Tips Menurunkan LED { Laju Endap Darah }

Posted: January 19, 2012 in Uncategorized
Tags: , , , ,

Ketika membuka buka dan memperhatikan lembaran lembaran kertas hasil laboratorium darah saya pada tahun tahun awal saya hidup dengan leukemia, saya melihat ada sebuah hitungan yang selalu luput dari perhatian saya, yaitu LED.

Selama ini saya hanya memperhatikan hal hal yang besar saja seperti Leukosit, HB, juga Trombosit. Padahal kadar LED darah saya ketika itu selalu jauh diatas angka normal yang berlaku bagi orang sehat. Dan mulailah terungkap sebuah jawaban kenapa selama tahun tahun awal itu kondisiku kerap anjlok dan merasa seperti hendak pingsan terus serta kesemutan disekujur tubuh ini.

Saya tidak banyak tahu tentang analisa darah, namun jika dilihat dari artinya, saya mengira ngira LED itu adalah sebuah indikator untuk menilai kekentalan darah seseorang dalam hitungan detik atau seberapa kental darah seseorang (Tolong koreksi jika saya salah).  Dan biasanya (ketika itu) jika LED saya tinggi hingga diatas 50 dokter kerap memberikanku obat pengencer darah dan antibiotika untuk beberapa hari, karena  menurut dokter kemungkinan besar ada infeksi dalam tubuhku ini yang entah dimana letak pastinya.

Kemudian yang menjadi masalah adalah penggunaan obat obatan antibiotika bagi penderita leukemia tidak semudah pada orang sehat  pada umumnya, karena untuk menyembuhkan sebuah infeksi mungkin baru bisa tuntas jika penggunaan antibiotiknya berjalan minimal selama satu minggu, padahal untuk orang normal hanya tiga hari saja. Dan otomatis,,, penggunaan antibiotik selama itu akan menyebabkan masalah baru seperti musnahnya bakteri bakteri baik yang berada dalam lambung dan usus, semakin beratnya kerja ogan ginjal dan semakin menumpuknya sampah dan sisa sisa bahan kimia dalam organ hati yang tidak bisa dibuang oleh tubuh dan lain sebagainya.

Nah, bagi teman teman penyintas leukemia yang mendapati kadar LED nya terlalu tinggi dan kerap mengalami demam yang tidak ada sebabnya serta merasa limbung seperti hendak pingsan dan sering kesemutan disekujur tubuh dan pundak, maka saya anjurkan untuk meminum perasan biang kunyit kira kira setengah gelas teh  sebanyak 3 sampai 4 kali dalam sehari dan diatur jaraknya paling tidak satu jam sebelum atau setelah meminum obat obatan kimia dan sitostatika.
Selama tidak berlebihan, saya meyakini bahwa meminum perasan biang kunyit tidak lebih berbahaya daripada harus meminum obat obatan antibiotik yang dibuat dari bahan bahan kimia terutama bagi organ organ penting dalam tubuh seperti organ ginjal dan hati karena kandungan dari kunyit yang tidak terserap oleh tubuh akan langsung dapat dibuang oleh tubuh melalui keringat, urine dan feses. Adapun cara membuat perasan biang kunyit tersebut bisa dilihat DI SINI.

Demikian semoga bermanfaat.

Salam.

Tulisan Terkait :
– KUNYIT
– TEMULAWAK
– Daun Randu

Advertisement
Comments
  1. odisumantri says:

    Memang Mas sakit apa?
    maf sebelumnya kalau pertanyaan saya kurang sopan?

  2. sakura suri says:

    ah..
    subhanallah
    biasanya ramuan tradisional emang banyak manfaatnya mas.. :)

  3. Rini says:

    Ass.Wr.Wb.
    terimakasih infonya mas…
    setiap kali periksa lab, angka LED sy selalu tinggi, tp dokter selalu bilang tdk masalah, “paling ada sedikit peradangan”. Dlm hati sy tetep penasaran & membatin; mestinya kalau gak ada masalah, angkanya harus normal donk…
    Nah, skrg mau sy coba resep dari mas Oce ini,
    makasih ya…

  4. madya vimory says:

    Aku adalah seorang pekerja radiasi..
    Aku juga mengalami hal yang sama,,beberapa bln ♈ǝлƍ lalu aku cek darah dan LED juga jauh berada d atas normal..
    Namun aku tak pernah memperhatikan jumlah leukosit ku..
    Setelah aku jatuh sakit ternyata jumlah leukositku semakin tinggi di atas nilai normal dan jumlah HB ku trs dbawah normal..

Komentar Anda :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s