Jum’at 2 Desember 2011 pukul 11.45. Satu lagi seorang sahabat yang kerap mengisi hari hariku dengan bertukar informasi tentang LEUKEMIA ahirnya pergi menghadap Tuhannya, Entah ini untuk yang keberapa karena semenjak minggu lalu aku sudah tidak lagi menghitung hitung berapa banyak sahabat sahabat leukemiaku dalam dua bulan ini yang meninggal dunia. Bukan lantaran aku terlalu sedih, namun karena minimnya data yang aku miliki tentang pasien yang tergabung dalam program NOA, sedangkan beberapa sahabat leukemia yang tergabung dalam program santunan yg mencoba memberikan informasi kepadaku mendapat tekanan dan terror dari seseorang agar tidak memberikan sedikitpun informasi kepada saya karena saya dinilai sangat sok tahu dan tidak berimbang dalam memberitakan informasi miring seputar kelangkaan obat GLIVEC serta penyalurannya yang menurut saya masih banyak yang salah sasaran dan sarat dengan kepentingan.
Akupun mencoba menghindar dari beberapa sahabatku itu agar mereka tidak terkena imbasnya bersahabat denganku, aku takut mereka dikeluarkan dari program NOA yang mana jika itu terjadi berarti tamatlah riwayat sahabat sahabatku itu, yang mana mereka masih bisa bertahan hidup meskipun kerap absen meminum obat.
Meskipun aku tidak bisa mendapatkan informasi dari beberapa sahabatku yang masuk dalam program itu, namun aku masih juga bisa mendapat informasi dari pasien pasien dari daerah yg terkena dampak langsung dari kelangkaan obat ini, karena merekalah yang pertama kali disetop jatah obatnya dan tidak lagi mendapat pasokan sama sekali dalam dua bulan ini, sehingga menurut salah seorang pasien santunan dari daerah Sumatra Utara dan kalimantan yang meneleponku bahwa dalam dua bulan ini sudah lebih dari 50 orang pasien yang meninggal dunia.
Aku sempat berpikir untuk berdiam diri dan kembali bersembunyi didalam ’goa persembunyianku yang sempit dan pengap, bahkan sudah lebih dari dua minggu ini nomor ponselku yang aku pajang di salah satu halaman blog gratisan ini sudah tidak aku aktivkan lagi. Ada perasaan ‘kosong dan hampa serasa hatiku sudah tidak berada di tempatnya lagi,,, karena setiap waktu aku tidak lagi diganggu dengan dering panggilan dari sahabat sahabat leukemiaku ataupun keluarganya terutama pasien pasien dari daerah yang minim akan informasi tentang leukemia dan sulitnya berkonsultasi dengan dokter maupun pasien sejenis yang enak diajak ngobrol. Akupun sudah tidak lagi menggerakkan jari jemariku yang sudah sangat lincahnya yaitu mengirim dan membalas sms yang masuk, dimana aku biasa membalas hingga lebih dari seratus limapuluh sms setiap harinya.
Selamat jalan A Tung,,, aku hanya bisa mengiringi kepergianmu dengan doa karena air mata, aku sudah tak lagi punya…
Jakarta 3 Desember 2011
ocekojiro
PS.
Terimakasih banyak buat Ibu Julie Marsudi, Bpk Pranowo dan ibu Asih yang minggu ini telah memberikan sisa obat hydrea nya kepada saya untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkannya, semoga kebaikan hati kalian semua mendapat ganjaran yang setimpal dari Allah SWT, amin.
Artikel Terkait :
- Obat Leukemia Menghilang
- HYDREA 500MG
- Glivec vs Hydrea






ikut berduka cita ya mas..:)
semoga mas diberi kesabaran atas segala hal yang sedang dihadapi saat ini..amin
mas oce; jangan pernah tidak menjawab telp. dari sahabat2 mereka bakal sangat kehilangan, biarkan mereka mempermainkan kita dengan obatnya, mungkin ingin diminum sendiri, biar aja, yang penting kita semangat, saling berbagi informasi, karena itu menjadikan kita kuat..sedih banget ya kok ada sesama manusia cuma mementingkan keuntungan sendiri
@Kettyuhusnia
Trimakasih banyak atas doanya.
@Ibu Julie
Saya sangat sedih dan menyesal karena saya tidak jadi menengok Atung ketika di rs PMI Bogor yg jaraknya tidak terlalu jauh itu, padahal ibu sudah mengajak saya berangkat bersama. Semoga lain kali sy tidak lagi menyia nyiakan kesempatan yg sy miliki.
Salam buat Bpk Tonny dan sampaikan terimakasih saya karena telah memberikan obat buat Aina Zahra.
Mas kita semua nunggu giliran saja qo untuk menghadapNya.
Turut berduka cita mas, semoga alm mendapat tempat yg layak disisiNya.
Semoga semangat perjuangan mas oce memberikan yang terbaik tuk teman2 tidak akan luntur & akan mendapat balasan dari Allah SWT.
Gimana jadi temulawak 1 Ton’nya ^_^
@Mba Dewi
Trimakasih banyak telah diingatkan.
Oya, tadinya saya pikir “Temulawak iton” atau sebuah varian lain dari temulawak yg biasa sy konsumsi bila perut atau limpa sy sedang membesar. Tetapi ketika sy sudah teriak keras keras ” Mauu… !!! . Eeeh,,,,setelah sy perhatikan dengan seksama ternyata sms itu tertulis ‘temulawak 1 Ton,,, Buanyak amat mbak,,,,mau dagang temulawak, hehehe….
Terimakasih banyak dan salam buat ‘titipan keponakan semoga semakin membaik.
semoga beliau mendapat tempat yang layak,yang masih ada tetap semangat meski dengan sepotong asa
Mas Oce keluarga sya memilih u/ tidak kemo, Bismillah kami lebih memilih alternatif dari alam & menjaga pola makan yg sehat u/ Hafidz (^_^)
Skarang kalo ada pasien leukemia di RS mana aja pasti da kluarga sya sibuk pengen jenguk n sharing. Habis mau maen ke mas oce jauh banget;)
Jawaban salam dari Hafidz, ” Sapa tu ma?” Sebanyak 5x dia bertanya seperti itu, & butuh waktu yg lama u/ menjelaskan padanya siapa Mas Oce. Jalan pintasnya saya jawab “itu dokternya hafidz” hehehee..
@Mba Dewi
Kami sangat menghargai keputusan anda, karena pada dasarnya yg menjadi kewajiban kita adalah ‘iktiar sedangkan hasilnya sepenuhnya menjadi hak Allah semata.
Jangan bosan jika sy kerap kirim sms menanyakan kabar Hafidz,,, dan semoga ia semakin membaik, amin.
mas,.. maaf mau cari hydrea dimana ya? saya butuh sekali untuk suami saya
mohon pertolongan segera, paling tidak untuk 5 hari kedepan …
@Humairoh
hydrea sudah tidak beredar lagi di Indonesia, kalaupun ada itu selundupan atau bawa dari india/australia atau malaysia. Namun sudah banyak beredar pengganti hydrea ayitu : Hydroxyurea medac dan cytodrox di apotik2 dan rs2 besar di indonesia.
mas oce tdk perlu sedih dan menyesal krn blm sempat jengguk atung waktu di rs pmi bogor.Atung ada titip salam untuk mas oce, maaf saya telat menyampaikannya.ini sudah takdir dari atas mas, jadi kita terima saja. mas oce harus jaga kesehatannya.aku ada dengar masalah mas oce dengan yki.mas oce harus sabar dan tabah. ada masalah harus dihadapi mas jadi jangan matikan hp karena kasian sama sahabat2 kita yang membutuhkan informasi dan bantuan mas.