Tinta Pemilu dijari telunjukku
Malam Sabtu sekitar pukul 20.00, ada seorang tetanggaku yang datang mengantarkan dua lembar surat undangan resmi atas namaku dan istri, untuk mengikuti pemilihan gubernur propinsi BANTEN yang akan diselenggarakan pada keesokan harinya yaitu tgl 22 Oktober 2011.
Sambil tersenyum malu malu,,, sang pengantar undangan menyampaikan salam dari ketua RT yang dengan terang terangan mengajak saya dan istri untuk memilih salah satu pasangan dari tiga pasang calon yang akan berlaga menjadi orang nomor satu di propinsi yang baru seumur jagung ini.
Amplopnya mana ? Tanyaku ramah sambil tersenyum penuh canda.
Keesokan paginya pada pukul 5.30 WIB, orang yang sama datang lagi mengantarkan satu buah amplop putih seraya berkata : Pak Haji,,, ini ada titipan dari pak RT, terimakasih banyak yaa,,,.
Akupun terpaku didepan pintu sembari menatap amplop putih ditanganku yang ternyata isinya adalah dua lembar uang sepuluh ribuan sebagai ‘bayaran, karena rupa rupanya tanpa aku sadari, aku telah menjual diriku pada salah satu pasangan calon gubernur yang paling tidak aku sukai.
Aku merasa sangat menyesal dan hina sekali, karena yang tadinya hanya berniat iseng dan ingin tahu apakah desas desus kecurangan pemilukada di negeri ini benar benar terjadi ataukah cuma isapan jempol belaka, ternyata,,, tanpa aku sadari malah aku telah menjual diriku sendiri dan layak disebut sebagai seorang “pelacur Demokrasi.
Subhanallah,,, Tanpa aku sadari akupun turut mengajak istriku sendiri untuk dengan sukarela dibeli dengan masing masing seharga SEPULUH RIBU RUPIAH saja. Hina,,, malu dan sedih karena amplop itu ternyata tidak bisa dikembalikan lagi, meskipun aku berdalih hanya sekedar bercanda saja.
Pukul 08.30 aku dan istriku masuk ke bilik bilik suara yang telah disediakan oleh panitia, dan hanya kami berdua dan Tuhanlah yang tahu, pasangan mana yang kami pilih untuk menjadi pasangan pemimpinku pada PILKADA propinsi Banten kali ini.
Semoga aku tidak salah pilih…
_____________________________________________________________________________________________
Artikel Terkait :
– Obat Leukemia Menghilang
– HYDREA 500 Mg
– FORUM LEUKEMIA








ga di terima sayang, di terima takut dosa.
apaabener sih politik itu kotor? tapi itu tidak semua kayanya ya.
masih manusi2 harap di negriku apa ga ya ya bersih dari politik kotor.
aku klo mau juga klo di kasih amplop apalagi gambarnya monyet hahahah #plak kabur
setidaknya ketahuan kan.. kalau yang suka bagi amplop tidak pantas dipilih,, karena nanti yang diambilnya dari rakyat bakal lebih banyak..
aduh, politik, politik
kena batunya ga.., hehe… gw yakin ente gk milih..
10 ribu buat makan di warteg juga kurang……!
haha, foto ilustrasinya bagus, saya punya cerita juga terkait pilkadal di daerah saya :
http://jarwadi.wordpress.com/2010/05/10/apakah-presidenku-seorang-figuran/
Dooh… yang namanya serangan fajar itu (seolah-olah) udah lazim banget terjadi setiap ada pemilihan. Terjadinya memang sebelum pemilih berangkat ke TPS…
thanx infonya…salam kenal yaaaa…
Gambar fotonya menjadi inspirasi untuk tulisan saya berikutnya yaitu : “Cincin Dijari Telunjuk”