan. sy bw periksa darah. hasilnya HB : 4, Lekosit 3.3, hematokrit : 13, MCV : 63.8 MCH : 19.2 MCHC : 30.1 trombosit 332, limposit : 36, Monosit : 12, faal hati , ginjal , gula bagus/ normal. hasil periksa darah ini saya bawa ke dokter p. dalam dan dianyjurkan periksa darah tepi dan faeses. hasil darah tepi : retimatologi : 1.8, serum 90., tibc 360.ferritin : 2.21, eritrosit : anisositosis,poikilositosis,teardropcell,eliptosis,makro dan mikrositer(+) hipokrom, lekosit: normal , trombosit : dijumpai beberapa big trombosit.
    hasil tess faeces : konsistensi : lembek, lendir : negatif, darah : negatis, telur cacing : negatif, amoeba : negatif, sel eritrosit : negatif, sel leukosit : negatif, warna coklat.
    hasil ini sudah saya bawa ke dokter p. dalam, dan di suruh untuk BMP .

    gimana pendapat mas oce. Trimakasih.

  103. ocekojiro says:

    @Rita
    Terlihat sudah menampakkan ada sebuah kelainan pada darah kamu dimana sumbernya sudah jelas ada di bone marrow atau sumsumtulang, jadi sebaiknya segera menjalani BMP agar bisa diketahui dengan jelas apa sumber masalahnya yg membuat hb, leukosit dan beberapa hitungan darah lagi menjadi anjlok.

  104. Tri Mulyanto says:

    Assalamu’alaikum

    Apa Kabar Mas Oce?
    Smoga selalu dalam keadaan yang baik seperti yang dipanjatkan oleh orang-orang yang mencintai Mas Oce. Saya tgl 25 Juni 2013 yang lalu menulis di forum ini. Menanyakan tentang BMP utk Ibunda saya tercinta. Ibu semula di curigai Leukimia. Setelah Ibu menjalani perawatan di RS DR. Moewardi Solo, akhirnya ditegakkan BMP utk memastikan penyakit Ibu. Ya…. Akhirnya dokter dengan tegas menyatakan Ibu sakit Anemia Aplastik atau Pansitopenia. Sumsum tulang belakang Ibu tidak mampu lagi memproduksi darah.
    Akhirnya dokter menyarankan harus transfusi darah seumur hidup. Hal ini sangat beresiko, bagaimana tidak, di Usia Ibu yang memasuki 59 tahun, Ibu harus keluar masuk RS utk transfusi. Rata-rata beliau sekali transfusi menghabiskan 10 kantung.

    Tetapi ketika yang ke 60 kantung, tubuh Ibu sudah tidak kuat lagi. Jika saat awal sakit Ibu drop HB dan Trombositnya, Maka saat itu Leokosit juga turut drop. Jadi 3 komponen darah Ibu drop (HB, Trombosit dan Leokosit). Ibu, dengan kisah yang mengharu biru melewati perjuangannya utk kembali sehat. Akhirnya Ibu menghadap kepada Alloh Ta’ala di tanggal 20 Juli 2013. Saat itu genap 3 bulan sejak Ibu sakit. Cepat sekali rasanya, betapa Ibu sangat sabar menjalani sakitnya. Kami yang menemani beliau tak kuasa utk kembali mengisahkan bagaimana sabarnya Ibu.

    Melalui orum ini, saya mengajak kepada para pembaca agar berbakti dan banyak-banyak mengabdi kepad ortu, terutama Ibu yang telah melahirkan kita. Sungguh, kehilangan Ibu tak bisa diungkapkan bagaimana sedihnya. Orang yang paling baik, paling sabar, penyayang dan salalu riang menjalani hari-harinya. Saya belum pernah bertemu orang yang sebaik beliau. Semoga pembaca bisa lebih dekat dengan ortu kita.

    Sekian yang bisa saya tulis di forum ini. Jika ada yang ingin sharing dengan masalah ini. Saya membuka diri utk berbagi pengalaman tentang penyakit ini. Bisa kontak saya di 085759299208. Salam utk semua pembaca di forum Mas Oce ini.

    Terimakasih

  105. Adi says:

    Ibu @Susanti yang saya hormati, kalau boleh info dokter singapura yg menangani ortu ibu siapa ya? Saya perlu infonya karena sejak 2012 papa saya udah 5 kali dirawat di Indonesia karena komposisi darah yang naik turun. Tidak ada gejala kanker kata dokternya, bahkan saya menyaksikan sendiri endoscopy-nya. USG dan seluruh diagnosa darah sudah dilakukan. Telah beberapa kali di transfusi darah dan suntik hormon penambah darah. Sekiranya bantuan informasi dari ibu dapat membantu keluarga kami.

    Terima kasih untuk ibu susanti dan blog mas ocekojiro.

  106. dini says:

    semoga semua umat manusia yg sdg d beri cobaan sakit cepat sembuh, d angkat sgl macam penyakitnya dan dberi ksabaran yg luar biasa dr Alloh SWT
    aamiin….

  107. dhiya says:

    Mas, saya punya teman dia leukimia baru selesai operasi sumsum tulang belakang minggu lalu. Dia bilang masa pemulihan sekitar seminggu, sekarang dia udah menjalankan rutinitas sehari hari seperi biasa. Saya mau tanya, kira kira masa pemulihan pasca operasi itu berapa lama ya? tetus efek sampingnya gimana? Apa setelah operasi benar benar pulih 100%?
    Jika anda tau tolong beri tau saya ya, dan tolong balas email ini, terimakasih sebelum nya,

  108. selfi says:

    mas, saya ingin bertanya, apakah ada pengaruh utk BMP diusia 70 tahun ( utk mama saya ).
    karena orangtua saya hb sering turun, berat badan turun trs dan susah makan…tolong infonya.
    dgn obat apa dan cara apa agar mama saya bisa sehat?
    terima kasih
    salam
    selfi

  109. dewikamal says:

    Mbak Selfi kalau menurut aku tidak perlu dilakukan BMP tapi cukup dengan pemeriksaan darah tepi saja. Kalau saya boleh bertanya kenapa harus dilakukan BMP? sepengetahuan saya BMP dilakukan hanya untuk mengetahui apakah pasien leukemia atau bukan. Saran saya tidak perlu BMP mba kasohan mama sudah sepuh.

    @Mas Oce mohon maaf saya mencoba untuk memberi masukan, mohon koreksi jika salah. terima kasih.

  110. harry says:

    assalammualaikum wr wb.
    mas oce mhon info nya krna sy awam
    adik sy 9th awalnya jatuh d sekolahannya
    setelah itu dia ga bsa jalan.sy bw ke dokter katanya tdk ada apa2 .sy kra mungkin adik sy trauma takut untuk jalan lg.akhrnya sy putuskan untuk therapy biasa.
    1 bln brlalu tdk nampak ada perubahan yg membaik. yg ada kondisi adik sy kadang demam dn pucat badan pun kurus. suatu hari adik sy muntah2 dn pucat sekali lalu d bwa lah ke rs immanuel .setelah d ambil darah dn hasilnya
    hb LL 2.1
    ht LL 5.9
    leukosit 3.08
    trombosit L 24
    eritrosit L 0.6
    sy d sarankan oleh dokter d rs tesbt untuk d rujuk ke rs yg memiliki dr ahli darah anak. dn d rss trsbt tdk ada dr trsebut

  111. harry says:

    maaf ini lanjutannya

    akhrnya dr rs yrsbut mncoba mncari rs yg ada ruang picu dn dr ahli trsbut
    dn hsilnya rs pd hr itu penuh semua.
    dkarnakan kondisi adik sy yg sudah gawat trsbut sy memutuskan untuk d rawat dulu d rs trsbut dn d bwalah ke ruang picu dn alhdulilah seyelah d rawat d picu dn d berikan darah merah sebanyak 2 labu kondisinya berangsur membaik tdk pucat lagi. dr langsung mengajukan rujukan ke rs hasansadikin bdg. dn bsok rncananya akan d bmp
    bgmna menurut mas oce ???

  112. dewikamal says:

    @Harry,

    Wa’alaikumsalam Wr. Wb.
    Mas Harry kalau boleh saya bantu jawab ya. kalau melihat hasil cek darahnya rendah semua, dan menurut saya memang sudah layak untuk dilakukan BMP untuk mengetahui dengan lebih pasti apa yang jadi penyebabnya.
    Kalau melihat leukositnya juga rendah kalau saya menilai tidak ada indikasi leukemia. dan mudah-mudahan itu hanya ITP atau anemia. Jadi buat mas Harry jangan cemas dulu.

  113. harry says:

    mudah2an mba tdk leukimia..
    terimaksih bnyk mba atas informasi dn dukungannya
    mudah2an bsok bmp nya brjalan dngan lancar.
    amien…
    sekali lg terimakasih banyak mba dewi

  114. ocekojiro says:

    @selfi
    Sy sepakat dg mb dewi bahwa tidak perlu sampai menjalani bmp untuk seseorang yg berusia diatas 70 tahun. Bukanya mau menghalangi untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya terjadi retapi ada pernyataan kamu juga yg saya rasa perlu juga dicari tahu yaitu tentang berat badan yang turun jarena sulit makan.
    Mungkin ini salah satu penyebab turunnya kadar hb dalam darahdan dicari tahu apa pentebab sulit makanya itu dari psda harus menjalani bmp yang menurut sy mudhorotnta lebih tinggi ketimbang manfaatnta untuk seseorang diusia segitu.

    @harry
    Yups,,, sy sepakat dg apa yg diutarakan oleh mb dewi bahwa memang sudah selayaknya untuk dilakukan proses bmp untuk mengetahui apa yg sebenarnya terjadi dlm tubuh adik anda.
    Kita masih bisa berdoa agar hasilnya tidaklah seburuk yang kita takutkan atau paling tidak,,, jika hasilnya buruk pun kita masih berkesempatan untuk menjalanian iktiar kita guna mencari kesembuhan. Amin.

    @mb dewi kamal
    Terimakadih banyak telah sudi memberikan jawaban jawaban yg menurut sy sangat pas sekali dg apa yg akan sy utarakan, agar para pembaca yg bertanya tidak menunggu nunggu terlalu lama dikarenakan saya yg agak sulit membuka web / blog ini karena PC sy sedang error dan agak sulit buat sy untuk kenjawab melalui HP.
    Sekali lagi sy ucapkan tetima iadih banyak semoga mb dewi beserta keluarga terutama suami mb dewi yg juga seorang penyintas leukemia bisa menjakani hidup dg lebih baik lagi, amin.
    Wassalam

  115. harry says:

    trmksh untuk mba dewi dn mas oce
    td ibu sy sudah bertemu dgn dokter yg menangani adik sy .
    dn hasil dr bmp mnyatakan bahwa adik sy positif leukimia
    astagfirallah . sy kaget mndengarnya dn tdk menyangka hasilnya demikian .
    dn kata dokter harus mnjalani
    kemoteraphy.
    sy sbtulnya sempat ragu dgn hasil bmp yg memvonis adik sy leukimia.

  116. Namaku Owenk says:

    kemarin, hari ini dan besok..adalah saat dimana adekku akan melakukan BMP di RSCM..jadwal yg awalnya akan dilaksanakan pd hari senin, 3 Februari 2014, mundur jd hari selasa, 4 Februari 2014 dan tidak jadi lagi krn jadwal dokter yg bertindak sbg konsultannya tdk pasti dan sulit dihubungi membuat jadwal aktivitas kami jd berantakan pula. kalau besok smp tdk jadi lagi jujur saya sangat kecewa dengan tim dokternya. mempermainkan waktu kami. memang siihh pasien yg dtangani bukan adekku saja,
    Dan pada siang tadi, aku bicara dgn seorang bapak yg anaknya dirawat sekamar dgn adekku menyarankan agar tdk usah melakukan BMP krn efek sampingnya. obrolan itu yg membuat keraguan besar buat kami. membuat kepercayaan kami terhadap tim dokter yg akan menangani BMP dipertaruhkan..
    Tp keinginan untuk menyembuhkan adik kami bgtu besar..
    skrg kami jd galau…

  117. ocekojiro says:

    @owenk.
    Memang menjalani MBP itu adalah pilihan,,, tepatnya pilihan pengobatan medis yg akan kita jalankan kemudian dg tidak mudah bahkan dengan mengeluarkan biaya tinggi dan derayan darah dan air mata.
    Selama sebelas tahun ini, dengan mata kepala sy sendiri sy sdh melihat betapa banyaknya mereka yg menjalani pengobatan medis dan pengobatan alternatip. Dan saya setuju bahwa pada kedua macam pengobatan tersebut sama sama berat dan juga mahal untuk mengobati LEUKEMIA.
    Namun dengan jujur saya katakan disini bahwa tidak pernah ada seorangpun yg sembuh yg pernah saya saksikan sendiri dengan HANYA menjalani pengobatan alternatip saja dengan type apapun.
    Sedangkan jika menjalani pengobatan medis,,, sy bisa menunjukkan ada sederet sahabat2 sy yg madih bisa survive menjalani pengobatan bahkan ada juga yg benar benar sembuh.
    Jadi,,, silahkan saja anda memilih apa yg baik menurut anda karena memang hidup itu adalah pilihan.
    kalau tambah binggung,,, mengadulah pada Tuhanmu katena saya yakin Allah tidak akan pernah meninggalkan kita.

  118. rifqy13 says:

    hy mas oce anda beruntung sekali yah bisa menjalani BMP dengan lancar, saya berharap ada orang dermawan yg mau mendonorkan sum” nya, karna saya sangat membutuhkan itu sekarang-sekarang ini :’)

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s